PLN Mengajar “Terangi Bangsa dengan Pendidikan”

Monday, July 2, 2018


18 Mei 2018, saya mendapatkan pesan lewat whatsapp dari ibu Rubhy kalau tim PLN akan datang ke sekolah yang saya pimpin, SMP Muhammadiyah 3 Makassar. Tujuannya adalah untuk meninjau kelayakan sebagai penerima bantuan dalam program PLN Mengajar. Sayangnya pesan itu terlambat saya baca sehingga saya tidak ke sekolah untuk menyambut mereka.

Harapan yang Hampir  Pupus


Saya membayangkan kekecewaan dari tim PLN, datang ke sekolah dengan kondisi pintu gerbang yang tertutup karena waktu itu sekolah masih  libur awal Ramadan. Harapan saya sebagai penerima bantuan pupuslah sudah.

Minggu kedua Ramadan 1439 H bertepatan tanggal 21 Mei 2018 libur awal Ramadan berakhir. Saat kami, guru-guru berbincang di ruang guru, datanglah dua orang tamu yang memakai seragam berlogo PLN. Mereka memperkenalkan diri sebagai pegawai PLN. Saya dan guru-guru saling berpandangan dengan mata berbinar penuh harapan.

Adalah Ibu Rosita dan Pak Ichwan Safari sebagai perwakilan dari PLN yang ditugaskan untuk meninjau sekolah kami. Dengan langkah ringan, saya mengantar mereka ke lantai dua, di mana di tempat itu terdapat ruang komputer bersebelahan dengan ruang perpustakaan, kantor sekaligus ruang guru SMA Muhammadiyah 2, dan beberapa ruang kelas.

Saya menangkap  tatapan keprihatinan dari mereka saat memasuki ruang komputer yang kami sebut sebagai laboratorium komputer juga ruang perpustakaan. Dengan cekatan, bu Rosita memotret setiap sudut dari kedua ruangan tersebut.

“Berdoa ya Bu, semoga sekolah ibu yang terpilih sebagai sekolah penerima bantuan PLN Peduli Pendidikan, PLN Mengajar.” Kata ibu Rosita.
“Aamin ya Rabb.” Dengan takzim saya mengamini doa ibu Rosita.

Tidak Ada yang Terjadi Di Dunia Secara Kebetulan


Pemberian Bantuan Secara Simbolis



Dan kunci-kunci semua yang gaib ada pada-Nya, tidak ada yang mengetahui selain Dia. Dia mengetahui apa yang ada di darat dan di laut. Tidak ada sehelai daun pun yang gugur yang tidak diketahui-Nya. Tidak ada sebutir biji pun dalam kegelapan bumi dan tidak pula sesuatu yang basah atau yang kering, yang tidak tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh).” (QS: Al-An’am: 59).

Saya sungguh meyakini ayat ini, maka saya katakan tidak ada yang kebetulan, semua adalah atas skenario Allah SWT.

“Tidak ada yang kebetulan Bu, Allah SWT telah menetapkan,  bahwa sekolah ibu layak mendapatkan bantuan dari PLN Mengajar melalui program PLN Peduli Pendidikan.” Kalimat ini diucapkan oleh Ibu Rosita saat saya datang memenuhi panggilannya di kantor PLN.

“Alhamdulillah, ini adalah berkah Ramadan Bu, terima kasih.” Jawabku terharu.

Setelah perbincangan yang membuat perasaan melambung itu, saya segera ke sekolah. Dengan penuh suka cita saya mengabarkan kabar membahagiakan itu kepada seluruh personil sekolah, dan langsung melakukan persiapan-persiapan yang diperlukan.

Menyusun proposal, mengatur prosesi penyambutan di sekolah, melatih siswa menari dalam rangka  menyambut tamu istimewa, yaitu  GM PLN beserta jajarannya, dan segala hal yang berkaitan dengan kegiatan tersebut.

Pengalungan Bunga Kepada GM PLN Wilayah Sulselrabar


Hanya dalam waktu satu pekan, persiapan itu sudah beres. Kami dari pihak sekolah melakukannya dengan kebahagiaan yang tiada terkira. Harapan akan perbaikan sekolah menjadi penyebab segalanya.

Ramadan tahun ini adalah Ramadan terindah untuk sekolah kami. Kompleks Peguruan Muhammadiyah Bontoala Makassar akan mendapatkan bantuan berupa pengadaan dan perbaikan sarana ruangan komputer.

Motivasi dari Bapak Bambang Yusuf, GM PLN Sulselrabar


PLN mengajar adalah salah satu bentuk kepedulian PLN kepada masyarakat berupa perlindungan terhadap sumberdaya dan pendidikan. Hal ini dijelaskan dengan lugas oleh Bapak  Bambang Yusuf selaku General Manager PLN Wilayah Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat pada saat kegiatan PLN Mengajar berlangsung.

Bambang Yusuf, GM PLN Wilayah Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat


Penampilan bapak GM ini memukau siswa dan guru. Caranya mengajar sungguh menyenangkan, apalagi diselingi dengan tampilan-tampilan di layar dan tanya jawab yang heboh.
Bagaimana tidak heboh, jika setiap pertanyaan yang diajukan atau menjawab pertanyaan dari bapak GM yang ramah ini,  akan mendapatkan hadiah. Maka gurupun tidak mau kalah menjawab.

Pertanyaan pertama yang diajukan oleh pak Bambang adalah, “Siapakah penemu listrik?” Tidak ada siswa maupun guru yang menjawab dengan benar. Tanpa sadar saya menjawab pertanyaan itu dan alhamdulillah benar. Maka saya berhak juga dong diberi hadiah. Untunglah hadiahnya adalah  dua bua buku yang sejak awal buku itu berada di atas meja, sudah saya lirik-lirik.

Pak Bambang masih meneruskan penjelasannya. Ketika sesi tanya jawab dibuka lagi, salah seorang siswa bertanya kepada beliau, “Apakah sejak kecil Bapak sudah bercita-cita menjadi tukang listrik?”

Spontan semua yang hadir terbahak. Tetapi Pak Bambang hanya tersenyum simpul. Beliau menjawab pertanyaan itu dengan bijak sekaligus menyelipkan motivasi kepada siswa, bahwa kalian boleh menjadi tukang apa saja asalkan menjadi tukang yang berkompeten seperti saya.  

Susana Ceriah Tanya Jawab Antara Pak Bambang dengan Para Siswa



Beri  aplaus untuk pak Bambang!

Pantas saja beliau menjadi GM.

Antara Haru, Semangat, dan Pengertian


Saat video pekerja, petugas, dan karyawan PLN diputar. Suasana menjadi hening. Di layar,  hadirin  disuguhi pemandangan yang menjadikan perasaan ini takjub, haru sekaligus memicu rasa cinta dan bangga menjadi rakyat Indonesia.

Bagaimana tidak?

Di video itu diperlihatkan penduduk di suatu pedesaan  sedang bergotong royong memikul tiang listrik yang sangat besar sambil menyeberangi jembatan. Tiang listrik tersebut sangatlah besar sehingga butuh kurang lebih 40 orang untuk memikulnya. Dengan semangat menggelora mereka bahu membahu, antara penduduk dan pegawai PLN bersatu untuk mengangkat tiang listrik  tersebut hingga lolos menyeberangi jembatan. 
Masya Allah!

Selain itu, ditampilkan juga petugas PLN yang sedang berada di tempat yang sangat tinggi sedang memperbaiki kabel-kabel listrik tanpa pengaman, mereka adalah TIM PDKB, yaitu: Tim yang bekerja dalam Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan.

Terdapat lima Tim PDKB yang tersebar di seluruh Indonesia. Tim itu adalah:



  1. Tim PDKB SUTM (Saluran Udara Tegangan Menengah)
  2. Tim PDKB SUTT (Saluran Udara Tegangan Tinggi)
  3. Tim PDKB  SUTET (Saluran Udara Tegangan Extra Tinggi)
  4. Tim PDKB GI (Gardu Induk)
  5. Tim PDKB GITET (Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi).
  6. Tim-tim PDKB tersebut berjumlah sekitar 96 regu dengan petugas mencapai 1000 orang.


Listrik Pintar


Pernahkah Anda mendengar istilah listrik pintar?
Yah, listrik pintar itu adalah listrik yang menggunakan token. Pak Bambang  menguraikan dengan rinci bahwa listrik pintar ini memiliki banyak keuntungan bagi penggunanya, yaitu sebagai berikut.

  • Pelanggan lebih mudah mengendalikan pemakaian listrik
  • Privasi terjaga dan tidak ada beban dari kesalahan catat meter
  • Tidak akan terkena biaya keterlambatan
  • Jaringan luas pembelian listrik isi ulang, untuk membeli isi ulang atau token tidak perlu ke kantor PLN karena sudah banyak menjual.
  • Tepat digunakan bagi anda yang memiliki usaha rumah kontrakan atau kos



Akhirnya Kami Tahu dan Sadar


Di depan kelas terdapat satu alat peraga yang mengundang tanya. Ternyata alat peraga itu adalah alat untuk memperlihatkan hal-hal apa saja yang menjadikan padamnya listrik. Maka pak Bambang memperlihatkan satu slide yang menjelaskan tentang hal tersebut,  


Nah,  sesi ini adalah sesi yang paling menarik guru, hal ini terlihat dari betapa banyaknya yang mau bertanya, terutama ibu-ibu guru sebagai perwakilan ibu-ibu di seluruh Indonesia.
Ternyata pemadaman listrik ada dua, yaitu pemadaman terencana  dan pemadaman tidak terencana atau  adanya  gangguan.

Pemadaman terencana biasanya disebabkan oleh dua hal, yaitu

  • Penambahan peralatan jaringan.
  • Pemeliharan preventif (Preventive Maintenance) pembangkit, penggantian kabel konduktor transmisi 150 KV, jaringan dan gardu yang sudah dijadwalkan sebelumnya dengan tujuan untuk menjaga keandalan agar tidak terjadi kerusakan yang lebih fatal.


Sedangkan pemadaman karena gangguan, adalah pemadaman yang tidak direncanakan biasanya terjadi karena tiga hal berikut.

  • Terganggunya suatu unit pembangkit gangguan pada sistem pelumasan sistem pendingin, generator, boiler pemanas air menjadi uap.
  • Terganggunya jaringan/transmisi listrik Saluran Udara Tegangan Tinggi 150 kv akibat tersambar petir, terkena pohon roboh, tanah longsor, trafo meledak, dan lain-lain.
  • Terganggunya instalasi pelanggan karena hubungan singkat, kerusakan alat-alat listrik yang dipakai atau beban lebih besar dari daya tersambung.

“Nah, jadi kalau listrik di rumah anak-anak, bapak dan ibu guru padam, jangan langsung marah-marah yah hehehe..” Demikian canda pak Bambang.

Bambang Yusuf selaku GM PLN Wilayah Sulselrabar Sedang Mengajar



Iyah Pak, kami mengerti. Mohan dimaafkan yah bapak dan ibu pegawai PLN jika selama ini kami sering salah sangka bahkan marah-marah. Maafin yah…

Pemberian Bantuan Secara Simbolis


Ada dua jenis bantuan yang diterima sekolah kami, yaitu bantuan berupa pemberian tas sekolah dan buku kepada siswa-siswa SMP Muhammadiyah 3 dan SMA Muhammadiyah 2 Makassar.  Pemberian bantuan ini langsung diserahkan oleh bapak Bambang Yusuf selaku General Manager PLN Wilayah Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat.

Bantuan kedua adalah bantuan berupa sarana laboratorium komputer. Ini juga diserahkan secara simbolis kepada kepala sekolah SMP Muhammadiyah 3 selaku penanggung jawab penerima bantuan.

Penasaran melihat keseruan acara ini? Yuk tonton di sini 

Akhirnya acara ditutup  dengan foto bersama.

Terima kasih PLN, dengan bantuanmu sekolah kami akan memiliki laboratorium yang insya Allah akan jauh lebih baik dari laboratorium komputer saat ini.
Mari Terangi Bangsa Dengan Pendidikan. Jayalah PLN Jayalah Listrik Indonesia.

  


Read More

Ngobrol Berkualitas, Bebas Worry Bersama Hijup dan Softex Daun Sirih

Monday, June 25, 2018


Tanggal 8 Juni 2018, Blogger Makassar mendapat undangan dari Hijup bekerja sama dengan softex Daun Sirih yang bertempat di Lounge  hotel Aston Makassar.  Undangan tersebut bertajuk “Ngobrol Sehat Bebas Worry” diselenggarakan oleh Hijup dan Softex Daun Sirih,

Judul acaranya saja sudah mengundang minat. Yang namanya ngobrol atau bercakap-cakap biasanya hanya sekedar membicarakan sesuatu hal yang tidak terlalu penting, bahkan cenderung tidak penting.  Tetapi ngobrol kali ini adalah ngobrol sehat dan bebas dari rasa kekhawatiran. Saya yakin, penyelenggara menamakan acara ini dengan “ngobrol sehat” karena yang mau diobrolin adalah masalah kesehatan.  

Maka tidak salah dong, kalau saya katakan ini adalah ngobrol yang berkualitas.




Acara yang  berlangsung di On20 Bar & Dining Sky Lounge Lantai 20  Hotel Aston Makassar ini terdiri dari tiga sesi. Sesi pertama adalah ngobrol dengan Ashry Rizqky Rabani, sesi kedua ngobrol dengan Dr. Bram Pradipta, SpOG, sekaligus ngobrol dengan Anastasia Erika dan sesi ketiga adalah ngobrol dengan Sandhy Geta.  
Bagaimana hasil obrolan berkualitas tersebut? 
Yuk simak informasinya berikut ini.

Ngobrol Asyik dengan Ashry

Diawali oleh pemandu acara, yaitu seorang perempuan muda, cantik dan   energik,  Rhifa Madjid memperkenalkan seorang perempuan muda lainnya, Ashry Rizqky Rabani (selegram asal  Bandung). Si cantik ini  lebih banyak bercerita tentang kesehariannya yang super aktif dan bagaimana caranya menjaga organ reproduksinya dengan menggunakan pembalut panty liner, sehingga aktivitasnya yang padat tidak membuatnya khawatir terhadap kelembapan pada area kewanitaannya. Ternyata pilihannya jatuh kepada pembalut pantyliner Softex Daun Sirih. Mengenai pembalut ini, segera akan kita ketahui setelah ngobrol bersama Brand Representativ PT Softex Indonesia.


Pemandu acara, Rhifa Madjid bersama selebgram Bandung Ashry Rizqky Rabani 



Healthy Miss V, Healthy You

Acara selanjutnya, oleh pemandu acara mengundang dua orang sekaligus, yaitu Dr.  Bram Pradipta, SpOG  (Spesialis Obstetri dan Ginekologi) serta Ibu Anastasia Erika sebagai Brand Representativ PT Softex Indonesia.
untuk acara kedua ini saya lebih suka menyebutnya sebagai kegiatan pembelajaran tentang kesehatan wanita. Bagaimana tidak, semua yang disampaikan adalah ilmu yang sangat penting diketahui.



Narasumber: Dr. Bram Pradipta, SpOG

Dr Bram Pradipta SpOG, mempresentasikan tentang  kesehatan area kewanitaan . Judulnya cukup menarik “Healthy V, Healthy You.” Mungkin kurang lebih artinya adalah  jika vaginamu sehat maka kamu juga akan sehat (maaf kalau saya salah).

Yap, sebagai seorang perempuan menjaga kesehatan vagina adalah sesuatu yang sangat penting.   Dilansir bbc.com, tanggal 12 Juni 2012,  Dr Andrijono, ketua Himpunan Onkologi Ginekologi Indonesia, mengatakan bahwa jumlah perempuan yang meninggal dunia akibat kanker serviks di Indonesia mencapai rata-rata 33 orang setiap hari. Ini berarti kanker serviks adalah “pembunuh kaum perempuan” kedua di Indonesia setelah kanker payudara. (bbc.com).

Bahkan data Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwa pada tahun 2015 penyakit kanker serviks menempati peringkat teratas di antara berbagai jenis kanker yang menyebabkan kematian pada perempuan di dunia.

Ngeri bukan?

Sehubungan dengan hal itu,  maka apa yang akan dipresentasikan oleh Dr Bram Pradipta SpOG, tentang kesehatan vagina sangat erat kaitannya dengan cara pencegahan penyakit kanker yang bisa menyerang vagina atau lebih populer disebut kanker serviks.

Salah satu ciri penyakit kanker serviks adalah keputihan yang abnormal. Keputihan yang dimaksud adalah keputihan dengan jumlah yang banyak, terdapat perubahan warna dari putih menjadi kuning atau bahkan berubah menjadi warna merah.

Dipaparkan oleh Dr Bram bahwa faktor resiko infeksi dan keputihan diakibatkan oleh beberapa hal, yakni: melakukan hubungan seks secara bebas dan berganti-ganti pasangan, memiliki riwayat penyakit tertentu seperti diabetes, menggunakan antibiotik yang tidak rasional, terjadi perubahan hormonal, merokok dan minum alkohol, serta tingginya tingkat stress dan yang terakhir adalah obesitas (kalau yang ini, saya patut was-was).

Untuk mencegah terjadinya keputihan yang abnormal itu, oleh Dr. Bram menyarankan untuk melakukan tindakan pencegahan sedini mungkin dengan cara sebagai berikut.

  1. Jangan biarkan vagina dalam keadaan lembap. Oleh karena itu, kita harus selalu mengeringkan vagina setelah buang air kecil.
  2. Jangan menggunakan pembersih vagina yang mengandung bahan kimia, terlebih lagi yang ada pengharumnya. Sebaiknya menggunakan pembersih vagina dari bahan alami, misalnya menggunakan air rebusan daun sirih.
  3. Bersihkan vagina setelah melakukan hubungan intim dengan suami.
  4. Jangan merokok karena zat-zat yang dikandung rokok berupa nikotin, tar, dan karbon monoksida dapat memicu pertumbuhan sel kanker.
  5. Jangan minum minuman beralkohol.
  6. Gunakan celana dalam yang menyerap keringat dan hindari menggunakan celana ketat.
  7. Ganti pakaian dalam seusai berolah raga apalagi jika mengeluarkan keringat yang banyak. 
  8. Yang terakhir adalah, saat haid jangan menunggu pembalut penuh baru mau menggantinya.Usahakan mengganti pembalut setiap tiga jama sekali.

Pada sesi ini terjadi dialog yang cukup seru. Terutama pada saat ada yang bertanya tentang mencukur rambut di sekitar vagina. Sebenarnya yang dianjurkan itu adalah memangkas rambut kemaluan atau rambut di sekitar vagina, bukan mencukur habis apalagi mencabutnya. Karena rambut di sekitar vagina memiliki banyak manfaat, yaitu antara lain:

Menjaga agar vagina tetap kering sehingga dapat mencegah dari kelembapan, memberikan kehangatan, melindungi wilayah yang sensitif (terutama vagina), dan sebagai pengumpul dari pengeluaran feromon, zat kimia yang mengatur perilaku seks.


Keunggulan Softex Dibandingkan dengan Pembalut Lain



Pembalut softex adalah pembalut yang sudah sangat familiar buat rakyat Indonesia. Bahkan dahulu saya hanya mengenal softex saja, sehingga jika saya akan membeli pembalut, saya hanya akan menyebut satu nama yaitu softex.

Maka saya tidak heran jika Mbak Anastasia Erika sebagai Brand Representativ PT Softex Indonesia menyebutkan kalau Softex adalah satu-satunya pembalut yang telah diakui MUI sebagai produk yang halal serta memiliki nomor registrasi dari Departemen Kesehatan. Selain itu, keunggulan Softex Daun Sirih telah dibuktikan oleh hasil survei Home Tester Club, bahwa dari 649 responden perempuan pada Desember 2017, didapatkan hasil  9 dari 10 orang mengakui bahwa Softex Daun Sirih dapat menyerap lebih cepat (hanya 1 detik) serta mengurangi bau selama haid.

Sehubungan dengan penjagaan vagina dari kelembapan, Softex menyediakan salah satu produk yang dapat digunakan setiap hari, yaitu panty liner. Di mana panty liner ini mengandung bahan alami dan tidak mengandung bahan kimia serta parfum. Softex Daun Sirih.
Pantyliner Softex Daun Sirih ini bisa digunakan setiap hari, tetapi tetap diganti setiap tiga jam sekali yah.

Mini Workshop Bersama Sandhy Geta

Sesi terakhir dari acara ini adalah mini workshop tentang flat lay yang dipandu langsung oleh ahlinya, yaitu Sandhy Geta. Beliau adalah seorang commercial photographer andal. Saya sebagai tamu tertua merasa yang paling tidak punya ilmu soal  hal ini. Karenanya tidak salah dong kalau saya antusias dalam menyimak penjelasan beliau, bahkan begitu semangatnya saya merekam semua yang diajarkan oleh Sandhy Geta. 
Tetapi jangan ditanya soal praktiknya ya.. saya masih sangat perlu belajar dan berlatih.

Hasil rekaman itu dapat saya simpulkan sebagai berikut.

Flat Lay adalah teknik pengambilan gambar di mana objeknya terdapat di atas bidang datar. Biasanya digunakan pada pengambilan gambar makanan, pakaian dan aksesoris.

Nah untuk pengambilan gambar, menurut Sandhy gunakan latar belakang yang bersih dan satu warna saja. Kebanyakan orang menggunakan latar warna putih atau tekstur kayu.

Pada saat pengambilan gambar, tata terlebih dahulu objek secara teratur atau bisa juga secara acak namun tetap memperhatikan nilai seninya. Yang terakhir adalah kepiawaian dalam mengedit foto.  Disinilah saya merasa kewalahan.

Yang jelas menurut Sandhy, usahakan menghasilkan foto yang bersih dan terang dengan menaikkan brightness dan contrast agar terlihat tajam. Hal ini telah dipraktikkan dengan sangat baik oleh pemenangnya.  
Oh iyah, diakhir acara panitia dan Sandhy mengadakan challenges flat lay, di mana hasilnya diunggah di Instagram dengan menggunakan beberapa hash tag.

Dan pemenangnya tentu saja bukan saya, hehehe…

Ada Apa dengan Hijup?

Sebagai pemakai hijab sejak tahun 1984, maka hijab bukan lagi sebagai pelengkap pakaian saja, melainkan salah satu pakaian wajib saya kenakan kapan dan dimanapun saya berada. Olehnya itu dalam pemilihan hijab saya selalu mencari hijab yang nyaman dipakai dan tidak bikin ribet.

Kehadiran HIJUP di Makassar telah memberikan solusi cerdas buat saya dan pemakai hijab lainnya. Tertarik belanja hijab di Hijup Makassar?

Pembaca blog ini bisa mendapatkan voucher senilai Rp. 50.000 loh. Caranya cukup klik disini dan gunakan kode HIJUPSFTXMKS dengan belanja minimal Rp. 250.000. Ingat yah hanya berlaku hingga 12 Agustus 2018. 

Masih ada waktu kan, ayo buruan!


Blogger Makassar. Sumber foto: Qiah




Tulisan ini diikutkan kompetisi blog HIJUP Bloggers Meet Up X Softex Daun Sirih

@hijup
@Womanhealthypedia
#HIJUPxSoftexDaunSirih
#BersihSehatBebasWorry
#HIJUPBLOGGERSMAKASSAR
#RamadhanHIJUP


Read More

"Jonga Merah" Kebanggaan Sulawesi Selatan

Monday, May 28, 2018



Gara-gara mendapatkan undangan  buka puasa bersama dari  PT. Sermani Steel.
Saya jadi tahu  kalau seng yang terpasang di rumah kami itu adalah produk PT. Sermani Steel. 

Suasana saat buka puasa bersama 

Yang saya ingat waktu rumah kami dibangun tahun 1999, suami saya membeli seng yang berstempel kijang warna merah.
Itu adalah rekomendasi dari tukang dan mama saya.
"Kalau mau awet atap  rumahmu pakai seng cap Jonga Merah.



Hem, saya jadi penasaran, apa betul seng itu masih dikenali hingga kini? Mengingat semakin banyak bermunculan berbagai jenis merek seng.

Maka saya mengajukan pertanyaan, “Seng apa yang bagus dipakai untuk atap rumah?” Pertanyaan itu saya kirimkan ke  berbagai grup whatsApp yang saya ikuti. Grup alumni SMA saya, grup  keluarga, grup guru-guru sekolah saya, grup guru-guru sekolah suami saya, grup orangtua siswa, dan bahkan ke  grup murid-murid saya.
Saya juga mengajukan pertanyaan  langsung ke tukang-tukang batu yang kebetulan sedang bekerja di rumah saya saat ini,
Tahukah apa jawaban mereka?
70% menjawab Seng Cap Jonga Merah
20% menjawab Seng Sermani.
5 % menjawab Seng Kijang Merah, termasuk jawaban dari  anak sulung saya.
5% menjawab tidak tahu. Mereka ini adalah murid-murid saya yang masih SMP

Menakjubkan!

Hampir 100% warga Makassar sangat mengenal seng produksi PT. Sermani Steel ini, sekalipun penyebutan mereknya berbeda-beda tetapi maksudnya sama. 

Sumber foto: Atik Muttaqin

Mengapa lebih banyak orang memilih seng sebagai atap rumah?

Masyarakat Indonesia pada umumnya menggunakan seng sebagai atap rumah, karena seng memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan produk  atap lainnya, misalnya: asbes dan genteng.
Atap seng lebih ringan dibandingkan dengan asbes maupun genteng sehingga lebih mudah pemasangannya. Gampang didapatkan, karena setiap toko bangunan menjual seng. Tahan terhadap korosi. Selain itu, seng juga dapat dibeli dalam bentuk lembaran maupun dalam jumlah yang besar.

Satu-satunya kekurangan penggunaan seng sebagai atap rumah adalah suara yang berisik pada saat ada hujan. Tetapi hal ini bisa diantisipasi dengan pemasangan plafon.

Bagi masyarakat Sulawesi Selatan hingga Sulawesi Barat pemilihan seng pada umumnya dipercayakan kepada satu merek saja (berdasakan survei kecil-kecilan di atas), yaitu Seng Sermani  atau Seng Cap Jonga Merah. Tentu saja ini bukan tanpa alasan.

Lihatlah riwayatnya!

PT. Sermani Steel yang memproduksi seng ini berdiri pada tahun 1996 lalu beroperasi pada tahun 1970. Sejak saat itu, hasil produksinya berupa seng langsung memikat hati masyarakat Sulawesi.  Produk yang dihasilkan sangat teruji dan memenuhi standar serta mengacu kepada ISO 9001.

Untuk memenuhi standar ISO 9001 tidak gampang, karena harus mengikuti berbagai prosedur yang berstandar internasional. ISO tdak sembarangan menetapkan tanpa melihat berbagai faktor, karena hal ini terkait dengan masyarakat di seluruh dunia. Standar ISO 9001 merupakan standar untuk mutu perusahaan  dan produk yang dihasilkan.

Perusahaan yang ingin mendapatkan standar ini, harus menggunakan sistem manajemen mutu ISO 9001 selama paling sedikit tiga bulan serta harus lulus audit sertifikasi.

Tidak cukup sampai di situ. Seng Cap Jonga Merah telah teruji dan terbukti dapat bertahan hingga 15 tahun. Hal ini dapat dilihat dari ketebalannya, lebih tebal dari seng merek lain juga lebih berat.

Selain itu, proses produksi seng ini melalui pencelupan atau galvanized mencapai suhu 5000C, tujuannya adalah untuk memastikan seluruh lembaran seng terlapisi dengan baik.

Sermani Spandeck Galvalume

Akhir-akhir ini masyarakat Indonesia mulai mengenal sekaligus menggunakan jenis atap lain, yaitu  spandeck. Spandeck merupakan atap berbentuk gelombang yang bahannya adalah platzincalume G550 dengan ketebalan yang bervariasi. Biasanya digunakan sebagai atap pabrik, gudang, dan atap kanopi rumah. Pada umumnya spandeck terbuat dari aluminium dan seng.

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama masyarakat Sulawesi Selatan hingga Sulawesi Barat, PT. Sermani Steel juga memproduksi spandeck dengan spesifikasi sebagai berikut.

  1. Bahannya terbuat dari Baja Lapis Zinc Aluminium. 
  2. Tegangan Leleh Minimum saat produksi 550 MPa, 
  3. lebar efektifnya 750 mm,
  4. sedangkan jenis gelombangnya terdiri dari 5 gelombang.

Kebanggaan Masyarakat Sulawesi Selatan

Warga Sulawesi Selatan terutama yang berdomisili di kota Makassar patut berbangga, karena perusahaan sekeren ini ada di kota Makassar, dikelola serta  kepemilikan saham didominasi putra daerah Makassar.

Adalah almarhum Bapak  Syamsuddin Daeng Mangawing seorang putra daerah merupakan pemilik 50% saham PT. Sermani Steel, sedangkan 50% lainnya dimiliki masing-masing 25% oleh Marubeni-Itochu Steel dan JFE Steel. Saat ini direktur utamanya adalah putra bungsu almarhum Syamsuddin Daeng Mangawing yaitu, Bapak Rudy S Syamsuddin.

H. Rudy S Syamsuddin (Managing Direstor PT. Sermani Steel). Sumber foto: Abby Onety

Artinya, keberadaan dan kemajuan PT. Sermani Steel sedikit banyaknya akan mempengaruhi perekonomian rakyat Sulawesi Selatan.

Semoga hasil produksi PT. Sermani Steel ini semakin berkualitas sehingga kian dicintai oleh seluruh masyarakat Sulawesi Selatan bahkan dapat menyebar ke seluruh Indonesia. Aamiin.

Read More