Day 2, Menembus Batas: Pengalaman Pertama Kali Menulis dan Mengatasi Creative Block

Friday, February 2, 2024



Day2 _ www.mardanurdin.com




___ Day 2 Menembus Batas: Pengalaman Pertama Kali Menulis dan Mengatasi Creative Block ___

 

Selalu ada yang pertama untuk setiap hal dalam kehidupan manusia. Sekalipun itu hal kecil yang nampaknya sesuatu yang remeh, tetapi hal remeh di mata orang lain belum tentu sama buat yang mengalaminya.

 

Seperti yang saya lakukan sepuluh tahun terakhir ini. Sangat serius belajar kembali menulis dengan mengikuti berbagai pelatihan kepenulisan dari yang gratis hingga yang berbayar, dari biaya pelatihan puluhan ribu hingga jutaan, padahal usia sudah berada di kepala empat. 


Psst, 13 tahun lalu, usia kepala empat, jadi sekarang usia saya berapa …. Hitung sendiri yah, jangan malas, wkwkwk. 

Salam takzim.


 

Pertama Kali Mengikuti Kelas Kepenulisan


 

Tahun 2011 untuk pertama kalinya saya menulis di blog, tapi blognya hilang, seperti yang sering saya curhatkan di beberapa postingan blog saya. Kemudian  betul-betul serius belajar yang dibuktikan dengan membayar biaya Latihan menulis pada tahun 2016. Berarti baru sekitar 7 tahun lebih saya kembali serius belajar menulis. 

Pengalaman pertama yang menentukan langkah saya selanjutnya untuk menekuni dunia kepenulisan adalah saat mengikuti kelas menulis secara online di Sekolah Perempuan pada tahun 2017. 

Waktu itu, belajar online belum ada di kelas-kelas kepenulisan bahkan belum ada di sekolah-sekolah sementara masa belajar di sekolah perempuan ini adalah 3 bulan.

 

Peserta pelatihan tersebar di berbagai daerah di Indonesia demikian juga mentornya. Ada Anna Farida yang berdomisili di Jakarta, beliau juga merupakan kepala sekolah untuk Sekolah Perempuan. Lalu ada Ida Fauzia rahimahullah yang waktu itu masih bermukim di Malaysia. 

Nah, mentor saya yang satu ini berdomisili di Amerika, lupa di bagian mana tepatnya. Beliau adalah Artha Juli Nava.

Yang terakhir adalah Indari Mastuti si pemiliki Sekolah Perempuan (SP) sekaligus mentor yang bermukim di Bandung.

Sungguh suatu pengalaman yang sulit dilupakan. 

Belajar pada malam hari lalu beberapa peserta kesulitan mengakses internet sehingga ada yang bela-belain naik ke atas atap demi mendapatkan sinyal.



Sekolah Perempuan _ www.mardanurdin.com
Sumber Foto: Indscript


 

Sebelumnya, saya juga mengikuti beberapa kali pelatihan daring di grup facebook yang dimentori langsung oleh Indari Mastuti, dan yang paling berkesan saat dimentori oleh teh Indari adalah harus bangun dini hari. Karena beliau buka kelas pada setiap jam 02.00 WIB atau sekitar 03.00 WIT.

 


Pertama Kali Menang Lomba Menulis 


 

Yeeaaah, akhirnya saya berhasil menaklukkan diri sendiri untuk mengikuti lomba menulis. Jauh sebelumnya, puluhan tahun silam, saya beberapa kali mengikuti lomba mengarang. Bahkan pernah meraih juara 3, tapi itu dulu waktu masih SMP, di mana tulisan tangan menjadi bahan pertimbangan kemenangan, hahaha.

 

Lomba pertama yang saya ikuti adalah menulis artikel tentang perempuan dalam rangka memperingati milad ke-7 komunitas Ibu-Ibu Doyan Nulis (IIDN). Bukan juara harapan 1, 2, 3 apalagi juara 1, tetapi saya bersyukur karena masuk 10 besar dan berhak mendapatkan hadiah kain batik yang cantik. 

Sebahagia itu, setelah hiatus puluhan tahun dari kegiatan menulis apalagi ikut lomba. Bukan hanya kemenangan itu yang saya syukuri melainkan kemenangan melawan ketidakpercayaan diri sendiri mengingat usia yang sudah setengah abad lebih.


 

Pertama Kali Bergabung di Komunitas Penulis 


 

Komunitas menulis pertama yang saya ikuti adalah komunitas Ibu-Ibu Doyan Nulis (IIDN) pada tahun 2016. Dari sanalah saya bertemu kemunitas serupa sekalipun tidak sama, seperti komunitas bloger.

 

Saya termangu-mangu ketika pertama kali bergabung di komunitas-komunitas penulis dan bloger. Melihat para penulis yang masih muda, ibu-ibu atau para emak yang sangat aktif menulis di sela-sela kesibukannya mengurus keluarga, ada juga pekerja kantoran yang jarang absen menulis di blog padahal kesibukannya itu pasti tidak sedikit.

 

Semakin tidak percaya diri manakala membaca tulisan-tulisan mereka yang keren dan sudah melek teknologi sejak dahulu kala sementara saya baru berkenalan dengan itu semua setelah berada di usia yang tidak muda lagi. 

Ada yang sudah melanglang buana dalam dunia kepenulisan sejak usia muda sementara saya di usia seperti itu masih bergelut dengan keluh kesah dalam buku agenda yang semakin lama semakin menipis akibat selalu disobek. 

Tidak sedikit yang menjadi langganan juara dalam ajang lomba menulis dan blog.

Ah, lagi-lagi tentang usia akibat keterlambatan menyelami dunia kepenulisan yang dinamis.


 

Pertama Kali Menerbitkan Buku


 

Masyaallah, ternyata bisa juga punya buku yang di dalamnya terdapat karya saya. Ini lagi-lagi lomba menulis yang diadakan oleh Indscript yang foundernya Indari Mastuti di mana tulisan dari peserta yang lolos akan dibukukan dalam satu buku antologi.


Huaaa, senangnya luar biasa, padahal itu baru buku antologi, hehehe.

Bangga Menjadi Ibu adalah judul buku itu. Ada dua tulisan yang saya kirim, tetapi hanya satu yang lolos. Alhamdulillah, semakin bersemangat belajar lagi.


Buku Bangga Menjadi Ibu _ www.mardanurdin.com
Sumber: Dokumen Dawiah


 

Buah dari ikut kelas Sekolah Perempuan, terbitlah buku solo pertama saya, semoga bisa terbit lagi buku solo kedua dan seterusnya. Amin.

Buku ilmiah popular itu merupakan hasil mentoring dari mentor kecehku, Anna Farida yang berjudul “Analisis Tes Tertulis” Terima kasih Bu Anna kesayangan.


Buku: Analisis Soal Tes Tertulis - www.mardanurdin.com
Sumber Foto: Dokumen Dawiah


 

Blog Pertama di Dunia Antah Berantah


 

Kadang sedih manakala mengingat blog yang pertama kali dibuatkan oleh teman kuliah, adik Akbar Iskandar pada tahun 2011. 

Blog itu berisi artikel-artikel dan tugas-tugas kuliah saat kuliah S2 di Penelitian Evaluasi Pendidikan (PEP) UNM Makassar.

Isinya “daging” semua, karena artikel dan tugas-tugas berupa makala itu sudah diperiksa sama dosen yang ahli di bidangnya masing-masing. Ada juga beberapa terjemahan yang sayang sekali untuk dibuang.

 

Bukan hanya blog pertama itu, ada lagi blog berikutnya yang nasibnya sama. Hilang entah kemana akibat keteledoran saya, lupa kata sandinya, huaa hahahaha. 

Semakin nampak efek usianya wkwkwk.

 

Saya baru berani bikin blog lagi setelah selesai S2 seiring dengan semakin masuknya saya ke dunia literasi. Alhamdulilah, kata sandinya sudah ingat apalagi sekarang semakin melek teknologi. Semua itu berkat bergaul dengan bloger-bloger hebat di berbagai komunitas bloger yang saya ikuti. Pada umumnya, bloger-bloger itu tidak pelit ilmu. Berkah yang sekali lagi wajib saya syukuri.


 

Pertama Kali Belajar Menulis Cerita Fiksi


 

Berbagai pelatihan menulis saya ikuti, mulai pelatihan menulis artikel, kisah inspiratif hingga menulis cerita anak. Maka tak lengkap rasanya jika mencoba menulis fiksi.


Berbekal dengan hobi membaca cerpen dan novel, saya merasa, nampaknya menulis fiksi bisa ditaklukkan. Maka saya pun ikut pelatihan menulis novel selama 1 bulan. Alhamdulillah, sampai saat ini naskah novel itu masih berupa draf yang entah sampai kapan berubah menjadi tulisan utuh.

 

Tidak apa-apa, bujukku pada diri sendiri

Bahwa saya telah memilih dunia ini sebagai tempat berbagi aneka rasa.

Sebab ketika pertama kali berniat menulis, maka saat itu pula saya menguatkan niat itu dan terus melangkah tanpa mau tahu masa lalu yang terlewati. Saya mau belajar dan saya bahagia atas keputusan itu. 

 

Pada akhirnya saya memutuskan untuk mengisi masa purnabakti saya nanti di tahun 2025 dengan menulis dan ini menjadi alasan dalam mengatasi creative block yang sering datang tanpa diundang lalu pergi tanpa pamit, seperti jailangkung saja. 

 

 

#Tulisan ini adalah bagian dari Tantangan Menulis 29 hari tahun kabisat 2024, di mana saya menantang diri sendiri untuk menulis sesuai tema.#

 

 

Makassar, 2 Februari 2024

 

Dawiah

 

 

 

 

 

Read More

Day 1, Tema Tantangan Menulis 29 Hari Tahun Kabisat 2024

Thursday, February 1, 2024

 


Day1 #TantanganMenulis" _ www.mardanurdin.com



---- Day 1 Tema Tantangan Menulis ----

 

 

Tahun 2024 adalah tahun kabisat, di mana pada bulan Februari jumlah harinya bukan 28 hari melainkan 29 hari sehingga jumlah hari dalam satu tahun  adalah 366 hari.

 

Sebab itulah tahun kabisat 2024 ini saya jadikan momentum untuk menantang diri sendiri menulis selama 29 hari dengan tema random dan sesuka hati.

Saya akan menulis apa yang saya rasakan, saya lihat dan yang terbersit di hati, yang muncul di pikiran, yang menyeruak dari balik pintu kenangan, dan apa pun akan menjadi tema tulisan dalam tantangan ini.

 

Sebenarnya saya mau mengajak orang sekitar, tetapi tantangan ini tidak ada reward-nya. Jadi malu sendiri. Kasi tantangan kok, tidak pakai hadiah atau sekadar penghargaan, wkwkwk.

 

Namun, untuk menolong pikiran saya agar lebih muda menaklukkan tantangan ini maka saya coba menyusun sendiri temanya untuk 10 hari pertama. 


Tema Tantangan Menulis


Tema Tantangan Menulis_www.mardanurdin.com


 

  • Hari ke-2, temanya adalah “Yang Pertama.”  Dalam hidup kita selalu ada yang pertama dalam suatu keadaan atau suatu peristiwa yang dialami sebelum terjadi sesuatu berikutnya. Mungkin itu pertama kali naik pesawat, naik kapal laut, pertama kali jatuh hati, pertama kali makan es krim dan apa pun itu. 

  • Hari ke-3 tantangannya adalah “Sisi Positif Versi Diri Sendiri.” Ini penting untuk merawat kesehatan jiwa, bahwa setiap orang memiliki sisi terbaik dari dirinya, tetapi jarang disadari sehingga kadang ada yang selalu menganggap dirinya biasa saja. Padahal bisa jadi dia melampaui dirinya sendiri. Maka menyadari sisi positif diri sendiri, menurut saya sangat penting. Alih-alih menanti pujian orang lain, lebih baik memuji diri sendiri, tentu saja dengan jujur mengakui segala kelebihan dan kekurangan yang dimiliki. Namun, yang akan saya tulis pada hari ke-3 nanti adalah sisi positifnya saja. Soal sisi negative diri, cukuplah saya dan Allah saja yang tahu, eh, malaikat bisa juga diajak, soalnya dia pencatat amalan baik dan buruk kita bukan? Ok deh, malaikat! Kamu diajak. Hahaha. 

  • “Tahun 2023, peristiwa apa yang paling membahagiakan?” Ini adalah tema hari ke-4. Untuk soal ini, saya perlu merenung dalam-dalam agar aura kebahagiaan itu muncul lagi.

  • Tema hari ke-5 adalah “mengelola duka.” Salah satu mengelola duka atau kesedihan adalah berdamai dengan sedih itu sendiri. Mudahkah? Lihat saja nanti, bagaimana mengelola kesedihan versi saya.

  • Tema hari ke-6, “Buku yang Menginspirasi” Kamu pernah membaca sebuah buku yang saat tamat atau bahkan belum tamat membacanya, tiba-tiba hatimu bersorak, ahaaa… ini nih yang saya cari! Nah, itu tuh yang akan saya tuliskan. Sepertinya mudah. Yah, kita lihat saja nanti.

  • Hari ketujuh, sepertinya saya mulai bingung, tema apa yang akan saya tulis. Daripada bingung, saya ambil “tema bebas” saja. Maksudnya, tulis apa saja, sesuka hati seperti niat awal saya menantang diri sendiri ini. 

  • Nah, setelah tema bebas, perlu sedikit mengekang diri agar tidak bebas-bebas amat. Maka saya mengambil tema untuk hari kedelapan ini, yaitu “makanan dan kenangan.” 

  • Tema hari ke-9 saya akan menulis tentang teman lama dan teman baru. Mana nih teman lama yang masih setia sampai sekarang atau mana teman lama yang telah menghilang dan digantikan oleh teman baru. Mengapa terjadi seperti itu?

  • Tibalah kita di sepertiga bulan. Sepuluh hari pertama di bulan Februari tahun Kabisat, 2024. Tema yang saya rencanakan akan tulis adalah “kenangan yang harus dilupakan.” 

 

Tadinya saya hanya mendapatkan ide tema sampai hari ke sepuluh, tetapi ternyata saya menemukan ide lagi untuk 10 hari berikutnya.

 

  • Tema untuk hari ke-11 adalah “Caraku Merawat Diri.” Merawat diri di sini adalah betul-betul menyangkut perawatan fisik. Kalau perawatan hati, bisa dimasukkan ke tema selanjutnya.

  • Nah, tentang perawatan jiwa saya masukkan ke tema hari ke-12. Mungkin nanti saya akan mencari referensi-referensi yang sesuai. 

  • Berhubung akhir-akhir ini saya sering menonton chanel YouTube, maka bisalah masuk menjadi tema tulisan pada hari ke-13, yaitu “chanel YouTube yang sering ditonton.

  • Ada YouTube ada juga akun media sosial, maka tema hari ke-14 adalah akun Instagram siapa yang paling sering dilihat.

  • Hari ke-15, kembali ke tema bebas. Apa saja bisa ditulis di hari kelima belas ini.

  • Tema hari ke-16 adalah “peristiwa yang menyedihkan” Untuk tema ini tidak melulu soal peristiwa yang menimpa kita. Itu sih nauzubillah. Semoga kita semua terhindar dari hal-hal buruk. Tentang tema di hari ke-16 ini, peristiwa menyedihkan yang mau ditulis bisa saja peristiwa yang menimpa orang dekat kita, orang jauh atau bahkan peristiwa di luar sana.

  • Berhubung ini sudah melewati pertengahan bulan, masa iya tidak ada satu pun buku yang telah tamat dibaca. Iya kan? Karena itu tema untuk hari ke-17 adalah “review buku bacaan bulan ini.” Bisa juga buku yang dibaca sepanjang tahun 2023.

  • Habis review buku, bolehlah menulis review tempat ngopi atau café. Maka tema hari  ke-18 adalah “tuliskan review tempat ngopi yang pernah didatangi.

  • Biasanya sebelum ngopi, didahului dengan makan. Oleh sebab itu untuk tema hari ke-19 adalah “review tempat makan yang pernah dikunjungi.”
  • Sekalipun masa liburan pada tahun 2023, saya tidak kemana-mana, tetapi bolehlah ditulis “Review Tempat Wisata” event itu sudah lama berwisata ke tempat tersebut. 


Wah, ternyata sisa sembilan hari lagi menuju akhir bulan Februari, tetapi saat ini saya sudah kehabisan ide. Bagaimana kalau tema hari ke-21 dan seterusnya dikasi tema bebas saja? Setujukah kalian?

 

Atau bisa juga mengikuti cara salah satu komunitas menulis yang pernah melakukan tantangan seperti ini untuk member komunitasnya, yaitu ada beberapa hari di mana penulis menulis tema bebas yang bisa kapan saja digunakan. Misalnya pada hari ke-1 hingga hari ke-10, memasukkan dua tema bebas maka tema lainnya pindah ke hari berikutnya. 


Yup, kita lihat saja nanti. 



Jumlah Kata



Bagaimana dengan jumlah kata untuk setiap tema? Biasanya ada jumlah kata batas minimal, misalnya minimal 1000 kata. Wah, kalau untuk jumlah kata sebanyak itu, saya belum berani menantang diri sendiri. 

Jadi, mari kita sepakati bahwa jumlah kata untuk setiap tema tulisan minimal 300 kata. 

Psst, ada yang berkata dalam hati, “kita kok diajak?”

“Lah, yang menantang diri sendiri siapa?” 

Iya juga yah, wkwkwk

 

Maka kesepakatan itu sebaiknya kesepakatan antara tulisan ini dengan penulisnya saja agar tidak ada sangsi jika melanggar aturannya nanti, misalnya tema tidak sesuai dengan harinya atau tulisan tidak ada dalam tema sama sekali. 

 

Niat saya sebenarnya hanya mau menulis sesuka hati, tetapi kadang menulis sesuka hati itu menjadi tidak menulis sama sekali. Olehnya itu tantangan ini dihadirkan. 


Menantang diri sendiri, memberi hadiah untuk diri sendiri atau “menghukum” diri sendiri jika melanggar pada dasarnya adalah upaya untuk mendisiplinkan diri sendiri saja. 

Setidaknya melatih otak untuk bekerja  sekaligus melemaskan jari-jari.

Demikian, tantangan ini dibuat. Jika ada yang berminat mengikuti tantangan ini, saya sambut dengan senang hati. 

“Ayo menulis bareng-bareng!” 


Read More

Aneka Resep Sayur Kalakai

Monday, January 29, 2024

 


Sayur Kalakai/www.mardanurdin.com

Sayur Pappa (Kelakai) Kesukaan Bapak

 

Hari itu hujan yang mengguyur Makassar sejak pagi hingga menjelang siang baru saja reda. Tersisa titik-titik rinainya yang mendenting di seng atap rumah.

 

Sementara itu, mama masih sibuk di dapur menyiapkan menu makan siang. Seekor ikan bandeng baru saja diangkat oleh mama dari alat panggang tradisional buatan bapak. Sebuah wajan bocor yang ditempeli seng lalu diberi dua batang potongan besi yang melintang di atasnya.

 

Aroma wangi bandeng bakar menguar ke udara membuat perut saya semakin keroncongan, tetapi saya dan bapak harus sabar menunggu karena sayur pappa kesukaan bapak belum juga matang.

 

Sayur pappa adalah kesukaan bapak yang tidak bisa didapatkan setiap saat seperti sayur kangkung atau jenis sayur lainnya. Makanya, bapak sangat antusias menunggu sayur kesukaannya itu matang. 

 

Apa Itu Sayur Pappa?

 

Pappa dalam Bahasa Bugis Makassar adalah jenis pakis atau paku-pakuan di mana dalam Bahasa Indonesia dikenal sebagai tanaman Kelakai atau Kalakai (Stenochleana palutris) dan termasuk dalam famili Pteridaceae.

 

Di beberapa daerah di Indonesia, tanaman ini sangat familiar terutama di pedesaan Maluku dan beberapa desa di Kalimantan.

 

Di Kalimantan Tengah, tepatnya masyarakat Dayak menggunakan tanaman Kelakai untuk memproduksi air susu ibu (ASI) untuk ibu yang menyusui. Selain itu, suku Dayak Kenyah menggunakan juga tanaman Kelakai sebagai obat anemia, menurunkan demam dan sakit kulit. 


Bahkan suku Banjar di Kalimantan Selatan dan Tengah menggunakannya sebagai obat kuat dengan cara merebus akarnya lalu diminum. 


Tentang tanaman Kelakai ini, ciri-ciri, jenis, dan manfaatnya akan saya tuliskan nanti di blog khusus edukasi yaitu dawiah.com yang sementara saya renovasi, rumah kali, direnovasi, hahaha. 

 

Yang akan saya bagikan kali ini adalah sayur Pappa atau sayur Kelakai kesukaan bapak dan saya juga. Ada tiga resep yang bergantian mama bikin setiap kali membeli kelakai di pasar, mengingat sayur ini tidak selalu tersedia di pasar, yaitu:

  1. Gulai Kelakai
  2. Kelakai Santan Ikan Asin Kakap
  3. Sayur Asam Kelakai

 


Gulai Kelakai



Ciri khas dari gulai kelakai ini adalah wangi santan yang dipadu dengan rempah-rempah seperti masakan gulai pada umumnya.

 

Bahan 


  • 2 ikat kelakai
  • 6 butir bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 2 butir kemiri
  • ½ sdt ketumbar bubuk
  • 2 cm kunyit
  • 3 buah cabai keriting. Boleh ditambah cabainya, kalau suka pedas)
  • 1 batang sereh, dimemarkan
  • 2 cm lengkuas, dimemarkan
  • 2 lbr daun salam
  • ½  gelas santan kental
  • ½ gelas santan cair
  • Gula merah secukupnya
  • Garam sesuai selera
  • Penyedap jika suka

 

Cara Membuat

 

  1. Potong-potong batang kelakai lalu cuci sambil diremas-remas sedikit hingga bersih. 
  2. Goreng bawang merah, bawang putih, kemiri, cabe keriting dan kunyit yang sudah diiris-iris. Kemudian haluskan.
  3. Masukkan bumbu yang telah dihaluskan ke dalam panci lalu tambahkan air, sereh,  dan daun salam lalu masak hingga mendidih.
  4. Berikutnya, masukkan kelakai. Tambahkan gula, garam, dan penyedap rasa bagi yang suka dan santan cair.
  5. Setelah kelakai matang, masukkan santan kental lalu aduk-aduk hingga santannya mendidih.
  6. Tes rasa lalu hidangkan.

Selamat mencoba.


 

Kelakai Santan Ikan Asin Kakap


 

Inilah resep sayur kelakai yang paling bapak suka. Aroma kelapa sangrainya yang wangi dipadu dengan rasa ikan asin kakap menambah selera makan. 

 

Bahan

 

  • 3 ikat kelakai
  • 1 ekor ikan asin, bisa ambil bagian kepalanya saja dan potong-potong sesuai selera.
  • ½ biji kelapa parut, disangrai lalu tumbuk hingga halus.
  • ½  gelas santan cair
  • ½ gelas santan kental
  • 3 buah Cabe rawit
  • 1 buah tomat
  • 1 buah cabe keriting

 

Bumbu yang dihaluskan


  • 3 siung bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 2 butir kemiri
  • ½ sdt merica

 

Cara Membuat

 

  1. Tumis bumbu halus hingga harum lalu tambahkan tomat, cabe rawit, dan cabe keriting yang telah diiris-iris.
  2. Setelah cabe dan tomat layu, tambahkan  potongan ikan asin kakap.
  3. Tambahkan air secukupnya lalu masak hingga mendidih.
  4. Setelah mendidih masukkan kalakai masak dan santan cair, dan kelapa sangria halus, masak lagi hingga mendidih
  5. Terakhir tambahkan santan kental, aduk-aduk agar santannya tidak pecah. 
  6. Tes rasa lalu hidangkan.


 

Sayur Asam Kelakai

 


Untuk sayur asam kelakai, lebih bagus pakai daunnya baik yang kelakai merah maupun kelakai hijau. Sayur asam ini adalah olahan sayur kelakai yang paling praktis.


 

Bahan

 

  • Satu mangkok daun kelakai yang telah dipetik dari batangnya
  • Air asam jawa secukupnya
  • 300 ml air
  • 5 butir bawang merah, diiris tipis
  • 3 siung bawang putih, diiris tipis
  • Garam secukupnya
  • Bumbu penyedap bagi yang suka


Cara Membuat



  1. Cuci daun kelakai hingga bersih.
  2. Rebus air hingga mendidih, tambahkan air asam jawa.
  3. Masukkan bawang merah dan bawang putih 
  4. Masukkan daun kelakai lalu tambahkan garam dan penyedap.
  5. Aduk-aduk dan masak lagi hingga daun kelakai matang
  6. Koreksi rasa lalu hidangkan.

 

Dari ketiga resep sayur kelakai di atas, mana nih yang kamu akan praktikkan. Selamat mencoba.


 

Makassar, 29 Januari 2024

 

Dawiah

Read More

Review Scarlett C-Power Serum; Menjadikan Kulit Cerah dan Glowing

Saturday, December 23, 2023

 

Review Scarlett C-Power Serum - www.mardanurdin.com


Review Scarlett C-Power Face Serum; Menjadikan Kulit Cerah dan Glowing 

Read More

Review Scarlett C – Power Face Mist, Solusi Simple Bikin Kulit Fresh dan Glowing

Monday, December 18, 2023




Review Scarlett C-Power Face Mist/mardanurdin.com



Review Scarlett  C – Power Face Mist, Solusi Simple Bikin Kulit Fresh dan Glowing  ----



Sejak memasuki usia empat puluhan plus-plus, sejak itu muncul berbagai keluhan pada kulit saya.  Mulai kulit kusam, kulit kering hingga munculnya kerutan-kerutan manja terutama di area sekitar mata.

Duuh, ini sungguh meresahkan.  Lalu saya mencoba mencari penyebabnya sekaligus mencari jalan keluarnya. 


Penyebab Munculnya Kulit Kusam


Dari berbagai literatur, sedikitnya ada empat hal yang menyebabkan munculnya kulit kusam. Apa sajakah itu?


Kekurangan Cairan

Kekurangan cairan atau biasa disebut dehidrasi. Kurangnya cairan pada lapisan kulit inilah yang menyebabkan kulit kering dan nampak kusam. 

Merokok

Merokok termasuk penyebab kulit tidak sehat sehingga nampak kusam karena merokok dapat mengganggu  produkis kolagen dan dapat menurunkan elastisitas kulit, sehingga mempercepat proses penuaan dan membuat kulit terlihat kusam.

Malas Memakai Pelembap

Fungsi pelembap bagi kulit adalah menjaga kelembapan dan melindungi lapisan kulit dari paparan sinar matahari, maka menggunakan pelembap bertujuan menjaga kesehatan kulit agar tidak kusam terutama bagi yang memiliki kulit kering.

Malas Membersihkan Kulit

Malas membersihkan kulit akan menyebabkan terjadinya penumpukan sel kulit mati dan penumpukan sel kulit mati inilah yang memicu munculnya sisik pada kulit juga menyebabkan kulit menjadi kering dan kuram.


Tip Mengembalikan Kecerahan Kulit


Bagaimana caranya menjaga kesehatan kulit sehingga mengembalikan kecerahan kulit dan menunda penuaan dini? Berikut tip sederhananya.


Minum Air Putih

Minum air putih di sini bukan sekadar minum air putih sehabis makan, tetapi mengonsumsi air putih secara rutin baik sesudah makan maupun tidak makan. 

Air putih dapat mencegah dehidrasi pada kulit dan membantu tubuh mengeluarkan zat racun yang menjadi penyebab kusamnya kulit. 

Rutin Berolahraga

Dampak positif dari rutin berolahraga adalah dapat melancarkan sirkulasi darah ke seluruh tubuh sehingga kulit mendapatkan asupan oksigen dan nutrisi yang cukup. 

Selain itu, berolahraga dapat merangsang keluarnya kotoran yang tersimpan dalam pori-pori kulit.

Makan Makanan Bergizi

Setiap makanan yang masuk ke dalam tubuh kita, maka secara langsung sangat memengaruhi kesehatan tubuh termasuk kesehatan kulit.

Sayur-sayuran dan buah-buahan adalah makanan yang wajib dikonsumsi karena kandungannya berupa berbagai jenis vitamin, mulai dari Vitamin A, E, B Kompleks serta kandungan Kalsium, Zat Besi, mineral dan berbagai nutrisi lainnya berperan penting dalam upaya menyehatkan kulit sehingga kulit bisa glowing secara alami.

Istirahat yang Cukup

Pernahkah kamu memperhatikan orang yang sering begadang? Bagaimana kulitnya? Nampak kusam bukan? 

Nah, agar terhindar dari kulit yang tidak sehat maka kurangi begadang. Sebab tidur yang cukup dan istirahat yang cukup akan membantu regenerasi kulit dengan menghancurkan radikal bebas yang menyebabkan terjadinya penuaan dini.  

Jangan Lupakan Skincare

Kelihatan ribet yah, setiap hari bahkan menjelang tidur kita melakukan “ritual” skincare-an. Yaah, namanya juga usaha untuk mendapatkan kulit yang sehat, glowing dan terhindar dari penuaan dini. 

Rutin memakai skincare memiliki dampak positif bagi kulit, seperti terhindar dari kulit kering, kulit berminyak, kulit kusam, munculnya komedo, dan lain sebagainya.

Skincare juga berfungsi sebagai nutrisi kulit setelah seharian beraktivitas terutama untuk produk skincare yang mengandung Vitamin C, 4D Hyaluronic Acid, Vitamin E, dan sebagainya.

Skincare juga menyempurnakan hasil riasan wajah atau make up. Kok bisa?

Bandingkanlah kulit halus dan glowing dengan kulit kasar dan tidak sehat ketika menggunakan make up, mana yang nampak lebih sempurna tampilan make up-nya. Tentu saja, kulit sehat, halus dan glowing akan menghasilkan make up yang lebih sempurna.

Nah, yang tidak kalah pentingnya dari skincare adalah fungsinya yang dapat menunda terjadinya penuaan pada kulit.

Oleh karena itu, saya dan Nabila (putri saya) rajin skincare-an dan mempercayakannya pada produk Scarlett.  Makanya ketikan dua jenis produk Scarlett yaitu C-Power Face Mist dan C – Power Serum tiba, orang yang paling gembira adalah Nabila. 

Yaaah, bakalan cepat habis nih skincare saya, hihihi. 



Review Scarlett C–Power Face Mist


Sebelum saya memperlihatkan hasilnya setelah pemakaian sekitar sebulan, saya akan memaparkan terlebih dahulu kandungan dan fungsinya, agar kamu semakin yakin bahwa  Face Mist sebagus itu. 


Review Scarlet Face Mist/www.mardanurdin.com


Berikut kandungan yang ada pada Scarlett C-Power Face Mist


  1. THD Ascorbate
  2. Hyaluronic Acid
  3. Mugwort Water
  4. Black Ginseng Water
  5. Orange Oil and Lemon Extract 


THD Ascorbate merupakan Jenis  Vitamin C yang bisa menembus lapisan kulit paling dalam sehingga 50x lebih powerful dari Vit C biasa untuk mencerahkan kulit. 


Fungsi THD Ascorbate

  1. Membantu melindungi kulit dari efek buruk paparan sinar UV.
  2. Membantu mencerahkan kulit.
  3. Membantu menyamarkan tampilan kerutan dan garis halus
  4. Membantu menjaga kelembapan kulit.


4D Hyaluronic Acid adalah kombinasi dari empat molekul asam Hyaluronic yang mampu melembapkan lapisan luar dan dalam kulit sehingga kulit ekstra lembap dan plumpy.


Fungsi Hyaluronic

  1. Membantu menghidrasi dan melembapkan kulit.
  2. Membantu menyamarkan tampilan kerutan dan garis halus.
  3. Membantu kulit agar tetap halus, lembut dan tidak kering.


Mugwor Water

  1. Membantu menyejukkan kulit.
  2. Membantu merawat kulit berjerawat


 Black Ginseng Water

  1. Membantu menyejukkan kulit yang teriritasi ringan .
  2. Membantu menyamarkan tampilan kerutan dan garis halus


Orange Oil and Lemon Extract 

  1. Membantu mencerahkan dan meratakan warna kulit 
  2. Membantu memperlambat tanda-tanda penuaan dini 
  3. Membantu menyejukkan kulit yang teriritasi ringan


Selain kelima kandungan utama Face Mist di atas, dilengkapi pula dengan kandungan lainnya, yaitu: Vaccinium Myrtillus (Blueberry) Fruit Extract, Squalane, Tocopherol (Vitamin E), Trehalose 100, dan Saccharum Officinarum Extract.

Gabungan dari semua kandungan tersebut maka menjadikan Scarlett C-Power Face Mist bermanfaat untuk membantu mencerahkan kulit wajah, membantu melindungi kulit dari efek buruk paparan sinar UV, dan membantu menjaga kelembapan kulit.


Kemasan C – Power Face Mist

Scarlett sangat memperhatikan keamanan dan kualitas produknya, termasuk dalam hal kemasannya. Itu sebabnya semua produk Scarlett dikemas dengan baik dan tersegel, tidak terkecuali Face Mist ini.

Kotak luarnya terbuat dari bahan karton dengan kombinasi warna orange dan krem. Kedua sisi kotak terdapat informasi lengkap  produk, petunjuk penggunaan, bahan, nomor BPOM, dan tanggal kedaluwarsa. 

Selain itu, kita bisa mengecek keaslian produk Scarlett dengan cara scan QR code yang ada pada segel hologram. Saat discan, kita akan diarahkan ke laman https://verify.scarlettwhitening.com dan diminta untuk mengisi data pribadi.

Jika produk Scarlett yang kita miliki asli maka akan muncul notifikasi yang menjelaskan bahwa nomor seri produk sama dengan nomor yang tertera pada segel hologram pada kemasan. Jika tidak sama, itu berarti produk Scarlett yang kita miliki tidak asli.

Facial mist ini dikemas dalam botol semprot plastik oranye yang disegel dengan tulisan 'Scarlett' di bagian atasnya, dan semprotan spritz menghasilkan semprotan yang halus dan mudah menyebar. 

Botol ini berkapasitas 100ml sehingga mudah digenggam dan cocok dibawa bepergian karena dapat dibawa kemana saja. 


Tekstur, Aroma dan Warna Scarlett C-Power Face Mist 

Yang saya sukai dari tekstur Face Mist ini adalah ringan cepat menyerap ke dalam kulit. Tidak terasa lengket pual, jadi nyaman saja memakainya.

Sedangkan aromanya terasa segar dari aroma jeruk begitu klita menyemprotkannya ke wajah. Aroma jeruknya merupakan ekstrak lemon sehingga aman untuk kulit wajah kita.

Scarlett C-Power Face Mist merupakan produk dua fase, karena cairan face mist terdiri dari dua lapisan berbeda, dengan warna putih susu di bagian atas dan transparan di bagian bawah. Agar tercampur rata, maka saat akan memakainya harus dikocok-kocok terlebih dahulu.


Cara Memakai Scarlett C-Power Face Mist

Sebelum mengaplikasikan pada wajah, kocok botolnya, tutup mata dan mulut, semprotkan pada wajah dari jarak 15-20cm, dan diamkan  beberapa saat hingga meresap. Oh ya, Face Mist ini bisa digunakan oleh remaja, ibu hamil, dan ibu menyusui kapan saja dan dimana saja.

Nah, bagaimana pengalaman setelah memakai Face Mist ini?



Review Setelah Memakai Scarlett C-Power Face Mist



Review Scarlett C-Power Face Mist/www.mardanurdin.com


Seperti yang saya katakan di atas, bahwa orang yang paling gembira ketika paket Scarlett ini tiba di rumah adalah putri saya, Nabila.

Bahkan dia yang lebih sering pakai dibandingkan mamanya ini. Nabila menggunakannya sebagai toner dan setting spray make up. Apalagi saat kegiatannya sedang padat-padatnya, maka face mist ini termasuk barang yang wajib masuk tasnya, heuuu… mamanya kurang kebagian deh.

Saya perhatikan setelah sekian lama menggunakan Face Mist ini terlihat banyak perubahan pada kulit wajahnya. Kulitnya nampak lebih fresh dan glowing. 

Oh yah, selain memakai Face Mist, kami juga melengkapinya dengan memakai Scarlett C – Power Serum, tapi nanti yah pada postingan berikutnya saya tuliskan apa saja kandungannya, manfaat dari kandungan tersebut, hasilnya setelah memakainya, dan sebagainya.

Yang pasti, Face Mist ini cocok buat kami berdua. Nah, kamu bisa membeli produk-produk Scarlet dengan memesan melalui link berikut: 

https://linktr.ee/scarlettwhitening  


Semoga kalian juga cocok, karena setiap orang mungkin hasilnya berbeda.


Makassar, 18 Desember 2023


Dawiah

Read More

3 Inspirasi Gaya Hidup Sehat versi Nikita Willy

Sunday, December 10, 2023

 

miyako


3 Inspirasi Gaya Hidup Sehat versi Nikita Willy -----


Gaya hidup sehat sudah sewajarnya dilakukan banyak orang di era modern seperti sekarang ini. Pasalnya, era modern identik dengan teknologi yang memudahkan manusia sehingga kurang melakukan aktivitas dengan banyak gerakan yang menyehatkan. 

Masih ditambah dengan polusi udara, cuaca tidak menentu, serta serbuan makanan instan yang kurang menyehatkan. Semua kondisi tersebut membuat Anda harus lebih memperhatikan kesehatan tubuh melalui asupan gizi dari nutrisi penting setiap hari.

Jika tubuh tidak mendapatkan haknya melalui pola makan seimbang dan gaya hidup sehat, Anda akan merasakan dampak buruk yang merugikan. 

Gaya hidup sehat bukan sekadar untuk ikut-ikutan alias FOMO (Fear of Missing Out), melainkan sebagai investasi masa depan agar Anda dapat menjalani hidup yang lebih sehat dan produktif.

Gaya hidup sehat juga diterapkan di kalangan selebriti, salah satunya Nikita Willy yang telah memahami dan merasakan manfaat pentingnya menjaga kesehatan tubuh. 

Melalui banyak unggahan yang dibuatnya di media sosial, artis cantik sekaligus ibu muda ini menunjukkan perhatian dan komitmennya dalam menjalani pola hidup sehat. Apalagi setelah menikah dan punya anak, Nikita semakin rajin mengontrol gaya hidup sehat serta asupan makanan yang dikonsumsi keluarga kecilnya setiap hari. 

Penasaran dengan gaya hidup sehat versi Nikita Willy? Baca artikelnya sampai habis, ya!


Rutin Olahraga


Nikita termasuk orang yang aktif melakukan rutinitas olahraga dengan jadwal yang cukup intens. Hal ini terlihat dari banyak unggahan foto atau video di Instagram-nya, artis sinetron ini menjaga bentuk tubuh tetap ideal dan bugar meski telah memiliki satu orang putra. 

Nikita mengikuti banyak aktivitas olahraga seperti yoga, pilates, hingga jogging. Bahkan tak lama setelah melahirkan, Nikita mengunggah foto berada di tempat gym untuk terus konsisten berolahraga. 

Tak heran jika hal tersebut menjadi sorotan netizen dan inspirasi bagi para ibu yang baru melahirkan untuk tetap memperhatikan kesehatan dan kebugaran tubuh dengan rutin berolahraga.


Selalu Mengonsumsi Buah dan Sayur


Ibu dari Baby Issa ini menghindari makanan cepat saji dan menggantinya dengan lebih banyak mengonsumsi buah dan sayur. Bagi Nikita, asupan makanan merupakan faktor penting yang sangat krusial bagi kesehatan. 

Beberapa jenis buah yang mengandung vitamin dan mineral penting menjadi favorit Nikita, salah satunya mangga. 

Mangga memiliki kandungan magnesium dan kalium untuk menurunkan tekanan darah. Buah tropis ini juga kaya akan serat untuk melawan inflamasi dan melancarkan pencernaan.

Selain itu, Nikita juga menggemari strawberry yang kaya antioksidan polifenol tinggi untuk kesehatan jantung, meningkatkan kolesterol baik dalam darah, dan menurunkan tekanan darah. Strawberry juga bagus untuk diet secara alami pasca melahirkan karena memiliki tingkat kalori yang rendah.

Nikita Willy juga sempat menjadi vegetarian dengan mengonsumsi banyak sayur dan buah. Sayuran yang dipilih Nikita berupa sayuran hijau dengan kandungan serat tinggi, kalsium, dan zat besi untuk mencegah anemia. 

Pola makan sehat dan berimbang ini membuat Nikita bisa menjaga bentuk tubuh tetap ideal dan bugar pasca melahirkan Baby Issa.


Gemar Mengonsumsi Smoothies


Supaya tidak mudah bosan dengan menu harian, Nikita sering mengkombinasikan buah dan sayur untuk dibuat smoothies. Bagi Nikita, smoothies bukan hanya minuman yang menyegarkan, melainkan juga kaya manfaat untuk daya tahan tubuh. 

Apalagi membuat smoothies sangat mudah, cepat, dan praktis menggunakan blender dari Miyako Nanoal


Sumber: Instagram Miyaco Indonesia


Untuk menjaga kualitas bahan makanan dan proses pembuatan tetap higienis, Nikita Willy pakai Miyako dalam setiap aktivitas menyediakan menu makanan sehat di rumahnya. 

Khususnya untuk membuat smoothies yang juga disukai Baby Issa, Nikita menggunakan Blender Miyako yang memiliki banyak fitur unggulan. 

Produk dapat dibeli di sini. 

Blender ini menggunakan pisau stainless steel 304 anti karat, lebih kuat, dan lebih higienis. Selain itu, tersedia juga fitur Ice Crusher yang mampu menghancurkan es batu tanpa menggunakan air. 

Smoothies jadi lebih lezat, terjaga citarasa buah asli, dan lebih sehat untuk dikonsumsi sehari-hari. 


Nah, itulah gaya hidup sehat yang diterapkan Nikita Willy. 

Apakah kamu terinspirasi untuk mendapatkan tubuh sehat, bugar, dan ideal versi Nikita Willy?


Makassar, 10 Desember 2023


Dawiah


Read More

Aliran Rasa; Memenuhi Panggilan KLIP

Sunday, December 3, 2023

 



Aliran Rasa ---  

Alhamdulillah, ini tahun ketiga saya menulis aliran rasa di Kelas Literasi Ibu Profesional (KLIP). Salah satu syarat lulus di KLIP itu adalah menyusun skripsi pada awal Desember sampai pertengahan Desember.

Skripsi KLIP, janganlah kalian berpikir berat tentang penyusunan skripsi ini, karena tidak perlu melakukan penelitian segala. Cukup mengumpulkan tulisan yang telah ditulis atau telah disetor di Kelas Literasi ibu Profesional selama sebelas bulan. 

Bisa juga menulis khusus untuk skripsi berupa tulisan baru yang belum pernah dimasukkan pada skripsi sebelumnya.

Tahun pertama bergabung di KLIP, saya membuat skripsi berjudul “Belajar Sepanjang Hayat” lalu pada tahun kedua saya beri judul “Jurnal 2022”  maka tahun ini masih seperti tema tahun 2022, tetapi berbeda judul. Skripsi tahun ini saya beri judul “Aksara Bermakna”


Judul ini saya ambil dari nama blog pertama saya yang hilang di dunia antah-berantah. Seingat saya, nama itu terinspirasi dari kata aksara yang berarti “ling sistem grafis yang digunakan manusia untuk berkomunikasi” (KBBI).

Beraksara maknanya adalah mampu membaca dan menulis. Jadi bukan singkatan yah, jangan diplesetkan menjadi Akademi Sandi Negara (AKSARA) sekalipun itu benar, tetapi tidak sesuai dengan konteksnya.

Kemudian saya gandengkan dengan “bermakna” karena saya berharap setiap tulisan yang digoreskan dapat memberi makna atau memberi arti bagi siap saja yang membacanya, terutama buat saya agar menjadi pembelajaran di sepanjang hidup saya. Pelajaran untuk terus memperbaiki diri dari waktu ke waktu.

Tulisan-tulisan itu saya ambil dan edit ulang dari blog mardanurdin.com. Tidak banyak tulisan yang saya masukkan di skripsi itu, karena cukup sulit mencari benang merahnya antara satu tulisan ke tulisan lainnya.

Padahal sangat disarankan oleh pengurus KLIP untuk menulis tema yang sama.


Silahkan berkunjung ke link ini untuk membuka ebook Aksara Bermakna


Semakin sadar kalau saya memang se-random itu. Jangankan dalam berkegiatan, tulisan pun selalu random. 

Makanya tulisan yang terkumpul hanya 22237. Seandainya dari awal saya konsisten menulis dengan tema yang sama, bisa jadi jumlah katanya tiga kali lipat dari jumlah kata yang sekarang.

Namun, saya tetap selalu bersyukur kepada Ilahi Rabbi, karena ke Maha Penyayang-Nya lah, saya masih ada di dunia hingga saat ini. Masih sehat dan masih bisa menulis.

Walaupun terkadang muncul rasa tak puas atas beberapa ide yang raib begitu saja atau draf yang sudah lama sekali mangkrak. 

Ada tiga draf naskah novel yang butuh riset yang mendalam. Ada pula draf tulisan resep dari mama yang saya kumpulkan sejak saya pertama kali praktik memasak bersama beliau.

Ada banyak cerita bahagia yang kami rangkai bersama di balik dapur bahkan cerita itu terpatri saat bapak masih ada, tetapi ini memerlukan ketenangan dan kepasrahan jiwa untuk menggali semua kenangan itu.

Sebab terkadang kenangan sebahagia apa pun jika salah satu dari pemerannya sudah tiada maka akan menjadi kenangan sendu. Dan, saya butuh jiwa yang kuat untuk menghalau kesenduan itu.

Ah, pikiran saya mulai kemana-mana. 

Stop sampai di sini.

Mari fokus ke aliran rasa untuk kelas yang setia mengingatkan saya menulis dan menyetorkannya ke setoran KLIP.

Saya pernah berpikir untuk berhenti membebani diri dengan setoran tulisan. “Kenapa sih saya harus sekeras itu mengejar badge tidak ada cuannya juga?”

Untungnya di bawah alam sadar saya, masih terdengar suara murni dari sana, bahwa kebahagiaan itu tidak selalu tentang cuan, uang, materi, dan kebendaan lainnya. 

Meraih kepuasaan batin yang berujung pada kebahagiaan setiap orang itu berbeda-beda, dan alhamdulillah saya bahagia berenang dalam lautan huruf-huruf baik dengan membaca apalagi dengan menulis.

Tulisan-tulisan saya masih jauh dari sempurna, masih dalam tahap belajar setiap waktu, seperti:


Bagaimana meramu ide menjadi tulisan yang layak dibaca?

Bagaimana mengelola diksi yang ciamik yang menjadikan pembaca tidak akan meninggalkan tulisan sebelum tamat dibaca?

Bagaimana merangkai kata yang indah sehingga membuat pembaca jatuh cinta kepada saya, eh maaf, maksudnya jatuh hati pada tulisan saya.

Dan yang terpenting, bagaimana menyelesaikan draf-draf yang berseliweran dalam file di laptop saya agar utuh menjadi sebuah buku.

Yang terakhir itu adalah cita-cita dan harapan saya, setidaknya ada lagi buku solo karya saya dan tidak melulu buku antologi yang kabarnya, penulis buku antologi belum layak disebut penulis bahkan buku antologi belum layak dimasukkan sebagai portofolio kepenulisan. Sedih aku tuh sambil kibas jilbab dan tutup muka deh, wkwkwk.


Semoga saya masih diberi kesempatan sama Allah Subhanahu Wataala untuk berkarya hingga titik darah penghabisan dan hingga ajal menjemput. Amin.

Demikian aliran rasa ini saya tulis sebagai pelengkap setoran skripsi di kelas yang keren ini. 

Jayalah Kelas Literasi Ibu Profesional (KLIP), sehatkan pengurusnya yang tak lelah menyemangati peserta kelas untuk terus meramaikan dunia literasi. 


Makassar, 3 Desember 2023


Dawiah

Read More