Hati-Hati Menggunakan Gawai Terlalu Lama

Saturday, January 29, 2022

 






Pernah merasa sakit tapi fisik baik-baik saja?

Saya pernah mengalaminya bahkan lebih dari satu kali. Tiba-tiba leher terasa kaku, kepala sakit dan badan lemah.
  Biasanya orang-orang di sekitar saya mengatakan kalau itu faktor kolesterol, atau asam urat atau tekanan darah yang tidak normal dan masih banyak lagi.

Namun, saya merasa bukan itu penyebabnya lalu untuk memastikannya sayapun ke dokter atau paling sering ke apotik tes darah untuk periksa-periksa. Mulai ukur tekanan darah, periksa gula darah, asam urat hingga kolesterol. 
Nah, seperti firasat saya, semua normal. Tidak ada yang terlalu tinggi maupun terlalu rendah.

Maka saya memutuskan beristirahat  dan hanya tidur-tiduran saja di kasur sambil main gawai.
Nonton youtube sambil buka-buka media sosial. Sudah seharian di kamar dan tidak melakukan aktivitas, tetapi badan masih lemah bahkan tangan saya malah kesemutan.

Lalu teringat suatu artikel yang pernah saya baca bahwa radiasi pada gawai dan laptop bisa memengaruhi kesehatan.
Mungkinkah itu sebabnya saya menjadi makin lemah?

Tubuh lelah harusnya istirahat total. Ini malah tidur-tiduran sambil main gawai.
Nampaknya badan istirahat nyatanya tidak. Sebab otak, mata dan pikiran terus bekerja ditambah pengaruh radiasi gawai yang melemahkan tubuh.

Dari berbagai sumber dijelaskan bahwa penggunaan gawai terlalu lama bisa menimbulkan berbagai dampak negatif pada kesehatan, antara lain:

Badan Gampang Lelah


Radiasi pada gawai dapat menyebakan saraf saraf seputar kepala dan wajah menjadi tegang dan tidak rileks akibat aliran darah terganggu. Akibatnya badan gampang mengalami kelelahan.



Tubuh Tidak Seimbang


Radiasi gawai bisa juga merusak kestabilan metabolisme tubuh yang menyebabkan  gangguan hormon. Jika hormon terganggu maka biasanya tubuh menjadi tidak seimbang.


Dapat Memicu Munculnya Parkinson 



Radiasi gawai  dapat mengganggu sistem motorik sehingga menyebabkan otot seputar otak menjadi tertekan dan menimbulkan  kelelahan yang jika kelelahan terjadi terus menerus maka dapat memicu munculnya penyakit parkinson.


Kesimpulan


Setelah mengamati kebiasaan saya akhir-akhir ini yang terlalu sering menggunakan gawai, maka saya berkesimpulan bahwa bisa jadi salah satu penyebab kelelahan pada tubuh saya adalah penggunaan gawai yang terlalu lama.

Akhirnya saya beristirahat menggunakan gawai beberapa waktu lamanya. Alhamdulillah, perlahan-lahan fisik saya mulai membaik dan sedikit demi sedikit mulai segar lagi.

Yuk, sahabat. Mulailah mengontrol penggunaan gawai, laptop dan apapun yang menimbulkan radias. Sekecil apapun radiasi yang dipancarkan suatu alat elektronik jika digunakan dalam waktu lama dan terlalu sering maka bisa saja menimbulkan efek negatif terutama bagi anak-anak dan usia lanjut seperti saya. 

Salam sehat untuk kita semua.

Makassar 29 Januari 2022

Dawiah
Read More

Mengenal Atraksi dan Permainan Dari Sulawesi Selatan

Saturday, January 15, 2022



Jika kamu berkunjung ke suatu daerah, hal apa yang menarik untuk kamu ketahui?

Seni khas daerahnyakah? Destinasi wisatanyakah? Atau permainan tradisionalnya?

Jikapun kita tak sempat berkunjung ke suatu daerah, setidaknya bisa mendapatkan informasi tentang hal-hal yang menarik dan mungkin unik dari daerah tersebut.

Nah, di Sulawesi Selatan terdapat berbagai macam atraksi dan permainan yang menarik untuk ditonton. Apa sajakah itu? 


Ma’raga




Permainan ini  menggunakan bola raga yang dimainkan dengan kaki dan tangan.  Biasanya dimainkan oleh enam orang pemain dan semuanya adalah laki-laki. Mengenakan pakaian adat berupa sarung dan baju khas Sulawesi Selatan dan dilengkapi dengan passapu yang diikatkan di kepala. 

Atraksi ini semakin menarik manakala pemainnya saling menopang, ada yang ditopang dengan paha dan bahu dan tentu saja dengan terus memainkan bola dengan tidak sekalipun menjatuhkannya ke tanah.


Mappadendang




Permainan ini biasanya diselenggarakan dalam rangka pesta panen di malam hari. Alat-alat yang digunakan adalah alu dan lesung. Pemainnya terdiri pemuda dan pemudi. Permainan ini sebenarnya adalah bunyi-bunyian yang berasal dari hasil tumbukan dari alu ke lesung secara bergantian dengan irama yang teratur. Biasanya diiringi dengan gerakan dari para pemainnya. Permainan ini sudah berkembang dan menjadi pengiring tarian, terutama Tari Mappadendeng.


Gandrang Bulo




Gandrang bulo adalah suatu tarian tradisional Makassar. Gandrang Bulo terdiri atas dua kata, yaitu gandrang dan bulo. Gandrang artinya pukulan sedangkan bulo artinya bambu. Tarian ini bernuansa humor, oleh sebab itu para pemainnya menampilkan gerakan-gerakan lincah nan ceria.yang diselingi dengan candaan berupa dialog-dialog yang lucu.


Pepe-Pepeka Ri Makka




Tarian ini dimainkan oleh beberapa lak-laki. Gerakannya tidak beraturan hanya berputar-putar tetapi mengundang tawa, misalnya menampilkan gerakan kera menggaruk kepala, kakek-kakek jalan terpincang-pincang, atau mendelik-delikan mata sambil menjulurkan lidahnya. Walaupun demikian, ada beberapa gerakan yang teratur. Tarian teratur itu diperlihatkan pada saat menggunakan api. 

Para penari membakar baju, lengan, dan seluruh badan sambil menari dan meliuk-liukan tubuhnya. Yang dibakar mulai dari kaki ke badan dan terakhir di wajah penarinya Bahkan gerakan yang seakan membakar diri ini dilakukan sambil saling menopang. Seorang penari ditopang di atas paha sambil meniupkan api. Tari ini juga menunjukkan unsur-unsur olahraga bela diri, yaitu pencak silat. 


Ma’giri





Atraksi ini adalah puncak ritual dari para bissu saat melakukan upacara adat. Ma’giri adalah tarian ritual para bissu dengan menusuk-nusukkan benda tajam kepada bagian tubuhnya seperti, mata, telapak tangan, dan perut. 

Dalam melakukan tarian atau ritual ma’giri ini biasanya diringi dengan gendang, pui-pui, lae-lae, dan berbagai alat musik tradisional lainnya. 

Siapakah Bissu itu? 

Bissu adalah seseorang yang dianggap sakti oleh sebahagian  suku Bugis, berperan sebagai pengabdi, penasihat, penjaga benda-benda pusaka. Dilansir oleh alpha-i.or.id, bahwa bissu merupakan peninggalan pra-Islam kebudayaan Bugis di Sulawesi Selatan. Menurut anggapan beberapa orang Bugis, bahwa bissu bukan laki-laki dan bukan pula perempuan, tetapi tidak mau juga disebut transgender.

Dari berbagai atraksi di atas, mana nih yang paling menarik minat kamu.

Referensi: dari berbagai sumber.

                                        

 

 

Read More

Istilah-Istilah Yang Dipakai Oleh Pembeli Coto Makassar; Yang Terakhir Istilahnya Sadis

Monday, January 10, 2022

 




Cukup Katakan Istilah-Istilah Ini,  Coto  Makassar Aneka Isian Siap Disajikan

Salah satu makanan khas dari daerah Makassar adalah coto, serupa makanan berkuah dengan bahan dasar daging sapi dan dikenal dengan nama Coto Makassar.

Selain daging sapi, hampir semua bagian isi dalam sapi digunakan sebagai pelengkap, yaitu: jeroan, hati, jantung, paru dan  limpa. Salah satu kekhasan  dari coto Makassar adalah kuahnya yang berasal dari air bekas  cucian beras pada  bilasan terakhir.

 

Rempah-rempah yang digunakan adalah serai, lengkus, jahe, yang dimemarkan, sedangkan bumbu yang dihaluskan adalah bawang merah, bawang putih, ketumbar sangrai, merica, dan biji pala. Selain bumbu- bumbu tersebut, menjadi ciri khas lainnya adalah kacang tanah sangrai yang dihaluskan. Umumnya coto Makassar dimakan dengan ketupat.


Sumber gambar: Pinterest.com


Kali ini saya tidak akan menulis tentang resep masakan coto itu, melainkan istilah-istilah yang digunakan oleh penikmat coto manakala makan di warung-warung coto.

 

Oh ya, sekalipun daging sapi dan hampir semua isi bagian dalamnya menjadi bagian dari coto Makassar, tetapi penikmat coto boleh memilih bagian-bagian isi  apa saja yang diinginkan.  Uniknya bagian yang diinginkan itulah yang menjadi istilahnya, di mana istilah-istilah tersebut merupakan singkatan-singkatan dari campuran coto yang diinginkan oleh pelanggan, sekaligus menjadi kode atau tanda permintaan dari pelanggan terhadap si penjual coto. 


Yuk, kita kenali istilah-istilahnya

 

Coto Parto

Ini bukan coto yang dibuat oleh Parto yah Mak, melainkan singkatan dari paru saja atau paru to” yaitu isi cotonya  hanya terdiri paru saja.  

 

Coto Janda

Apakah ini coto buatan seorang janda? Tentu saja bukan, melainkan coto yang campurannya hanya jantung dan daging saja, makanya disingkat janda.


Coto Jahat

Ini tidak ada kaitannya dengan penjahat yah. Jahat merupakan singkatan dari jantung dan hati, berarti coto ini hanya berisi jantung dan hati saja. 


Coto Dansa

Jangan salah mengartikan yah, ini bukan tentang penjual atau pembelinya yang berdansa melainkan singkatan yang berarti Daging Saja. Itu artinya si penikmat coto tak mau ada campuran lain dalam cotonya selain daging. Sebagian mengistilahkan coto yang berisi daging saja sebagai coto polos.


Coto Dalle


Sebenarnya ini adalah singkatan dari daging dan lemak, tetapi dialeg Bahasa Makassar seakan mengatakan itu adalah coto dalle di mana dalle  dalam Bahasa Makassar berarti rezeki. Jadi saat pembeli memesan coto dalle, itu berarti cotonya hanya berisi daging dan lemak, bukan minta  rezeki kepada si penjual.


Coto Hadija


Apakah kamu bisa menerka kepanjangan dari singkatan ini? Yap, itu adalah hati, daging dan jantung. 


Coto Pejabat

Sedangkan coto yang berisi paru, jantung dan babat, biasanya dinamakan coto Pejabat.

 

Coto Lempar


Pernah dengar istilah coto lempar? Bukan cotonya atau penjualnya yang dilempar yah, melainkan singkatan dari coto Makassar yang berarti coto dengan kombinasi lemak dan paru saja. 


Coto Telanjang

Ada lagi coto yang rada-rada ngeri mendengarnya, yaitu coto telanjang. Jangan salah mengartikan yah. Bukan penjual atau pembelinya yang harus telanjang pada saat transaksi, melainkan istilah yang digunakan pembeli dan penjual coto bagi menu coto yang tidak pakai handuk atau kulit.


Coto Tanpa Perasaan


Yang terakhir adalah coto tanpa perasaan. Ha.ha..ha.. geli yah mendengarnya? Tetapi jangan tertawa dulu, karena ini adalah istilah untuk menu coto yang lengkap tetapi tidak pakai hati. Makanya disebut coto tanpa perasaan.


Nah, saat kamu ke Makassar dan masuk ke warung coto, CUKUP  katakan istilah-istilah itu saat memesannya maka penjual coto sudah tahu selera kamu.

Tetapi ingat, harus dihapal dulu agar tidak keliru. Jangan sampai niatnya mau menikmati coto dengan isian  tanpa hati atau coto tanpa perasaan, tetapi kamu bilangnya hadija.

Yuk, berkunjung ke Makassar dan nikmati cotonya.

Read More

5 Barang Ini Wajib Disiapkan Saat Mau Melakukan Perjalanan

Monday, January 3, 2022



Waktu kecil saya bercita-cita jadi wartawan. Bukan karena mau meliput berita, mewawancarai orang-orang atau mau menulis berita di koran, melainkan karena ingin jalan-jalan gratis.

Pikiran masa kecil saya adalah menjadi wartawan itu bisa mendapatkan kemudahan jalan-jalan kemana saja dan kapan saja.

Meliput berita ke seluruh Indonesia sambil melihat pemandangan, melihat adat istiadat daerah yang dikunjungi dan jalan-jalan ke tempat wisatanya.

Makanya saya mau jadi wartawan. Padahal konsep wartawan tak seperti itu, Becce!

Setelah tamat SMA, takdir membawa saya kuliah di IKIP, suatu insitut yang keluarannya adalah guru. Maka jadilah saya seorang guru yang ditempatkan di daerah dan impian jalan-jalan gratis pupuslah sudah.

Hari-hari selanjutnya saya lalui dengan mengajar dan mengurus keluarga hingga kini.


Jalan-Jalan Yuk Dear!




Akhir tahun 2019M, saya berencana jalan-jalan ke Pulau Jawa, minimal ke Jakarta lalu ke Bandung atau ke Yogyakarta tepat pada tanggal 14 Februari bersama suami tersayang.

Kami memilih tanggal itu bukan karena ingin merayakan valentine, melainkan ingin mengenang peristiwa paling hebat dalam hidup kami, yaitu aqad nikah.

Qadarullah, kami menikah tanggal 14 Februari, tanggal pilihan orang tua saya.

Hari dan tanggal berapapun yang keluarga tentukan, kami menurut saja, asal kami dinikahkan. 

Biar kami bisa terus berduaan kemanapun tanpa takut digarebek hansip. Bisa duduk berduaan sampai larut malam di teras rumah tanpa rasa cemas dipelototin oleh bapak.

Kami berencana jalan-jalan sekaligus merayakan hari terhebat kami. Sebab selama puluhan tahun membina rumah tangga, kami tak pernah jalan-jalan berdua.

Kami disibukkan mengurus anak yang lahir hampir tiap tahun. Masyaallah alhamdulillah, kami termasuk pasangan yang sekali nempel langsung jadi. 🤣

Sehingga kami tak sempat jalan-jalan, memikirkannya sajapun rasa-rasanya tak pernah.

Selain sibuk mengurus anak, kami juga harus bekerja. Demi kelancaran pencatatan buku kas keluarga. Sekalipun catatan pengeluarannya lebih panjang dari catatan pemasukan. Nulis catatan pemasukan satu kali, catatan pengeluarannya berkali-kali hingga ditutup dengan minus pada akhir bulan, ha-ha-ha.

Setelah anak-anak dewasa dan mereka sudah mandiri mengurusi semua keperluannya, barulah saya berniat jalan-jalan. Berdua saja.

Sebenarnya dia tak terlalu antusias, katanya kalau hanya mau jalan-jalan tak perlulah jauh-jauh hingga naik pesawat. Jalan-jalannya di mal saja, berboncengan motor atau duduk-duduk di Pantai Losari sambal menikmati pisang epe, tetapi saya menolak. 

Saya enggan duduk di Pantai Losari sekarang, miris saja melihat masjid Kubah 99 yang belum jadi, sedih melihat pantai yang semakin sempit karena bangunan-bangunan yang menutupi pandangan saya dari laut lepas. 

Pokoknya saya hanya mau jalan -jalan yang jauh, naik pesawat atau naik kapal laut, naik kereta api, naik mobil travel atau apapun itu yang penting ke tempat yang jauh. Berdua saja. Titik

Sayangnya rencana itu gagal karena adanya serangan virus di awal tahun 2020. 

Kemudian menjelang awal tahun 2021, rencana itu semakin terkubur karena si putra ketiga mau menikah. 

Sekarang sudah masuk tahun 2022M. Niat saya masih kuat melakukan perjalanan berdua. 


Siapkan Saja Dahulu Jalan-Jalan Kemudian


Saya masih menyimpan niat itu dan berharap pada tanggal 14 Februari nanti bisa terealisasi.

Karena itu saya sudah menyiapkan beberapa hal untuk menyambut masa itu tiba.

Berikut 5 barang penting yang akan saya bawa saat jalan-jalan nanti.


Dompet


Dompet yang saya pilih adalah dompet berukuran agak besar. Ini sangat penting untuk menyimpan dokumen pribadi dan dokumen perjalanan, seperti KTP, kartu ATM, tiket dan uang.

Uang tunai penting sebab tak semua barang bisa dibayar pakai kartu apalagi pakai daun.

Yaaah kali pakai daun, yang ada daun telinga yang diiris oleh si penjual.


Toiletries


Sekalipun rencananya saya akan menginap di apartemen anak atau di hotel, kudu siapkan juga toiletries, seperti sikat gigi, pasta gigi, sabun cuci muka dan Sunscreen buat jaga-jaga kalau mesti jalan pada siang hari di ruang terbuka.


Koper dan Ransel


Saya berencana membawa koper dan ransel. Koper untuk menyimpan barang bawaan sedangkan ransel untuk persiapan jalan-jalan ke tempat wisata. Kan tidak mungkin jalan ke tempat wisata sambil menenteng koper. 


Botol Minum


Demi menjaga lingkungan, saya membiasakan membawa botol minuman sendiri sekalipun beli air minum bisa di mana saja.

Ini salah satu bentuk kecil perhatian saya menjaga lingkungan. 


Pakaian Secukupnya


Tahu ndak? Pakaian yang akan gunakan saat jalan-jalan nanti sudah lama saya persiapkan.

Catatannya sudah lengkap. Mulai dari yang akan saya pakai saat mau berangkat, saat mau jalan-jalan ke tempat wisata, naik mobil dan seterusnya.

Yang jelas, pakaian itu harus seefisien mungkin agar tidak over bagasi.

Nah, semua persiapannya telah rampung. Jalan-jalannya kapan?

Doakan saja ya biar impian saya dengan suami dapat terwujud.


Makassar, 3 Januari 2022

Salam dari saya

Dawiah



Read More

Cerita Akhir Tahun 2021 Masehi

Saturday, January 1, 2022

 



Cerita Akhir  Tahun 2021 Masehi

 

Sepekan menjelang tutup tahun 2021 Masehi, saya bertekad menyelesaikan semua pekerjaan yang belum beres, termasuk menuntaskan draf tulisan yang harus diposting di blog sebelum deadline. Namun, apa mau dikata, rencana tinggal rencana, semua jadi kacau oleh hal-hal bodoh yang saya lakukan dengan sengaja.

 

Eh, tidak terlalu bodoh juga ding. Karena yang saya kerjakan itu bukan perbuatan dosa, tidak merugikan orang lain apalagi hal amoral. Bukaaan.

Saya menghabiskan waktu berjam-jam membaca novel di salah satu aplikasi hingga tak sadar menghabiskan gopay ratusan ribu untuk membeli koin. Bhahaha.

 

Bahkan notifikasi di wag sekolahku terabaikan, padahal harus secepatnya menyetor hasil pengelolaan nilai siswa. Beruntunglah, tugas itu berhasil saya tuntaskan dalam waktu yang singkat dan inilah salah satu kelemahan sekaligus kelebihan saya. Bisa cepat mengerjakan, tetapi suka menunda waktu.  

Sering berpikir, “Ah, gampanglah itu.” Akibatnya pekerjaan terbengkalai lalu berujung pada penyesalan.

Itu cerita pertama saya. Bagaimana cerita keduanya?


 

Blog Distracted Ke Blog Orang Lain

 


Hari terakhir di bulan terakhir tahun 2021, saya bergegas menyelesaikan draf tulisan hasil liputan Konferensi Ibu Profesional yang deadlinenya pukul 23.59. Alhamdulillah, selesai posting di blog tepat pukul 08.30. 

Sekarang tinggal mengirimkan link blog ke link setoran.

Innalillah!

Blogku error!

Eh, bukan, linknya teralihkan ke blognya si- Cassandra …

Syaraf-syaraf di kepala langsung berpendar-pendar terus berteriak.

Panik nggak … panik nggak … paniklah, masa nggak!

 

Beberapa saat saya melongo melihat blog saya yang berubah bentuk itu. Bingung mau diapakan, takut juga mengklik tulisan-tulisan di blog itu.

Siapa tahu saat saya mengklik salah satu linknya yang muncul malah boneka arwah, hiii…serem. 

 

Apa yang saya lakukan?

Seperti biasanya kalau saya  mendapatkan kendala soal blog pasti larinya ke wag komunitas bloger.Tidak mungkin kan saya mengadu ke wag arisan keluarga, auto dijambak online sama anggota arisan.

 

Akhirnya saya bertanyalah ke grup Blogger Anging Mammiri, lebih tepatnya minta tolong agar dibantu atau diberi petunjuk atau apalah Namanya agar blog say tidak teralihkan ke blog lain.

Sedetik kemudian Nani menjawab kalau blog saya ter redirect ke blog Cassandralevi.com.

Kemudian ada  Siskadwyta yang mengirimkan link, “artikel ini mungkin bisa membantu.”

 

Saya bukalah artikel itu dan mencoba  membaca dan mencernanya pelan-pelan, tetapi dasarnya saya lambat mengerti teknis perblogan maka bukannya saya praktikkan apa yang ada di artikel tersebut saya malah melongo memandangi berbagai huruf dan tanda-tanda yang saya tak mengerti maksudnya.

Masih trauma soalnya dengan blog saya dulu yang hilang entah kemana gara-gara mengutak-atiknya. Dengan percaya diri saya mengklik sana-sini, akibatnya itu blog melarikan diri ke dunia antah berantah. 

 

Akhirnya dengan mengucapkan Bismillah saya menghubungi Siskadwyta sembari berdoa, semoga orangnya mau berbaik hati membantu saya.

Masyaallah! Dengan penuh kesabaran, beliau menuntun saya mengutak-atik blog dari pukul 09.15 sampai dengan pukul 10.01.  

Alhamdulillah, tepat pukul 10.02, Siska mengirim jempolnya, “sudah-mi Bund.”

 

“… Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan …” (QS.Ar-Rahman).

 

Blogku Kembali normal dan si- Cassandra telah saya usir ke Kutub Janubi berteman dengan Pinguin biar dia kena hipotermia. 



Hikmah Dari Cerita Akhir Tahun

 

Kalender Masehi telah memasuki angka 2022 meninggalkan berbagai cerita dan kisah selama setahun. Kita boleh bersyukur karena telah melewati hari yang cukup sulit akibat sisa-sisa pandemi, tetapi tak boleh jemawa bahwa semua itu karena pencapaian kita semata.

Sekecil apapun keberhasilan kita bahkan sebiji zarahpun pencapaian itu, semua itu  terjadi karena adanya anugrah Allah Swt.

 


Jika bukan karena karunia-Nya maka apalah kita ini.

Kehadiran orang-orang baik di sekitar kita yang membantu, mendukung, mengajari dsb pasti karena hatinya digerakkan oleh Allah Swt. 

 

Jikapun sepanjang perjalanan kita selama ini, kita menemukan kendala-kendala, merasakan sakit, susah maupun duka maka anggaplah itu sebagai pengingat untuk kembali kepada-Nya. Bahwa sakit fisik sebagai penggugur dosa, kehilangan orang tercinta sebagai aba-aba bahwa kitapun akan pergi meninggalkan semua yang kita cintai lalu datang menemui-Nya.

 

Hikmah dari cerita akhir tahun saya ini hanyalah secuil dari hikmah-hikmah yang sapatutnya saya kumpulkan di sepanjang hidup saya. 

Terima kasih kepada kalian orang-orang baik yang telah mengajarkan banyak hal kepada saya dan mengingatkan saya untuk tetap tunduk dan patuh kepada Sang Pemilik Segalanya.

 

Mohon dimaafkan segala kesalahan dan kekhilafan saya lalu mari bergandengan tangan menuju masa yang lebih baik.

 

Salam dari Makassr, 1 Januari 2022 

 

 Dawiah

Read More

Konferensi Ibu Pembaharu

Friday, December 31, 2021

 



Konferensi Ibu Pembaharu Sebagai Peringatan Satu Dekade Ibu Profesional


Kemana saja kamu selama ini?

Pertanyaan itu saya tujukan buat diri sendiri yang baru mengetahui keberadaan komunitas Ibu Profesional yang super keren ini. Padahal ini sudah satu dekade loh.

Kalau saja saya tidak bergabung dengan KLIP, pastilah saya tak akan tahu tentang komunitas IP ini.

Nah, supaya kalian tidak kudet alias kurang update seperti saya (khusus buat yang belum tahu saja ya…) maka artikel pertama tentang Konferensi Ibu Pembaharu (KIP) saya awali dengan perkenalan terlebih dahulu dengan komunitas Ibu Profesional (IP).

 

Lahirnya Komunitas Ibu Profesional

 

Berawal dari kegalauan seorang ibu rumah tangga, ibu Septi Peni Wulandani yang memiliki kepedulian tinggi terhadap pendidikan anak membentuk komunitas khusus untuk ibu dan calon ibu pada tanggal 22 Desember 2011 di kota kecil, Salatiga.  

 

Komunitas yang diberi nama Ibu Profesional itu membekali para membernya tiga mantra, yaitu: main bareng, ngobrol bareng dan beraktivitas bareng.

Ketiga mantra itu diharapkan dapat menjadi pegangan para ibu dalam membersamai tumbuh kembang anak dalam hal mengembangkan sifat yang telah dimiliki setiap anak sejak lahirnya, berupa:

  • Intellectual Curiosity (rasa ingin tahu)
  • Creative Discovery (Kreativitas Imajinasi)
  • Art of Discovery (Seni Menemukan)
  • Noble Attitude (Akhlak Mulia)

 

Keempat sifat dasar anak itu seyogianya terus meningkat seiring dengan peningkatan usia mereka. Jika ditemukan penurunan, maka ibu harus menyadari bahwa ada yang salah

Seiring dengan waktu, komunitas ini terus berkembang dengan semakin banyaknya member yang bergabung dan terus tumbuh bersama, belajar bersama dan saling menguatkan melalui forum belajar.

Forum belajar ini ada yang dikelola secara online adapula forum diskusi offline yang diselenggarakan di 57 kota di Indonesia dan 10 negara.

 

Konferensi Ibu Pembaharu


Tanggal 16 – 18 Agustus 2019 diadakan Konferensi Ibu Profesional di Yogyakarta yang mengeluarkan deklarasi yang terdiri atas lima poin, yaitu:

  1. Peran Ibu sebagai agen perubahan (agent of change) dengan mengusung tagline “everymother is a Changemaker.”
  2. Semangat belajar kami sebagai ibu dan calon ibu tidak akan lekang oleh waktu demi kebahagiaan kami.
  3. Setiap ibu yang bergabung di Konferensi ini akan terus berkolaborasi demi kemajuan generasi Indonesia.
  4. Bersepakat untuk saling mensupport para perempuan, dari perempuan untuk perempuan.
  5. Konferensi Ibu Profesional yang sudah digagas oleh Komunitas Ibu Profesional ini akan diselenggarakan dua tahun sekali dan akan menjadi wadah bagi seluruh perempuan Indonesia dengan nama Konferensi Perempuan Indonesia (KPI).








Tahun ini, Ibu Profesional telah genap berusia 10 tahun. Suatu pencapaian yang luar biasa. Bertahan selama 1 dekade dengan peningkatan program yang terus menerus dengan total anggota mencapai 15.000 itu bukanlah hal yang biasa.

Konferensi Ibu Pembaharu merupakan acara puncak dari perayaan satu dekade IP pada tahun ini yang diselenggarakan pada 17 Desember 2021 sampai dengan tanggal 22 Desember 2021 yang diselenggarakan secara virtual.

Terdapat enam isu yang akan diangkat dalam konferensi, yaitu:

  1. Perempuan menyadari, menghargai dan bangga akan perannya sebagai ibu rumah tangga yang berkontribusi positif untuk masyarakat dan dunia.
  2. Perempuan dan anak perempuan berdaya melalui teknologi informasi dan komunikasi.
  3. Potensi perempuan dalam pemberdayaan disabilitas.
  4. Perempuan dan pendidikan/ pengasuhan anak.
  5. Perempuan berdaya dalam bidang ekonomi, baik perempuan sebagai anggota keluarga, tulang punggung keluarga maupun perempuan sebagai orang tua tunggal.
  6. Perempuan berdaya dan berkarya untuk kehidupan yang berkelanjutan (sustainable living) dan dapat dimulai dari rumah.

 

Keenam isu itu akan dibahas oleh 14 narasumber perempuan yang berkompeten serta menginsiprasi.

 

Program dan Narasumber Konferensi Ibu Pembaharu

 


Sebagaimana yang dijelaskan sebelumnya, bahwa ada enam isu yang akan dibahas oleh 14 narasumber perempuan. Para narasumber itu akan mengisi program workshop, webinar dan talkshow dengan mengusung enam tema yang berkaitan dengan enam isu sesuai yang diangkat dalam konferensi.

Berikut ini adalah 6 program yang akan dibawakan oleh 14 perempuan inspiratif.


Saya Ibu Rumah Tangga dan Saya Bangga


Tema ini akan dibawakan oleh Ibu Septi Peni Wulandari. Beliau adalah founder IP, founder School of Life Lebah Putih dan pendiri Yayasan Jarimatika.

Ibu Septi ditemani oleh Nur Yanayirah. Beliau ini adalah ketua Yayasan Menggapai Harapan Ibu.


Perempuan di Era Digital


Teman ini akan dibawakan oleh dua perempuan inspiratif, yaitu Anna Soemarmo dan Siti Julaihah.

Anna Soemarmo merupakan Headof Retail and Payments Activation for Google Play Southeast Asia & Australia, Mentor for Women Leadership Program at Google APAC dan

RiseUp Asia Power Players 2019 for Women in Payments 2019

Sedangkan Siti Julaihah adalah seorang Content Creator di Youtube Channer "Ceceromed Kitchen" dan penulis novel.

 

Disabilitas Unggul


Materi ini akan dibawakan oleh Nicky Clara seorang  Disability Womenpreneur

(thisable.id; tenoon.id; berdayabareng.com; kamu_wear)

 

Ibu dan Anak Bahagia


Dibawakan oleh empat perempuan luar biasa, yakni Heni Sri Sundani, Sri Haryati, Farha Ciciek dan Yulia Indriati. Mari mengenal latar belakang keempat perempuan luar biasa ini.

Heni Sri Sundani merupakan Sociopreneur, founder Anak Petani Cerdas dan ArgoEdu Jampang Community, Forbes 30 Under 30 Asia 2016 dan Her Times - Women Empowerment Awards 2018.

Sri Haryati adalah Kepala Suku Hayat School, Co-founder Yayasan Majelis Kreativitas Indonesia dan pemateri tetap Kelas Pra-Nikah.

Farha Ciciek adalah founder Rahima dan Komunitas Tanoker, Ledokombo.

Yulia Indriati adalah direktur Keluarga Kita.

 

Aku Berdaya, Aku Berkarya


Kembali Ibu Heni Sri Sundani menjadi pemateri tema Aku Berdaya, Aku Berkarya ini bersama tiga perempuan hebat lainnya, yaitu Nani Zulminarni, Mauren Hitipeuw dan Ines Setiawan.

Nani Zulminarni merupakan Ashoka Leader untuk Asia Tenggara, Pendiri Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) dan Ketua Komite Pendidikan Nasional Akademi Paradigta.

Sedangkan Ibu Maureen Hitipeuw adalah Community Builder and Founder of Single Moms Indonesia, Facebook Community Leadership Program Fellow 2018-2019 dan  Facebook Certified Community Manager

Yang terakhir ada Ines Setiawan dengan latar belakang sebagai Sociopreneur dan founder SHINE (Sustainable Hyper-platform of Indonesian Network of Educators)

 

Lingkungan dan Kehidupan yang Berkelanjutan


Tema lingkungan dan kehidupan yang berkelanjutan dibawakan oleh Ines Setiawan, Deasi Srihandi dan Listriana Suherman.

Deasi Srihandi adalah seorang sociopreneur, Komunitas Belajar Bersama Green, Mommy Homestead Indonesia, Natural Product Formulator dan Owner Green Mommy Shop.

Sedangkan Listriana Suherman merupakan Permaculturist, Integrated Eco Village Concenptor, Environment Designer & Consultant dan Sustainable Mentor

Sebagai penutup dari artikel ini, saya mau menginformasikan bahwa dalam konferensi ini diselenggarakan pula eksibisi dengan puluhan booth digital yang bisa dikunjungi oleh umum.



Demikianlah hasil liputan virtual konferensi Ibu Pembaharu yang pembukaannya dilaksanakan pada tanggal 18 Desember 2021.

Selamat menjemput ilmu dan mari menjadi bagian dari ibu pembaharu.

Read More

Review-Scarlett Seriously Soothing & Hydrating Gel Mask

Thursday, December 16, 2021



Ingin Merawat Kulit Kering Kamu? Gunakan Masker Ini

Kulit kering kadang mengecoh kita sebab ciri-cirinya hampir tak terlihat jelas, sehingga yang memiliki kulit kering kadang beranggapan kalau kulitnya termasuk kulit normal. Padahal sangat berbeda.

Kulit normal itu memiliki jumlah kandungan air dan minyak yang seimbang, pori-porinya sangat samar sehingga hampir tak tetrlihat. Tekstr kulit normal terasa kenyal dan elastis dan sangat jarang mengalami masalah.

Sedangkan kulit kering, pori-porinya sangat kecil, gampang mengelupas dan terasa perih, cenderung kusam, pecah-pecah dan mudah mengalami iritasi.

Mengatasi efek kulit kering bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu merawat dari dalam dan dari luar. Perawatan dari dalam adalah dengan cara mengonsumsi air putih secara seimbang dan mengonsumsi makanan yang menyehatkan kulit. Sedangkan perawatan dari luar bisa dengan mengoleskan pelembab, penggunaan tabir surya dan menggunakan masker khusus untuk kulit kering.

Bahan Alami Untuk Kulit Kering

Beberapa bahan alami yang ada di sekitar kita, dipercaya mampu mengatasi efek buruk daripada kulit kering, seperti berikut.


Ginseng

Ginseng merupakan tanaman herba yang sejak lama diketahui khasiatnya untuk menjaga kesehatan tubuh. Ginseng mengandung ginsenosides yang mengandung sifat antiradang, antikanker dan antioksidan.

Dengan adanya kandungan tersebut pada ginseng, maka selain dapat mencegah flu dan pilek, menurunkan kadar gula dan mencegah peradangan, ginseng juga dapat dimanfaat untuk membantu menjaga elastisitas kulit, mencegah terbentuknya keriput dan memudarnya kerutan.

Vitamin C

Khasiat vitamin C untuk kesehatan kulit sudah tidak diragukan lagi. Sebagai sumber antioksidan, vitamin C dapat mencegah dan melindungi kerusakan sel dan jaringan pada kulit karena radikal bebas yang menerpa kulit di mana radikal bebas inilah yang dapat mengakibatkan terjadinya penuaan dini.

Selain itu, vitamin C juga menghasilkan kolagen yang sangat berperan untuk menjaga elastisitas kulit dan menurunkan terjadinya risiko kanker kulit.

Anggur

 

Tahukah kalian, kalau anggur  memiliki nutrisi berupa serat, vitamin C, vitamin K, mineral dan sejumlah senyawa aktif yang berperan penting sebagai antioksidan?

Kandungan nutrisi buah anggur tersebut selain digunakan untuk kesahatan badan, dapat pula dimanfaat untuk kesehatan kulit.

Sehingga banyak menggunakan anggur sebagai masker wajah untuk membantu menyamarkan bekas jerawat. Pengunaan anggur sebagai masker secara rutin dapat meremajakan sel kulit dan menghilang noda kehitaman serta mencegah kanker kulit.

 

Buah Berry

 

Buah Berry  mengandung anthocyanocides dan polyphenols yang berfungsi sebagai antioksidan yang cukup efektif menangkal radikal bebas. Berry juga mengandung vitamin A dan C sehingga gabungan keduanya dapat memperbaiki sel kulit yang rusak.

Menggunakan masker buah berry dapat memperbaikin sel kulit yang rusak akibat terpapar sinar UVA dan UVB.

 

Menggunakan bahan alami untuk merawat kulit memang sangat baik, hanya saja kita lumayan repot mempersiapkannya. Mulai dari menyediakan bahan- bahan yang dimaksud, meramunya hingga pemakaiannya yang tidak praktis.

Padahal terdapat berbagai produk untuk kesehatan kulit yang tersedia. Penggunaannya tidak merepotkan. Cukup beli produknya dan bisa langsung diaplikasikan.

Hanya satu yang perlu diperhatikan, yaitu mempelajari baik-baik kandungan produk yang akan digunakan lalu sesuaikan dengan kebutuhan kulit. Kalau kulitmu termasuk kulit kering, maka carilah produk yang setidaknya mengandung empat bahan alami yang dijelaskan di atas, yaitu ginseng, anggur, vitamin C dan buah Berry.

 

Seriously Soothing & Hydrating Gel Mask  Scarlett

 

Tahukah kalian kalau ada satu produk masker yang mengandung keempat bahan alami tersebut sehingga sangat cocok digunakan untuk kulit kering kalian?

Masker ini mengandung bahan-bahan alami yang dibutuhkan kulit kering agar menjadi lebih elastis serta mengecilkan pori-pori.

 


Kandungan Scarlett Seriously Soothing & Hydrating Gel Mask

 

Scarlett gel mask ini memiliki kandungan utama, yaitu:

 

  1. Vitamin C
  2. Ginseng Extract
  3. Grapes fruit water
  4. Seven Berry extract
  5. Niacinamide
  6. Centella Asiatica
  7. Allantoin dan
  8. Rose Flower Water.

 

Seperti yang diuraikan sebelumnya, Vitamin C dan Niacinamide efektif membantu mencerahkan wajah dan meningkatkan produksi kolagen yang dibutuhkan kulit. Sedangkan Grape fruit water yang berasal dari buah anggur membantu menghidrasi kulit wajah bagian eksternal.

 

Kemudian ada Ginseng extraction sebagai bahan anti aging yang dapat menyamarkan kerutan pada kulit.  Seven Berry Extract sebagai anti-oksidan yang menangkal radikal bebas dan Allantoin, Rose Flower water serta Centella Asiatica berkhasiat  melembapkan kulit dan mencegah kulit kemerahan.

 

Nah, dari kandungan yang dimiliki  Scarlett gel mask ini maka tak perlu ragu lagi menggunakannya buat kalian yang memiliki kulit kering.

 

 

Cara Pemakaian Scarlett Seriously Soothing & Hydrating Gel Mask


Bagaimana cara pemakaiannya?

Ikutilah langkah mudah berikut ini.

  1. Ambil masker Scarlett gel mask secukupnya dengan menggunakan mini spatula.
  2. Ratakan masker ke seluruh kulit wajah.
  3. Diamkan beberapa menit, sekitar 15-20 menit
  4. Lalu bilas dengan air hingga bersih.


Gampang kan?

Yuk, rawat kulit kita dengan produk berkualitas dan halal tanpa ribet.

Selamat mencoba.

 

 

Read More