Showing posts with label Edukasi. Show all posts
Showing posts with label Edukasi. Show all posts

Seminar Parenting; Dampak Pengasuhan dan Disiplin Positif Sejak Usia Dini

Thursday, September 18, 2025



Seminar Parenting- www.mardanurdin.com



Rabu, 10 September 2025 kami, kepala sekolah dan guru  Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) serta satu orang perwakilan orang tua siswa diundang menghadiri seminar pengasuhan yang dilaksanakan oleh Bunda PAUD Kota Makassar. 

Seminar yang berlangsung di Ballroom Alamanda lantai 1 Hotel Aryaduta Makassar itu mengusung tema “Dampak Pengasuhan dan Disiplin Positif Sejak Usia Dini pada Pengembangan Karakteristik yang Inklusif”

Tema yang menarik dan menurutku cukup berat dicerna untuk pertemuan sehari saja. Sebagaimana ilmu-ilmu parenting pada umumnya yang tidak bisa langsung diaplikasikan dalam rumah tangga. Ada banyak proses yang mesti dijalani yang tidak mudah semudah mendengar penjelasan dari narasumber.

Namun, menghadiri seminar parenting pasti tidak sia-sia selama peserta seminar menyimak dengan baik lalu pelan-pelan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, karena ada banyak miskonsepsi tentang pola pengasuhan yang mungkin telah kita lakukan atau yang kita pahami.

Maka belajar dari para ahli di bidangnya, seperti psikolog, pendidik maupun para pegiat parenting adalah salah satu jalan buat para orang tua untuk “kembali ke jalan yang benar”

Saya yakin, itulah tujuan Bunda PAUD Makassar melaksanakan seminar ini.

Dalam susunan acara tertulis, ada dua pemateri dalam dua sesi. Di sesi 1, dibawakan oleh ibu Ola Z. Pontoh, S.Psi.,M.Psi dengan judul “Pengasuhan dan Disiplin Positif.”

Di sesi kedua, membahas tentang “Dampak Pengasuhan dan Disiplin Positif” yang dibawakan oleh ibu DR.Asniar Khumas,S.Psi.,M.Si.


Pengasuhan dan Disiplin Positif


Di sesi pertama, narasumber, Ibu Ola Z.Pontoh ,S.Psi.,M.Psi memulai dengan dua pertanyaan.

  1. Bagaimana pengalaman Anda diasuh saat masih anak-anak? 
  2. Peristiwa apa yang paling menyenangkan dan peristiwa apa yang paling menyedihkan?

Kedua pertanyaan itu dijawab oleh salah seorang peserta, bahwa yang menyenangkan adalah saat bersama orang tua, disayangi dan dipeluk sedangkan yang tidak menyenangkan adalah saat orang tua membanding-bandingkannya dengan saudara atau dengan orang lain.

Mungkin dalam benak kita semua, setuju dengan jawaban itu, bahwa dalam perjalanan hidup kita sejak kecil hingga dewasa akan ada saja peristiwa dan perlakuan yang baik dan tidak baik yang pernah kita alami. 

Ada yang sangat membekas di hati dan di pikiran  hingga sulit dilupakan dan ada yang biasa saja dan kita sudah tidak ingat lagi.

Apakah perlakuan buruk itu termasuk pengasuhan negatif dan sebaliknya perlakuan baik yang kita dapatkan adalah pengasuhan positif?

Mari kita coba pelajari berdasarkan penjelasan dari Ibu Ola. 


Pengasuhan Positif


Ibu Ola menekankan bahwa yang dimaksud dengan pengasuhan anak  adalah upaya untuk memenuhi kebutuhan akan kasih sayang, kelekatan, keselamatan, dan kesejahteraan yang menetap dan berkelanjutan.

Selanjutnya, beliau menjelaskan bahwa pengasuhan positif  menyangkut tiga hal, yaitu:


  1. Pengasuhan berdasarkan kasih sayang, saling menghargai, membangun hubungan yang hangat antara anak dan orangtua serta mendukung tumbuh kembang anak. 
  2. Pendekatan yang mengedepankan penghargaan, pemenuhan dan perlindungan hak anak, serta kepentingan terbaik anak.
  3. Upaya untuk memberikan lingkungan yang bersahabat dan ramah sehingga anak dapat berkembang lebih baik.


Di mana dan siapa  saja yang berperan penting  dalam mewujudkan pengasuhan positif tersebut?

Yang pasti, ada tiga lingkungan, yaitu:


Lingkungan Rumah

Dalam lingkungan rumah ada orang-orang dewasa yang berperan penting dalam mewujudkan pengasuhan positif, ada  ayah, ibu, kakak, kakek, nenek, bisa jadi ada juga om, tante, sepupu hingga asisten rumah tangga. 


Lingkungan Sekolah

Sedangkan di lingkungan sekolah ada  Kepala sekolah, guru, administrator, penjaga sekolah (satpam), bujang sekolah, dan semua warga sekolah lainnya.


Lingkungan Masyarakat

Tetangga, teman sepermainan anak dan orang-orang yang tinggal di sekitar rumah merupakan bagian dari lingkungan Masyarakat.


Ketiga lingkungan itu sangat berperan dalam menciptakan pengasuhan positif. Sebab itu orang tua wajib mengamati dan mengetahui ketiga lingkungan itu, apakah cukup sehat dan mendukung pengasuhan yang positif untuk anaknya.

Misalnya, orang tua sudah menerapkan pengasuhan positif untuk anaknya dalam lingkungan rumah, lalu anaknya bergaul di lingkungan sekolah atau di lingkungan masyarakat yang tidak mendukung atau tidak sejalan dengan pengasuhan yang telah diterapkan dalam lingkungan rumah, maka bisa saja terjadi perubahan signifikan pada anak akibat pengaruh dari kedua lingkungan tersebut.

Akibatnya orang tua mesti memulai lagi dari awal dan tentu memerlukan usaha yang lebih keras lagi. 

Dari sini, kita bisa menyimpulkan, bahwa pengasuhan positif untuk anak-anak kita tidak bisa dilakukan sendiri. Harus ada dukungan dan kerja sama yang baik oleh semua pihak dari semua lingkungan.  


Baca juga Jangan Berkata "Jangan" Kepada Anak 


Disiplin Positif


Jika pengasuhan positif menyangkut pengasuhan  maka disiplin positif merupakan pembentukan kebiasaan dan tingkah laku anak yang positif dengan kasih sayang. Tujuannya kurang lebih sama dengan pemberian pengasuhan positif, yaitu agar anak menjadi mahkluk sosial dan  tumbuh serta  berkembang dengan sebaik-baiknya.

Mendisiplinkan anak ke arah yang positif memiliki tiga tujuan, yaitu: 

  1. Agar anak bertanggung jawab terhadap tingkah lakunya.
  2. Agar anak mendapatkan kesempatan untuk membangun tingkah laku sesuai dengan lingkungannya.
  3. Agar anak memahami mana yang benar dan mana yang salah, mana yang baik dan mana yang buruk.


Bagaimana Cara Mendisiplinkan Anak?


Ibu Ola memaparkan beberapa cara dan tindakan yang harus dilakukan orang tua, guru, dan orang dewasa yang ada di lingkungan anak dalam mendisiplinkan anak, yaitu:


  1. Sabar dan percaya diri
  2. Tenang
  3. Memilih waktu yang tepat
  4. Konsisten
  5. Memberikan contoh dan penjelasan
  6. Tidak mudah menyerah
  7. Menghindari melakukan kekerasan


Ketujuh cara itu nampaknya mudah dituliskan, tapi sulit dilakukan apabila orang tua, guru dan orang dewasa di lingkungan masyarakat tidak Ikhlas melepaskan egonya.

Namun, alih-alih  mengeluh tentang sulitnya mendisiplinkan anak maka sebaiknya, mari membayangkan jika anak kita sudah beranjak dewasa, lalu jawablah pertanyaan yang diberikan oleh ibu Ola.


“Jika anak Anda sudah beranjak dewasa, karakter seperti apa yang ingin Anda lihat dari anak? Bentuk hubungan seperti apa yang Anda inginkan?”


Pasti jawaban kita semua sama. 

Kita mau anak kita memiliki karakter yang positif, tidak mudah putus asa, tidak cengeng, dan hal positif lainnya.

Kita mau memiliki hubungan yang berkualitas, hangat, dan penuh  kasih sayang yang tulus.

Untuk mendapatkan semua itu, tentu memerlukan perjuangan yang konsisten, kesabaran yang ekstra, dan ilmu pengasuhan yang mumpuni.

Maka marilah belajar bersama agar bertumbuh bersama  demi mendapatkan anak yang berkualitas dan generasi penerus bangsa yang berkualitas pula.

Ibu Ola menutup sesi satu dengan mengutip kalimat bijak dalam novel Guru Aini karya Andrea Hirata.


“Guru terbaik adalah guru yang tak kenal lelah mencari cara agar muridnya mengerti.” 


Sebagai penutup dari tulisan ini, saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Ola Z. Pontoh ,S.Psi.,M.Psi atas pemaparannya yang sangat baik dan mengedukasi.

Semoga peserta dan terutama saya dapat mengambil ibrah dari seminar ini. Terima kasih juga kepada bunda PAUD Makassar atas pembelajaran melalui seminar parenting ini.

Insya Allah tulisan berikutnya mengenai pemaparan yang disampaikan oleh narasumber kedua di sesi 2. 


Seminar Parenting; www.mardanurdin.com
Sumber foto: dokumen Dawiah



Makassar, 18 September 2025

Salam dari saya


Dawiah

Read More

'Aisyiyah Peduli Lingkungan Melalui Pelatihan Pengelolaan Sampah; Pembuatan Ecobrick

Friday, July 18, 2025



Aisyiyah peduli lingkungan


Read More

Memaknai Peringatan Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) Tahun 2025

Saturday, May 3, 2025

Hardiknas 2025


Memaknai Peringatan HARDIKNAS tahun 2025


Read More

Mengenal Berbagai Jenis Jahitan

Thursday, May 1, 2025

 

 

mengenal jenis jahitan
desain canva


Pernahkah kamu memperhatikan detail kecil pada pakaian yang kamu kenakan? Misalnya, garis-garis jahitan yang rapi di ujung lengan atau sambungan halus di sisi baju.

Ketahuilah, bahwa setiap jahitan pada pakaian yang kita kenangan memiliki fungsi, kekuatan, dan tampilan yang berbeda, tergantung pada kebutuhan dan hasil akhir yang diinginkan. 

Pada tulisan ini, kita akan membahas tentang berbagai jenis jahitan yang sering dipakai dalam dunia menjahit, baik untuk  keperluan pakaian, aksesori, maupun seni kerajinan

 

 

Jahitan Tangan

 

  

Jahitan Tangan

Jahitan tangan merupakan teknik menjahit yang dilakukan secara manual tanpa bantuan mesin jahit, yaitu menggunakan tangan. Jahitan ini menggunakan jarum dan benang untuk menyambung atau menghias kain yang biasanya dilakukan untuk berbagai keperluan. 

 

  1. Perbaikan kecil, seperti, menambal sobekan atau mengganti kancing yang tergolong perbaikan kecil.
  2. Menjahit detail halus yang berguna untuk menjahit bagian yang sukar dijangkau
  3. Sebagai senin dekoratif, seperti sulaman atau hiasan bordir.
  4. Jahitan sementara (tack/basting), dilakukan untuk menahan kain sebelum dijahit permanen dengan mesin.


Jahitan tangan memberikan kontrol yang lebih presisi dan bisa menghasilkan tampilan yang sangat rapi dan unik.  Sekalipun memerlukan ketelitian tingkat tinggi memerlukan waktu yang cukup lama.

Berikut ini adalah jenis-jenis jahitan tangan

 

Jahitan Jelujur

Jahitan jelujur adalah jahitan sederhana berupa garis lurus dengan jarak yang bisa disesuaikan. Biasanya digunakan untuk menjahit sementara sebelum dijahit dengan mesin. 

Jahitan Feston (Blanket Stitch)

Digunakan untuk menghias tepi kain atau mencegah kain berjumbai. Sering digunakan pada kain felt atau bahan tebal.

Jahitan Balik (Backstitch)

Jahitan kuat yang terlihat seperti dijahit dengan mesin. Cocok untuk memperkuat jahitan.

Jahitan Tusuk Satin (Satin Stitch)

Digunakan untuk bordir dan hiasan, menghasilkan tampilan penuh dan rapi.

Jahitan Cross-Stitch

Jahitan berbentuk silang untuk bordir atau dekorasi.


 

Jahitan Mesin


Sebagaimana namanya, jahitan mesin adalah jahitan yang memerlukan mesin jahit. Berikut ini jenis-jenisnya.

  

jahitan mesin


Jahitan Lurus (Straight Stitch)

Jahitan lurus adalah jahitan dasar yang sering digunakan untuk menyatukan dua kain atau sebagai jahitan tepi.


Jahitan Zigzag

Cocok untuk mencegah tepi kain berjumbai dan memberikan elastisitas.

Jahitan Overlock

Digunakan untuk merapikan tepi kain agar tidak berjumbai. Biasanya menggunakan mesin khusus.

Jahitan Bordir Mesin

Jahitan dekoratif dengan pola atau desain tertentu menggunakan mesin bordir.

Jahitan Elastis

Digunakan untuk kain elastis seperti kaos atau spandeks.

 

Jahitan Dekoratif

 

Jahitan dekoratif adalah jenis jahitan yang berfungsi untuk menambah nilai estetika atau keindahan pada suatu produk kain atau busana.


Jahitan Dekoratif


Berikut ini adalah berbagai ciri khas jahitan yang tegrolong jahitan dekoratif.

 

  1. Sering digunakan dalam bordir, aplikasi kain, atau jahitan hias di tepi pakaian.
  2. Bisa dilakukan dengan tangan atau mesin jahit khusus yang memiliki pola hias.
  3. Menggunakan benang warna-warni atau jenis khusus (seperti benang emas, perak, atau bertekstur).
  4. Ditemukan pada baju adat, busana pesta, taplak, sarung bantal, dan produk kerajinan lainnya.

 

Jenis-Jenis Jahitan Dekoratif

 

Jahitan Quilting

Digunakan pada lapisan kain untuk membuat pola dekoratif, biasanya untuk selimut atau penutup.

Jahitan Smocking

Teknik menghias kain dengan menciptakan lipatan atau kerutan.

Jahitan Applique

Teknik menempelkan potongan kain pada kain lain untuk membentuk pola tertentu.

 

Jahitan Khusus


Jahitan Obras

Menggabungkan sekaligus merapikan tepi kain agar tidak berjumbai. Dilakukan dengan mesin obras.


Jahitan Double-Stitch (Jahitan Ganda)

Digunakan untuk pakaian olahraga atau jahitan yang memerlukan kekuatan ekstra.


Jahitan Blind Hem

Jahitan yang hampir tidak terlihat dari luar, sering digunakan pada lipatan rok atau celana.


Jenis jahitan ini bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan desain dan fungsi pakaian atau produk yang dijahit. 



Demikian semoga bermanfaat

Makassar, 1 Mei 2025

 

Dawiah

 

Read More

Jangan Berkata “Jangan” Kepada Anak

Tuesday, February 11, 2025


 

 

www.mardanurdin.com


 

Mengapa Tidak Boleh Mengatakan Jangan Kepada Anak?

Read More

Terkena Air Panas; Jangan Panik, Lakukan Hal Ini!

Sunday, January 19, 2025



mardanurdin.com


Read More

Silaturahim Kader IPM Cabang Bontoala Tahun 2025

Monday, January 13, 2025



Silaturahim Kader IPM Bontoala Awal Tahun 2025 

Read More

Sabar dalam Pengasuhan

Saturday, December 21, 2024






Sabar dalam Pengasuhan

Read More

Inilah 8 Manfaat Memiliki Hobi Menjahit

Friday, October 11, 2024





manfaat memiliki hobi menjahit --- www.mardanurdin.com


Inilah Manfaat Punya Hobi Menjahit

Read More

Menjadi Generasi Sandwich Tidak Selalu Buruk

Sunday, September 29, 2024

 


Generasi sandwich/www.mardanurdin.com

Generasi Sandwichkah Kamu?

Read More

Perbedaan FOMO dengan FOPO

Thursday, August 15, 2024



fomo vs fopo. mardanurdin.com

FOMO VS FOPO

Read More

Mengenal Tokoh Ilmuwan Islam

Monday, July 1, 2024

 

www.mardanurdin.com


Mengenal Ilmuwan Islam (Muslim) Yang Berperan Penting Dalam Perkembangan Ilmu Pengetahuan

-------------

Pembahasan tentang sejarah kebudayaan Islam semakin terlupakan digerus oleh kebudayaan-kebudayaan barat terutama oleh generasi muda, sehingga banyak yang tidak mengenal ilmuwan-ilmuwan muslim yang berjasa dalam penemuan dan perkembangan ilmu pengetahuan yang dinikmati sekarang.


Kebanyakan lebih mengenal Louis Pasteur penemu vaksinasi yang lahir antara tahun 1822-1895 dibandingkan dengan ilmuwan muslim, Ibnu Sina yang lahir pada 980 M dan terlebih dahulu berjasa dalam dunia kedokteran.


Untuk mengenalkan kembali ilmuwan-ilmuwan muslim yang berjasa dalam perkembangan ilmu pengetahuan dari berbagai bidang maka perlu mengulik kembali siapa saja mereka.


Selain Ibnu Sina yang menulis buku ensiklopedia kedokteran yang menjadi referensi utama di universitas-universitas di seluruh dunia, ada juga ilmuwan-ilmuwan muslim lainnya yang tidak kalah berjasanya.

Kali ini, saya menuliskan empat ilmuwan muslim yang berjasa dalam ilmu sosiologi, sains, bahkan dalam perkembangan sastra. Keempatnya hidup jauh setelah era Ibnu Sina. Siapa sajakah mereka? 


Ibn Khaldun (1332–1406)


Ibn Khaldun (1332–1406) adalah seorang sejarawan, sosiolog, dan ekonom Muslim yang terkenal dengan karya monumentalnya, "Muqaddimah" atau  "Prolegomena". Ia dianggap sebagai salah satu pemikir terpenting dalam sejarah Islam dan pendiri ilmu sosiologi.


Kehidupan Awal dan Pendidikan


Ibn Khaldun lahir di Tunis, Tunisia, dalam keluarga yang terhormat dan terpelajar. Ia menerima pendidikan yang luas dalam bidang ilmu agama, filsafat, matematika, dan sastra.


Karya dan Pemikiran


Muqaddimah adalah karya utama Ibn Khaldun yang ditulis sebagai pengantar untuk sejarah universalnya. Dalam karya ini, ia memperkenalkan konsep-konsep revolusioner dalam sosiologi, ekonomi, dan historiografi, termasuk teori tentang siklus dinasti dan perkembangan masyarakat. Beberapa poin utama dari pemikirannya meliputi:

  • Asabiyyah: Konsep solidaritas sosial yang menjadi dasar kekuatan dan kelemahan dinasti dan negara.
  • Teori Siklus: Pengamatan bahwa dinasti dan kerajaan mengalami siklus naik dan turun dalam tiga generasi (sekitar 120 tahun).
  • Ekonomi: Analisis tentang hubungan antara ekonomi, politik, dan sosial dalam perkembangan masyarakat.


Pengaruh dan Warisan


Pemikiran Ibn Khaldun memberikan pengaruh besar tidak hanya dalam dunia Islam tetapi juga dalam ilmu pengetahuan Barat. Ia dihargai sebagai pendiri sosiologi modern dan historiografi kritis.


Jabir ibn Hayyan (Geber) (721–815)


Jabir ibn Hayyan, juga dikenal sebagai Geber, adalah seorang ahli kimia, apoteker, fisikawan, filsuf, dan alkemis yang hidup antara tahun 721 hingga 815. Dia dianggap sebagai "Bapak Kimia" karena kontribusinya yang signifikan dalam mengembangkan ilmu kimia dan alkimia.


Beberapa Kontribusi Utama


Distilasi: Jabir memperkenalkan metode distilasi untuk memurnikan senyawa dan menghasilkan alkohol murni.

Asam: Dia berhasil mengidentifikasi dan memurnikan beberapa asam penting seperti asam sulfat, asam nitrat, dan asam klorida.

Teori dan Praktik Kimia: Jabir mengembangkan berbagai alat laboratorium dan teknik eksperimen yang masih digunakan hingga saat ini, termasuk alat-alat distilasi dan sublimasi.

Karya Tulis: Jabir menulis banyak buku tentang kimia dan alkimia, termasuk "Kitab al-Kimya" (Buku Kimia) dan "Kitab al-Sab'een" (Buku Tujuh Puluh).


Pengaruh Jabir ibn Hayyan


Pemikiran dan tulisan Jabir sangat memengaruhi ilmu kimia di dunia Islam dan Eropa. Karya-karyanya diterjemahkan ke dalam bahasa Latin dan menjadi dasar bagi perkembangan kimia modern di Eropa pada Abad Pertengahan.

Jabir ibn Hayyan, juga dikenal sebagai Geber di Barat, adalah salah satu tokoh paling terkemuka dalam sejarah ilmu kimia dan alkimia. Berikut adalah biografi singkatnya.


Latar Belakang


Jabir ibn Hayyan lahir sekitar tahun 721 di kota Tus, Persia (sekarang Iran), dan meninggal sekitar tahun 815. Dia hidup pada masa Kekhalifahan Abbasiyah, sebuah periode yang dikenal dengan kemajuan besar dalam ilmu pengetahuan dan kebudayaan di dunia Islam.


Pendidikan dan Karier


Jabir dididik di Kufah, salah satu pusat intelektual di dunia Islam pada saat itu. Dia belajar di bawah bimbingan berbagai ilmuwan dan filsuf terkemuka, termasuk imam Jafar al-Sadiq. Pengaruh dari berbagai disiplin ilmu, seperti kedokteran, matematika, dan filsafat, tercermin dalam karya-karyanya.


Kontribusi dalam Kimia dan Alkimia


Jabir ibn Hayyan dianggap sebagai "Bapak Kimia" karena kontribusi dan inovasinya yang luar biasa dalam bidang ini. Beberapa pencapaiannya meliputi:

Metode Kimia

Jabir mengembangkan dan menyempurnakan berbagai metode kimia seperti distilasi, sublimasi, kristalisasi, dan filtrasi. Alat distilasi yang dia kembangkan dikenal sebagai al-ambiq, yang kemudian menjadi dasar bagi alambik modern.

Teori dan Klasifikasi

Dia mengklasifikasikan bahan kimia ke dalam kategori-kategori seperti logam, non-logam, dan garam. Ini adalah langkah penting menuju pemahaman yang lebih sistematis tentang zat-zat kimia.


Penemuan-penemuan


Jabir menemukan beberapa zat kimia penting, termasuk asam nitrat, asam sulfat, dan aqua regia (campuran asam nitrat dan asam klorida yang dapat melarutkan emas).


Tulisan dan Pengaruh


Jabir menulis ratusan karya ilmiah, banyak di antaranya diterjemahkan ke dalam bahasa Latin dan mempengaruhi perkembangan ilmu kimia di Eropa selama Abad Pertengahan. Beberapa karya terkenalnya termasuk "Kitab al-Kimya" (Buku Kimia) dan "Kitab al-Sab'een" (Buku Tujuh Puluh).


Filosofi dan Metodologi


Jabir menggabungkan eksperimen praktis dengan teori, yang mencerminkan awal dari pendekatan ilmiah modern. Filosofinya tentang penelitian dan eksperimen memberikan dasar bagi metode ilmiah yang kita kenal hari ini.


Warisan


Meskipun beberapa karya yang dikaitkan dengan Jabir mungkin ditulis oleh pengikutnya, warisannya dalam ilmu kimia tidak diragukan lagi sangat besar. Ilmuwan-ilmuwan Eropa seperti Roger Bacon dan Albertus Magnus sangat dipengaruhi oleh tulisan-tulisannya.

Jabir ibn Hayyan tetap dikenang sebagai salah satu ilmuwan terbesar dalam sejarah, yang kontribusinya membentuk dasar bagi banyak penemuan dan perkembangan dalam ilmu kimia dan alkimia.


Omar Khayyam (1048–1131)


Omar Khayyam adalah seorang polymath Persia yang terkenal sebagai penyair, matematikawan, dan astronom. Berikut adalah biografi singkatnya:


Latar Belakang


Omar Khayyam lahir pada 18 Mei 1048 di Nishapur, yang sekarang terletak di Iran. Nama lengkapnya adalah Ghiyath al-Din Abu'l-Fath Umar ibn Ibrahim Al-Nishapuri al-Khayyami. Dia hidup pada masa Dinasti Seljuk, sebuah periode yang kaya dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebudayaan di dunia Islam.


Pendidikan dan Karier


Omar Khayyam menerima pendidikan yang sangat baik, mempelajari berbagai disiplin ilmu seperti matematika, astronomi, filsafat, dan puisi. Dia dikenal memiliki hubungan baik dengan beberapa penguasa Seljuk, yang memberinya dukungan untuk melakukan penelitian dan pengajaran.


Kontribusi dalam Matematika


Khayyam membuat kontribusi signifikan dalam matematika, terutama dalam aljabar dan geometri.

Aljabar

Khayyam menulis "Risalah tentang Demonstrasi Masalah Aljabar," di mana dia menyajikan solusi geometris untuk persamaan kubik. Ini adalah salah satu karya pertama yang secara sistematis mengklasifikasikan persamaan kubik dan memberikan solusi geometris untuk mereka.

Geometri

Dia mengerjakan studi sistematis tentang postulat kelima Euclid dan memberikan kontribusi penting untuk teori paralel.


Kontribusi dalam Astronomi


Sebagai seorang astronom, Khayyam memainkan peran penting dalam reformasi kalender Persia. Dia membantu menciptakan kalender Jalali, yang lebih akurat daripada kalender Julian dan mendekati akurasi kalender Gregorian yang digunakan saat ini.


Kontribusi dalam Sastra


Omar Khayyam mungkin paling dikenal oleh dunia Barat karena puisinya, terutama "Rubaiyat" (sebuah kumpulan puisi empat baris yang disebut rubai). Terjemahan Rubaiyat oleh Edward FitzGerald pada abad ke-19 membawa ketenaran besar kepada Khayyam di dunia Barat. Puisinya sering mengeksplorasi tema-tema seperti kefanaan hidup, cinta, dan anggur, serta menunjukkan pandangan filosofis dan eksistensial yang mendalam.


Filosofi dan Pandangan Hidup


Khayyam dikenal memiliki pandangan hidup yang filosofis dan skeptis terhadap dogma agama. Meskipun beberapa tulisannya mengkritik ortodoksi agama, dia tetap dihormati sebagai seorang cendekiawan yang mendalam.


Warisan


Warisan Omar Khayyam sangat luas dan beragam. Kontribusinya dalam matematika dan astronomi memberikan dampak jangka panjang, sementara puisinya terus dihargai dan dipelajari di seluruh dunia. Dia dikenang sebagai salah satu cendekiawan terbesar dalam sejarah dunia Islam.


Ibn Rushd (Averroes) (1126–1198)


Ibn Rushd, dikenal di Barat sebagai Averroes, adalah seorang filsuf, dokter, dan sarjana terkemuka dari Al-Andalus yang memiliki pengaruh besar dalam banyak disiplin ilmu. Berikut adalah biografi singkatnya.


Latar Belakang


Ibn Rushd lahir pada tahun 1126 di Córdoba, yang pada waktu itu merupakan bagian dari Kekhalifahan Almoravid di Spanyol. Nama lengkapnya adalah Abu al-Walid Muhammad ibn Ahmad ibn Rushd. Dia berasal dari keluarga yang kaya dengan tradisi keilmuan; kakeknya adalah seorang hakim terkenal di Córdoba.


Pendidikan dan Karier


Ibn Rushd menerima pendidikan yang luas, mencakup berbagai bidang ilmu seperti filsafat, kedokteran, hukum Islam, teologi, matematika, dan astronomi. Dia memulai kariernya sebagai hakim dan kemudian menjadi dokter istana untuk khalifah Almohad di Marrakesh.


Kontribusi dalam Filsafat


Ibn Rushd adalah salah satu komentator terbesar karya-karya Aristoteles. Karyanya membantu memperkenalkan dan mengintegrasikan filsafat Aristoteles ke dalam dunia Islam.


Komentar Aristotelian


Ibn Rushd menulis komentar ekstensif tentang hampir semua karya Aristoteles. Karya-karya ini termasuk komentar besar (long commentaries), komentar menengah (middle commentaries), dan komentar pendek (short commentaries), yang membantu menjelaskan dan memperluas pemikiran Aristoteles.

Karya-karyanya berpengaruh besar di Eropa, terutama melalui terjemahan Latin. Ia dikenal sebagai "Komentator" di kalangan skolastik Kristen.


Pemikiran Filosofis


Dia berargumen untuk harmoni antara filsafat dan agama, yang paling terkenal dalam karyanya "Tahafut al-Tahafut" (Kerancuan Kerancuan). Ini adalah tanggapan terhadap karya Al-Ghazali "Tahafut al-Falasifah" (Kerancuan Para Filsuf), di mana Al-Ghazali mengkritik filsafat.

Ibn Rushd berpendapat bahwa kebenaran dapat ditemukan baik melalui filsafat maupun agama, dan bahwa keduanya tidak bertentangan satu sama lain.


Kontribusi dalam Kedokteran


Ibn Rushd juga seorang dokter terkenal. Dia menulis "Kitab al-Kulliyat fi al-Tibb" (Buku Universal tentang Kedokteran), yang dikenal dalam bahasa Latin sebagai "Colliget." Buku ini adalah ensiklopedia kedokteran yang mencakup berbagai aspek ilmu kedokteran, termasuk anatomi, fisiologi, dan pengobatan penyakit.


Kontribusi dalam Hukum dan Teologi


Sebagai seorang ahli hukum, Ibn Rushd menulis beberapa karya penting tentang yurisprudensi Islam (fiqh), di mana dia mencoba untuk mengintegrasikan metode rasional dengan hukum Islam.


Warisan


Warisan Ibn Rushd sangat berpengaruh, terutama di Eropa, di mana karya-karyanya membantu membentuk dasar pemikiran skolastik di Abad Pertengahan. Dia dianggap sebagai salah satu filsuf terbesar dalam tradisi Islam dan salah satu jembatan utama antara pemikiran Yunani kuno dan Eropa Renaisans. 

Demikian, semoga bermanfaat.


Referensi:

Allathif.sch.id

Jurnaltarbiyah.uinsu.ac.id

Mipp.pressbooks.pub


Makassar, 1 Juli 2024


Dawiah

Read More

Semangat Puasa Yah Nak! Nanti Mama Kasi Hadiah

Friday, March 22, 2024


Anak puasa, perlukah kasih reward? www.mardanurdin.com


Anak Puasa, Perlukah Kasi Hadiah?

Read More

Jadikan Dirimu Sehat dan Cantik Meski Sedang Berpuasa, Ini Rahasianya

Thursday, March 21, 2024

 

rahasia sehat dan cantik meski puasa


....Rahasia Sehat dan Cantik Meski Sedang Berpuasa...

Read More

Tradisi Takjil di Berbagai Belahan Dunia: Keberagaman dan Kreativitas

 

www.mardanurdin.com


.....Tradisi Takjil di Berbagai Belahan Dunia.....


Read More

Tips Menjaga Kesehatan Tubuh Selama Ramadan

Sunday, March 17, 2024

 

Menjaga kesehatan tubuh selama ramadan/www.mardanurdin.com

____ Tips Menjaga Kesehatan Tubuh Selama Ramadan____


Alhamdulillah, kita masih diberi kesempatan oleh Allah Subhanahu wataala berjumpa dengan bulan penuh mubarakah ini, bulan Ramadan yang selalu dirindukan oleh seluruh umat Islam di dunia.

Memasuki hari ketiga, suami tiba-tiba mengeluh sakit di bagian perutnya. Wajahnya pucat, lesu, dan sangat loyo, maka dengan terpaksa beliau membatalkan puasanya. Katanya, ini disebabkan perubahan pola makan yang tiba-tiba berubah. 

Selama memasuki masa pensiun, Beliau memiliki kebiasaan baru, yaitu makan makanan dengan menu lengkap, seperti sayur dan ikan setiap jam 09.00 atau jam 10.00 lalu makan siang menjelang salat ashar dan pada malam hari, hanya makan secukupnya saja atau makan buah saja. Memasuki bulan Ramadan, otomatis kebiasaan itu berubah sehingga Beliau memprediksi, bahwa itulah penyebabnya saya merasa kurang nyaman yang akhirnya mengalami sakit perut. Wallahualam.

Namun, kalau dipikir-pikir, mungkin ada benarnya. Karena selama bulan Ramadan,  seluruh umat muslim yang telah baliq diwajibkan untuk menahan lapar dan dahaga selama lebih dari 12 jam. 

Sehingga mengakibatkan tubuh tidak terhidrasi dengan baik dan tidak pula terpenuhi kebutuhan vitamin hariannya. Selain itu, demi mendapatkan berkah Ramadan yang banyak, kita juga berusaha meningkatkan volume ibadah dan bangun di pertengahan malam untuk salat malam dan santap sahur sehingga membuat pola tidur tidak teratur.

Kondisi demikian bisa jadi penyebab terganggunya kesehatan seseorang, termasuk suami saya yang pola makannya sudah tersusun baik sebelum memasuki bulan Ramadan.

Dari berbagai sumber, baik dari buku maupun dari artikel-artikel, ditemukan beberapa tips menjaga kesehatan tubuh selama berpuasa di bulan Ramadan. Selain tips berpuasa selama Ramadan, penting pula mengetahui tips menjaga kesehatan tubuh selama Ramadan agar kondisi tubuh selalu berada dalam kondisi yang fit dan siap untuk menjalani ibadah dan aktivitas. 


Perhatikan Pola Makan Sahur 


Anas bin Malik radiyallahu 'anhu berkata bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah bersabda,

"Makan sahurlah kalian karena sesungguhnya di dalam sahur itu terdapat berkah." (HR al-Bukhari).


Sahur memiliki peran yang sangat penting untuk menjaga stamina tubuh selama menjalankan ibadah puasa dan aktivitas ketika di siang hari. 

Untuk itu, perbanyak konsumsi makanan yang tinggi serat seperti buah dan sayur, serta hindari makanan yang tinggi minyak karena akan menyumbat pembuluh darah dan menyebabkan kantuk di siang hari.  

Pastikan sahur Anda mengandung karbohidrat kompleks (nasi, roti gandum), protein (telur, daging tanpa lemak), serat (sayuran, buah), dan cairan yang cukup. Ini memberikan energi tahan lama dan menjaga kadar gula darah stabil. 

Pastikan sahur Anda mengandung makanan yang memberikan energi tahan lama, seperti biji-bijian, protein, dan serat. Hindari makanan tinggi gula yang dapat menyebabkan terjadinya penurunan energi yang cepat juga lemak jenuh.


Perhatikan Pola Makan Saat Berbuka


Hindari mengonsumsi makanan yang banyak ketika berbuka puasa karena akan menyebabkan perut menjadi sesak, sehingga makan makanan secukupnya secara bertahap, dimulai dengan mengkonsumsi air putih dan sedikit makanan manis.

Hindari minuman berkafein dan gula yang dapat menyebabkan dehidrasi. Agar hidrasi tubuh cukup maka minumlah air dalam jumlah yang mencukupi saat berbuka dan sahur. 

Hindari juga makanan berlemak tinggi saat berbuka puasa, pilih makanan yang rendah lemak untuk menghindari ketidaknyamanan perut dan peningkatan berat badan.

Makan malam terlalu banyak saat malam hari akan menyebabkan seseorang mengalami obesitas, sehingga harus dihindari. Selain itu juga hindari konsumsi kopi dan soda karena akan menyebabkan sulit tidur dan menimbun banyak lemak. 

Nikmati makanan secara perlahan dan hindari makan berlebihan. Pastikan untuk menyertakan makanan bergizi dalam porsi yang seimbang.

 

Lakukan Aktivitas Fisik


Meskipun sedang berpuasa, aktivitas fisik masih sangatlah penting untuk menjaga kebugaran tubuh maka lakukan olahraga ringan seperti berjalan atau bersepeda setelah berbuka minimal 30 menit untuk menjaga kebugaran tubuh. Hindari aktivitas berat selama beberapa jam setelah makan.

 

Menjaga Pola Tidur


Pastikan Anda mendapatkan cukup waktu istirahat. Tidur yang cukup mendukung kesehatan fisik dan mental terutama persiapan saat bangun malam baik untuk salat maupun untuk persiapan makan sahur. Hindari tidur terlalu malam untuk keperluan yang tidak terlalu penting. 


Kontrol Kesehatan Mental


Selain mengontrol kesehatan tubuh, mental pun harus sehat karena kelelahan mental sangat memengaruhi kesehatan fisik. Oleh sebab itu kontrol stres dengan mengamalkan kegiatan yang membantu mengurangi stres seperti perbanyak dzikir dan berdoa. Ingatlah, stres dapat memengaruhi kesehatan secara keseluruhan.


Pantau Kesehatan 


Jika Anda memiliki kondisi medis tertentu, konsultasikan dengan profesional kesehatan atau ke dokter untuk menyesuaikan pola makan dan aktivitas fisik selama Ramadan. Apalagi kalau harus mengonsumsi obat-obatan tertentu, maka sangat penting memantau kesehatan dengan arahan dokter.


Mengapa Memilih Makanan Sehat?


Memilih makanan sehat bukan hanya untuk keperluan selama bulan Ramadan, tetapi juga untuk keperluan sehari-hari. Namun, selama puasa Ramadan, konsumsi makanan yang kaya nutrisi mesti ditingkatkan agar memberikan energi yang tahan lama.

Ada beberapa jenis makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi, meliputi buah-buahan, sayuran hijau, protein nabati, karbohidrat kompleks, dan produk susu.

Mengapa jenis makanan itu diperlukah tubuh? Berikut penjelasannya.


Buah-buahan Segar

Buah-buahan mengandung serat dan vitamin, seperti kurma, jeruk, apel, dan semangka mengandung banyak air dan serat yang membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi dan memberikan energi yang dibutuhkan selama berpuasa. Selain itu, buah-buahan juga mengandung banyak vitamin dan mineral yang penting untuk kesehatan.


Sayuran Hijau

Sayuran hijau seperti bayam, brokoli, dan selada mengandung banyak serat, vitamin, dan mineral yang penting untuk menjaga keseimbangan gizi tubuh. Anda dapat mengonsumsinya dalam bentuk salad atau tumis sebagai lauk saat berbuka puasa.


Protein Nabati

Protein nabati seperti kacang-kacangan, biji-bijian, dan tahu merupakan sumber energi yang baik dan membantu menjaga kenyang lebih lama. Tambahkan kacang almond atau kacang tanah dalam menu sahur atau berbuka untuk memenuhi kebutuhan protein.

Selain itu, ada juga daging, ikan, telur menjadi sumber protein yang diperlukan tubuh kita.


Karbohidrat Kompleks

Pilihlah karbohidrat kompleks seperti nasi merah, roti gandum, atau oatmeal atau sereal utuhh sebagai sumber energi yang stabil dan tahan lama. Hindari karbohidrat sederhana yang dapat membuat kadar gula darah naik secara cepat.


Terlepas dari menjaga pola makan sahur, pola makan saat berbuka puasa, dan makan malam, penting pula melakukan tindakan-tindakan demi menjaga kestabilan tubuh selama Ramadan dan seterunya, yaitu antara lain.

Minum Air Putih

Pastikan untuk minum banyak air putih saat berpuasa untuk mencegah dehidrasi. Jauhi minuman berkafein dan berkarbonasi yang dapat menyebabkan dehidrasi.

Makanan Rendah Lemak

Hindari makanan yang tinggi lemak jenuh dan gula tambahan. Pilihlah makanan yang dipanggang, direbus, atau dikukus sebagai alternatif yang lebih sehat.

Porsi Kecil dan Teratur

Bagi makanan dalam porsi kecil dan makan secara teratur saat sahur dan berbuka puasa untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil dan menghindari rasa lapar berlebihan.

Hindari Makanan Gorengan

Wah, ini nih yang paling sulit dihindari. Sebagai penyuka gorengan, cemilan gorengan sangat sulit dihindari, tetapi harus diketahui dan disadari bahwa makanan yang digoreng cenderung tinggi lemak dan kalori. Lebih baik pilih metode memasak yang lebih sehat seperti panggang, rebus, atau kukus.

Memilih makanan sehat selama bulan puasa adalah kunci untuk menjaga kesehatan dan energi selama beribadah. Dengan memperhatikan pilihan makanan yang tepat, Anda dapat tetap bugar dan aktif selama bulan suci ini. Selamat berpuasa!


Makassar, 17 Maret 2024


Dawiah

Read More