5 Barang Ini Wajib Disiapkan Saat Mau Melakukan Perjalanan

Monday, January 3, 2022



Waktu kecil saya bercita-cita jadi wartawan. Bukan karena mau meliput berita, mewawancarai orang-orang atau mau menulis berita di koran, melainkan karena ingin jalan-jalan gratis.

Pikiran masa kecil saya adalah menjadi wartawan itu bisa mendapatkan kemudahan jalan-jalan kemana saja dan kapan saja.

Meliput berita ke seluruh Indonesia sambil melihat pemandangan, melihat adat istiadat daerah yang dikunjungi dan jalan-jalan ke tempat wisatanya.

Makanya saya mau jadi wartawan. Padahal konsep wartawan tak seperti itu, Becce!

Setelah tamat SMA, takdir membawa saya kuliah di IKIP, suatu insitut yang keluarannya adalah guru. Maka jadilah saya seorang guru yang ditempatkan di daerah dan impian jalan-jalan gratis pupuslah sudah.

Hari-hari selanjutnya saya lalui dengan mengajar dan mengurus keluarga hingga kini.


Jalan-Jalan Yuk Dear!




Akhir tahun 2019M, saya berencana jalan-jalan ke Pulau Jawa, minimal ke Jakarta lalu ke Bandung atau ke Yogyakarta tepat pada tanggal 14 Februari bersama suami tersayang.

Kami memilih tanggal itu bukan karena ingin merayakan valentine, melainkan ingin mengenang peristiwa paling hebat dalam hidup kami, yaitu aqad nikah.

Qadarullah, kami menikah tanggal 14 Februari, tanggal pilihan orang tua saya.

Hari dan tanggal berapapun yang keluarga tentukan, kami menurut saja, asal kami dinikahkan. 

Biar kami bisa terus berduaan kemanapun tanpa takut digarebek hansip. Bisa duduk berduaan sampai larut malam di teras rumah tanpa rasa cemas dipelototin oleh bapak.

Kami berencana jalan-jalan sekaligus merayakan hari terhebat kami. Sebab selama puluhan tahun membina rumah tangga, kami tak pernah jalan-jalan berdua.

Kami disibukkan mengurus anak yang lahir hampir tiap tahun. Masyaallah alhamdulillah, kami termasuk pasangan yang sekali nempel langsung jadi. 🤣

Sehingga kami tak sempat jalan-jalan, memikirkannya sajapun rasa-rasanya tak pernah.

Selain sibuk mengurus anak, kami juga harus bekerja. Demi kelancaran pencatatan buku kas keluarga. Sekalipun catatan pengeluarannya lebih panjang dari catatan pemasukan. Nulis catatan pemasukan satu kali, catatan pengeluarannya berkali-kali hingga ditutup dengan minus pada akhir bulan, ha-ha-ha.

Setelah anak-anak dewasa dan mereka sudah mandiri mengurusi semua keperluannya, barulah saya berniat jalan-jalan. Berdua saja.

Sebenarnya dia tak terlalu antusias, katanya kalau hanya mau jalan-jalan tak perlulah jauh-jauh hingga naik pesawat. Jalan-jalannya di mal saja, berboncengan motor atau duduk-duduk di Pantai Losari sambal menikmati pisang epe, tetapi saya menolak. 

Saya enggan duduk di Pantai Losari sekarang, miris saja melihat masjid Kubah 99 yang belum jadi, sedih melihat pantai yang semakin sempit karena bangunan-bangunan yang menutupi pandangan saya dari laut lepas. 

Pokoknya saya hanya mau jalan -jalan yang jauh, naik pesawat atau naik kapal laut, naik kereta api, naik mobil travel atau apapun itu yang penting ke tempat yang jauh. Berdua saja. Titik

Sayangnya rencana itu gagal karena adanya serangan virus di awal tahun 2020. 

Kemudian menjelang awal tahun 2021, rencana itu semakin terkubur karena si putra ketiga mau menikah. 

Sekarang sudah masuk tahun 2022M. Niat saya masih kuat melakukan perjalanan berdua. 


Siapkan Saja Dahulu Jalan-Jalan Kemudian


Saya masih menyimpan niat itu dan berharap pada tanggal 14 Februari nanti bisa terealisasi.

Karena itu saya sudah menyiapkan beberapa hal untuk menyambut masa itu tiba.

Berikut 5 barang penting yang akan saya bawa saat jalan-jalan nanti.


Dompet


Dompet yang saya pilih adalah dompet berukuran agak besar. Ini sangat penting untuk menyimpan dokumen pribadi dan dokumen perjalanan, seperti KTP, kartu ATM, tiket dan uang.

Uang tunai penting sebab tak semua barang bisa dibayar pakai kartu apalagi pakai daun.

Yaaah kali pakai daun, yang ada daun telinga yang diiris oleh si penjual.


Toiletries


Sekalipun rencananya saya akan menginap di apartemen anak atau di hotel, kudu siapkan juga toiletries, seperti sikat gigi, pasta gigi, sabun cuci muka dan Sunscreen buat jaga-jaga kalau mesti jalan pada siang hari di ruang terbuka.


Koper dan Ransel


Saya berencana membawa koper dan ransel. Koper untuk menyimpan barang bawaan sedangkan ransel untuk persiapan jalan-jalan ke tempat wisata. Kan tidak mungkin jalan ke tempat wisata sambil menenteng koper. 


Botol Minum


Demi menjaga lingkungan, saya membiasakan membawa botol minuman sendiri sekalipun beli air minum bisa di mana saja.

Ini salah satu bentuk kecil perhatian saya menjaga lingkungan. 


Pakaian Secukupnya


Tahu ndak? Pakaian yang akan gunakan saat jalan-jalan nanti sudah lama saya persiapkan.

Catatannya sudah lengkap. Mulai dari yang akan saya pakai saat mau berangkat, saat mau jalan-jalan ke tempat wisata, naik mobil dan seterusnya.

Yang jelas, pakaian itu harus seefisien mungkin agar tidak over bagasi.

Nah, semua persiapannya telah rampung. Jalan-jalannya kapan?

Doakan saja ya biar impian saya dengan suami dapat terwujud.


Makassar, 3 Januari 2022

Salam dari saya

Dawiah



Read More

Cerita Akhir Tahun 2021 Masehi

Saturday, January 1, 2022

 



Cerita Akhir  Tahun 2021 Masehi

 

Sepekan menjelang tutup tahun 2021 Masehi, saya bertekad menyelesaikan semua pekerjaan yang belum beres, termasuk menuntaskan draf tulisan yang harus diposting di blog sebelum deadline. Namun, apa mau dikata, rencana tinggal rencana, semua jadi kacau oleh hal-hal bodoh yang saya lakukan dengan sengaja.

 

Eh, tidak terlalu bodoh juga ding. Karena yang saya kerjakan itu bukan perbuatan dosa, tidak merugikan orang lain apalagi hal amoral. Bukaaan.

Saya menghabiskan waktu berjam-jam membaca novel di salah satu aplikasi hingga tak sadar menghabiskan gopay ratusan ribu untuk membeli koin. Bhahaha.

 

Bahkan notifikasi di wag sekolahku terabaikan, padahal harus secepatnya menyetor hasil pengelolaan nilai siswa. Beruntunglah, tugas itu berhasil saya tuntaskan dalam waktu yang singkat dan inilah salah satu kelemahan sekaligus kelebihan saya. Bisa cepat mengerjakan, tetapi suka menunda waktu.  

Sering berpikir, “Ah, gampanglah itu.” Akibatnya pekerjaan terbengkalai lalu berujung pada penyesalan.

Itu cerita pertama saya. Bagaimana cerita keduanya?


 

Blog Distracted Ke Blog Orang Lain

 


Hari terakhir di bulan terakhir tahun 2021, saya bergegas menyelesaikan draf tulisan hasil liputan Konferensi Ibu Profesional yang deadlinenya pukul 23.59. Alhamdulillah, selesai posting di blog tepat pukul 08.30. 

Sekarang tinggal mengirimkan link blog ke link setoran.

Innalillah!

Blogku error!

Eh, bukan, linknya teralihkan ke blognya si- Cassandra …

Syaraf-syaraf di kepala langsung berpendar-pendar terus berteriak.

Panik nggak … panik nggak … paniklah, masa nggak!

 

Beberapa saat saya melongo melihat blog saya yang berubah bentuk itu. Bingung mau diapakan, takut juga mengklik tulisan-tulisan di blog itu.

Siapa tahu saat saya mengklik salah satu linknya yang muncul malah boneka arwah, hiii…serem. 

 

Apa yang saya lakukan?

Seperti biasanya kalau saya  mendapatkan kendala soal blog pasti larinya ke wag komunitas bloger.Tidak mungkin kan saya mengadu ke wag arisan keluarga, auto dijambak online sama anggota arisan.

 

Akhirnya saya bertanyalah ke grup Blogger Anging Mammiri, lebih tepatnya minta tolong agar dibantu atau diberi petunjuk atau apalah Namanya agar blog say tidak teralihkan ke blog lain.

Sedetik kemudian Nani menjawab kalau blog saya ter redirect ke blog Cassandralevi.com.

Kemudian ada  Siskadwyta yang mengirimkan link, “artikel ini mungkin bisa membantu.”

 

Saya bukalah artikel itu dan mencoba  membaca dan mencernanya pelan-pelan, tetapi dasarnya saya lambat mengerti teknis perblogan maka bukannya saya praktikkan apa yang ada di artikel tersebut saya malah melongo memandangi berbagai huruf dan tanda-tanda yang saya tak mengerti maksudnya.

Masih trauma soalnya dengan blog saya dulu yang hilang entah kemana gara-gara mengutak-atiknya. Dengan percaya diri saya mengklik sana-sini, akibatnya itu blog melarikan diri ke dunia antah berantah. 

 

Akhirnya dengan mengucapkan Bismillah saya menghubungi Siskadwyta sembari berdoa, semoga orangnya mau berbaik hati membantu saya.

Masyaallah! Dengan penuh kesabaran, beliau menuntun saya mengutak-atik blog dari pukul 09.15 sampai dengan pukul 10.01.  

Alhamdulillah, tepat pukul 10.02, Siska mengirim jempolnya, “sudah-mi Bund.”

 

“… Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan …” (QS.Ar-Rahman).

 

Blogku Kembali normal dan si- Cassandra telah saya usir ke Kutub Janubi berteman dengan Pinguin biar dia kena hipotermia. 



Hikmah Dari Cerita Akhir Tahun

 

Kalender Masehi telah memasuki angka 2022 meninggalkan berbagai cerita dan kisah selama setahun. Kita boleh bersyukur karena telah melewati hari yang cukup sulit akibat sisa-sisa pandemi, tetapi tak boleh jemawa bahwa semua itu karena pencapaian kita semata.

Sekecil apapun keberhasilan kita bahkan sebiji zarahpun pencapaian itu, semua itu  terjadi karena adanya anugrah Allah Swt.

 


Jika bukan karena karunia-Nya maka apalah kita ini.

Kehadiran orang-orang baik di sekitar kita yang membantu, mendukung, mengajari dsb pasti karena hatinya digerakkan oleh Allah Swt. 

 

Jikapun sepanjang perjalanan kita selama ini, kita menemukan kendala-kendala, merasakan sakit, susah maupun duka maka anggaplah itu sebagai pengingat untuk kembali kepada-Nya. Bahwa sakit fisik sebagai penggugur dosa, kehilangan orang tercinta sebagai aba-aba bahwa kitapun akan pergi meninggalkan semua yang kita cintai lalu datang menemui-Nya.

 

Hikmah dari cerita akhir tahun saya ini hanyalah secuil dari hikmah-hikmah yang sapatutnya saya kumpulkan di sepanjang hidup saya. 

Terima kasih kepada kalian orang-orang baik yang telah mengajarkan banyak hal kepada saya dan mengingatkan saya untuk tetap tunduk dan patuh kepada Sang Pemilik Segalanya.

 

Mohon dimaafkan segala kesalahan dan kekhilafan saya lalu mari bergandengan tangan menuju masa yang lebih baik.

 

Salam dari Makassr, 1 Januari 2022 

 

 Dawiah

Read More

Konferensi Ibu Pembaharu

Friday, December 31, 2021

 



Konferensi Ibu Pembaharu Sebagai Peringatan Satu Dekade Ibu Profesional


Kemana saja kamu selama ini?

Pertanyaan itu saya tujukan buat diri sendiri yang baru mengetahui keberadaan komunitas Ibu Profesional yang super keren ini. Padahal ini sudah satu dekade loh.

Kalau saja saya tidak bergabung dengan KLIP, pastilah saya tak akan tahu tentang komunitas IP ini.

Nah, supaya kalian tidak kudet alias kurang update seperti saya (khusus buat yang belum tahu saja ya…) maka artikel pertama tentang Konferensi Ibu Pembaharu (KIP) saya awali dengan perkenalan terlebih dahulu dengan komunitas Ibu Profesional (IP).

 

Lahirnya Komunitas Ibu Profesional

 

Berawal dari kegalauan seorang ibu rumah tangga, ibu Septi Peni Wulandani yang memiliki kepedulian tinggi terhadap pendidikan anak membentuk komunitas khusus untuk ibu dan calon ibu pada tanggal 22 Desember 2011 di kota kecil, Salatiga.  

 

Komunitas yang diberi nama Ibu Profesional itu membekali para membernya tiga mantra, yaitu: main bareng, ngobrol bareng dan beraktivitas bareng.

Ketiga mantra itu diharapkan dapat menjadi pegangan para ibu dalam membersamai tumbuh kembang anak dalam hal mengembangkan sifat yang telah dimiliki setiap anak sejak lahirnya, berupa:

  • Intellectual Curiosity (rasa ingin tahu)
  • Creative Discovery (Kreativitas Imajinasi)
  • Art of Discovery (Seni Menemukan)
  • Noble Attitude (Akhlak Mulia)

 

Keempat sifat dasar anak itu seyogianya terus meningkat seiring dengan peningkatan usia mereka. Jika ditemukan penurunan, maka ibu harus menyadari bahwa ada yang salah

Seiring dengan waktu, komunitas ini terus berkembang dengan semakin banyaknya member yang bergabung dan terus tumbuh bersama, belajar bersama dan saling menguatkan melalui forum belajar.

Forum belajar ini ada yang dikelola secara online adapula forum diskusi offline yang diselenggarakan di 57 kota di Indonesia dan 10 negara.

 

Konferensi Ibu Pembaharu


Tanggal 16 – 18 Agustus 2019 diadakan Konferensi Ibu Profesional di Yogyakarta yang mengeluarkan deklarasi yang terdiri atas lima poin, yaitu:

  1. Peran Ibu sebagai agen perubahan (agent of change) dengan mengusung tagline “everymother is a Changemaker.”
  2. Semangat belajar kami sebagai ibu dan calon ibu tidak akan lekang oleh waktu demi kebahagiaan kami.
  3. Setiap ibu yang bergabung di Konferensi ini akan terus berkolaborasi demi kemajuan generasi Indonesia.
  4. Bersepakat untuk saling mensupport para perempuan, dari perempuan untuk perempuan.
  5. Konferensi Ibu Profesional yang sudah digagas oleh Komunitas Ibu Profesional ini akan diselenggarakan dua tahun sekali dan akan menjadi wadah bagi seluruh perempuan Indonesia dengan nama Konferensi Perempuan Indonesia (KPI).








Tahun ini, Ibu Profesional telah genap berusia 10 tahun. Suatu pencapaian yang luar biasa. Bertahan selama 1 dekade dengan peningkatan program yang terus menerus dengan total anggota mencapai 15.000 itu bukanlah hal yang biasa.

Konferensi Ibu Pembaharu merupakan acara puncak dari perayaan satu dekade IP pada tahun ini yang diselenggarakan pada 17 Desember 2021 sampai dengan tanggal 22 Desember 2021 yang diselenggarakan secara virtual.

Terdapat enam isu yang akan diangkat dalam konferensi, yaitu:

  1. Perempuan menyadari, menghargai dan bangga akan perannya sebagai ibu rumah tangga yang berkontribusi positif untuk masyarakat dan dunia.
  2. Perempuan dan anak perempuan berdaya melalui teknologi informasi dan komunikasi.
  3. Potensi perempuan dalam pemberdayaan disabilitas.
  4. Perempuan dan pendidikan/ pengasuhan anak.
  5. Perempuan berdaya dalam bidang ekonomi, baik perempuan sebagai anggota keluarga, tulang punggung keluarga maupun perempuan sebagai orang tua tunggal.
  6. Perempuan berdaya dan berkarya untuk kehidupan yang berkelanjutan (sustainable living) dan dapat dimulai dari rumah.

 

Keenam isu itu akan dibahas oleh 14 narasumber perempuan yang berkompeten serta menginsiprasi.

 

Program dan Narasumber Konferensi Ibu Pembaharu

 


Sebagaimana yang dijelaskan sebelumnya, bahwa ada enam isu yang akan dibahas oleh 14 narasumber perempuan. Para narasumber itu akan mengisi program workshop, webinar dan talkshow dengan mengusung enam tema yang berkaitan dengan enam isu sesuai yang diangkat dalam konferensi.

Berikut ini adalah 6 program yang akan dibawakan oleh 14 perempuan inspiratif.


Saya Ibu Rumah Tangga dan Saya Bangga


Tema ini akan dibawakan oleh Ibu Septi Peni Wulandari. Beliau adalah founder IP, founder School of Life Lebah Putih dan pendiri Yayasan Jarimatika.

Ibu Septi ditemani oleh Nur Yanayirah. Beliau ini adalah ketua Yayasan Menggapai Harapan Ibu.


Perempuan di Era Digital


Teman ini akan dibawakan oleh dua perempuan inspiratif, yaitu Anna Soemarmo dan Siti Julaihah.

Anna Soemarmo merupakan Headof Retail and Payments Activation for Google Play Southeast Asia & Australia, Mentor for Women Leadership Program at Google APAC dan

RiseUp Asia Power Players 2019 for Women in Payments 2019

Sedangkan Siti Julaihah adalah seorang Content Creator di Youtube Channer "Ceceromed Kitchen" dan penulis novel.

 

Disabilitas Unggul


Materi ini akan dibawakan oleh Nicky Clara seorang  Disability Womenpreneur

(thisable.id; tenoon.id; berdayabareng.com; kamu_wear)

 

Ibu dan Anak Bahagia


Dibawakan oleh empat perempuan luar biasa, yakni Heni Sri Sundani, Sri Haryati, Farha Ciciek dan Yulia Indriati. Mari mengenal latar belakang keempat perempuan luar biasa ini.

Heni Sri Sundani merupakan Sociopreneur, founder Anak Petani Cerdas dan ArgoEdu Jampang Community, Forbes 30 Under 30 Asia 2016 dan Her Times - Women Empowerment Awards 2018.

Sri Haryati adalah Kepala Suku Hayat School, Co-founder Yayasan Majelis Kreativitas Indonesia dan pemateri tetap Kelas Pra-Nikah.

Farha Ciciek adalah founder Rahima dan Komunitas Tanoker, Ledokombo.

Yulia Indriati adalah direktur Keluarga Kita.

 

Aku Berdaya, Aku Berkarya


Kembali Ibu Heni Sri Sundani menjadi pemateri tema Aku Berdaya, Aku Berkarya ini bersama tiga perempuan hebat lainnya, yaitu Nani Zulminarni, Mauren Hitipeuw dan Ines Setiawan.

Nani Zulminarni merupakan Ashoka Leader untuk Asia Tenggara, Pendiri Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) dan Ketua Komite Pendidikan Nasional Akademi Paradigta.

Sedangkan Ibu Maureen Hitipeuw adalah Community Builder and Founder of Single Moms Indonesia, Facebook Community Leadership Program Fellow 2018-2019 dan  Facebook Certified Community Manager

Yang terakhir ada Ines Setiawan dengan latar belakang sebagai Sociopreneur dan founder SHINE (Sustainable Hyper-platform of Indonesian Network of Educators)

 

Lingkungan dan Kehidupan yang Berkelanjutan


Tema lingkungan dan kehidupan yang berkelanjutan dibawakan oleh Ines Setiawan, Deasi Srihandi dan Listriana Suherman.

Deasi Srihandi adalah seorang sociopreneur, Komunitas Belajar Bersama Green, Mommy Homestead Indonesia, Natural Product Formulator dan Owner Green Mommy Shop.

Sedangkan Listriana Suherman merupakan Permaculturist, Integrated Eco Village Concenptor, Environment Designer & Consultant dan Sustainable Mentor

Sebagai penutup dari artikel ini, saya mau menginformasikan bahwa dalam konferensi ini diselenggarakan pula eksibisi dengan puluhan booth digital yang bisa dikunjungi oleh umum.



Demikianlah hasil liputan virtual konferensi Ibu Pembaharu yang pembukaannya dilaksanakan pada tanggal 18 Desember 2021.

Selamat menjemput ilmu dan mari menjadi bagian dari ibu pembaharu.

Read More

Review-Scarlett Seriously Soothing & Hydrating Gel Mask

Thursday, December 16, 2021



Ingin Merawat Kulit Kering Kamu? Gunakan Masker Ini

Kulit kering kadang mengecoh kita sebab ciri-cirinya hampir tak terlihat jelas, sehingga yang memiliki kulit kering kadang beranggapan kalau kulitnya termasuk kulit normal. Padahal sangat berbeda.

Kulit normal itu memiliki jumlah kandungan air dan minyak yang seimbang, pori-porinya sangat samar sehingga hampir tak tetrlihat. Tekstr kulit normal terasa kenyal dan elastis dan sangat jarang mengalami masalah.

Sedangkan kulit kering, pori-porinya sangat kecil, gampang mengelupas dan terasa perih, cenderung kusam, pecah-pecah dan mudah mengalami iritasi.

Mengatasi efek kulit kering bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu merawat dari dalam dan dari luar. Perawatan dari dalam adalah dengan cara mengonsumsi air putih secara seimbang dan mengonsumsi makanan yang menyehatkan kulit. Sedangkan perawatan dari luar bisa dengan mengoleskan pelembab, penggunaan tabir surya dan menggunakan masker khusus untuk kulit kering.

Bahan Alami Untuk Kulit Kering

Beberapa bahan alami yang ada di sekitar kita, dipercaya mampu mengatasi efek buruk daripada kulit kering, seperti berikut.


Ginseng

Ginseng merupakan tanaman herba yang sejak lama diketahui khasiatnya untuk menjaga kesehatan tubuh. Ginseng mengandung ginsenosides yang mengandung sifat antiradang, antikanker dan antioksidan.

Dengan adanya kandungan tersebut pada ginseng, maka selain dapat mencegah flu dan pilek, menurunkan kadar gula dan mencegah peradangan, ginseng juga dapat dimanfaat untuk membantu menjaga elastisitas kulit, mencegah terbentuknya keriput dan memudarnya kerutan.

Vitamin C

Khasiat vitamin C untuk kesehatan kulit sudah tidak diragukan lagi. Sebagai sumber antioksidan, vitamin C dapat mencegah dan melindungi kerusakan sel dan jaringan pada kulit karena radikal bebas yang menerpa kulit di mana radikal bebas inilah yang dapat mengakibatkan terjadinya penuaan dini.

Selain itu, vitamin C juga menghasilkan kolagen yang sangat berperan untuk menjaga elastisitas kulit dan menurunkan terjadinya risiko kanker kulit.

Anggur

 

Tahukah kalian, kalau anggur  memiliki nutrisi berupa serat, vitamin C, vitamin K, mineral dan sejumlah senyawa aktif yang berperan penting sebagai antioksidan?

Kandungan nutrisi buah anggur tersebut selain digunakan untuk kesahatan badan, dapat pula dimanfaat untuk kesehatan kulit.

Sehingga banyak menggunakan anggur sebagai masker wajah untuk membantu menyamarkan bekas jerawat. Pengunaan anggur sebagai masker secara rutin dapat meremajakan sel kulit dan menghilang noda kehitaman serta mencegah kanker kulit.

 

Buah Berry

 

Buah Berry  mengandung anthocyanocides dan polyphenols yang berfungsi sebagai antioksidan yang cukup efektif menangkal radikal bebas. Berry juga mengandung vitamin A dan C sehingga gabungan keduanya dapat memperbaiki sel kulit yang rusak.

Menggunakan masker buah berry dapat memperbaikin sel kulit yang rusak akibat terpapar sinar UVA dan UVB.

 

Menggunakan bahan alami untuk merawat kulit memang sangat baik, hanya saja kita lumayan repot mempersiapkannya. Mulai dari menyediakan bahan- bahan yang dimaksud, meramunya hingga pemakaiannya yang tidak praktis.

Padahal terdapat berbagai produk untuk kesehatan kulit yang tersedia. Penggunaannya tidak merepotkan. Cukup beli produknya dan bisa langsung diaplikasikan.

Hanya satu yang perlu diperhatikan, yaitu mempelajari baik-baik kandungan produk yang akan digunakan lalu sesuaikan dengan kebutuhan kulit. Kalau kulitmu termasuk kulit kering, maka carilah produk yang setidaknya mengandung empat bahan alami yang dijelaskan di atas, yaitu ginseng, anggur, vitamin C dan buah Berry.

 

Seriously Soothing & Hydrating Gel Mask  Scarlett

 

Tahukah kalian kalau ada satu produk masker yang mengandung keempat bahan alami tersebut sehingga sangat cocok digunakan untuk kulit kering kalian?

Masker ini mengandung bahan-bahan alami yang dibutuhkan kulit kering agar menjadi lebih elastis serta mengecilkan pori-pori.

 


Kandungan Scarlett Seriously Soothing & Hydrating Gel Mask

 

Scarlett gel mask ini memiliki kandungan utama, yaitu:

 

  1. Vitamin C
  2. Ginseng Extract
  3. Grapes fruit water
  4. Seven Berry extract
  5. Niacinamide
  6. Centella Asiatica
  7. Allantoin dan
  8. Rose Flower Water.

 

Seperti yang diuraikan sebelumnya, Vitamin C dan Niacinamide efektif membantu mencerahkan wajah dan meningkatkan produksi kolagen yang dibutuhkan kulit. Sedangkan Grape fruit water yang berasal dari buah anggur membantu menghidrasi kulit wajah bagian eksternal.

 

Kemudian ada Ginseng extraction sebagai bahan anti aging yang dapat menyamarkan kerutan pada kulit.  Seven Berry Extract sebagai anti-oksidan yang menangkal radikal bebas dan Allantoin, Rose Flower water serta Centella Asiatica berkhasiat  melembapkan kulit dan mencegah kulit kemerahan.

 

Nah, dari kandungan yang dimiliki  Scarlett gel mask ini maka tak perlu ragu lagi menggunakannya buat kalian yang memiliki kulit kering.

 

 

Cara Pemakaian Scarlett Seriously Soothing & Hydrating Gel Mask


Bagaimana cara pemakaiannya?

Ikutilah langkah mudah berikut ini.

  1. Ambil masker Scarlett gel mask secukupnya dengan menggunakan mini spatula.
  2. Ratakan masker ke seluruh kulit wajah.
  3. Diamkan beberapa menit, sekitar 15-20 menit
  4. Lalu bilas dengan air hingga bersih.


Gampang kan?

Yuk, rawat kulit kita dengan produk berkualitas dan halal tanpa ribet.

Selamat mencoba.

 

 

Read More

Masker Untuk Kulit Berminyak Wajib Mengandung Bahan Ini

Thursday, December 9, 2021

 




Masker Untuk Kulit Berminyak Wajib Mengandung Bahan Ini.

 Siapa nih yang menggunakan  me time nya dengan maskeran? Kalau kamu jawab “sayaaaa..” maka kita sefrekuensi.

Paling nyaman tuh, duduk berselonjor kaki sambil dengar musik dengan muka yang sudah dibaluti dengan masker. Awas saja kamu ketiduran sampai lupa lepaskan maskernya. Ingat yah, pemakaian masker itu ada batasan waktunya.

Selain itu, yang harus diketahui bahwa tidak semua jenis masker bisa dipakai. Yang paling penting adalaha harus kenali dulu jenis kulitmu. Ada masker yang cocok untuk kulit kering ada pula yang hanya bisa digunakan untuk kulit berminyak.

Bagaimana kalau kulit kita termasuk kulit berminyak?

Dari berbagai sumber didapatkan bahwa kandungan-kandungan berikut inilah yang seharusnya ada dalam masker untuk jenis kulit berminyak. 

Paling utama masker wajah untuk kulit berminyak adalah yang mengandung bahan-bahan alami di mana bahan alami itu berguna untuk menghambat produksi sebum berlebih penyebab kulit wajah berminyak.

Selain itu, perlu juga tersedia bahan-bahan lain yang diperlukan oleh kulit berminyak dan berpori-pori besar. Bahan-bahan itu adalah sebagai berikut.

 

Mugwort Extract

 

Tahukah kalian kalau berbagai tanaman aromatik dari genus Artemisia disebut mugwort? Sejak dahulu digunakan untuk meningkatkan energi, mengobati sembelit dan diare.

Selain itu, mugwort juga dimanfaat untuk memperkuat lapisan pelindung kulit, sebab diketahui kalau mugwort mengandung senyawa antibakteri, antijamur dan antiradang dan yang paling penting tanaman ini berkhasiat pula sebagai antioksidan.

 

Niacinamide

 

Diyakini niacinamide berkhasiat mengatasi jerawat, membantu mengecilkan pori-pori dan menghambat munculnya kerutan di wajah.

Bahkan menurut hasil penelitian International Journey of Dermatology penggunaan 4% niacinamide topikal sebanyak dua kali sehari dapat mengurangi jerawat, dengan catatan dilakukan secara rutin selama delapan pekan.

Hasil penelitian lainnya juga membuktikan bahwa niacinamide bisa mengurangi produksi minyak berlebih yang menjadi pemicu timbulnya jerawat. Selain itu, niacinamide tidak mengiritasi kulit sehingga pemakaian niacinamide paling aman digunakan dibandingkan kandungan lainnya pada bahan skinkare.

 

 

Bamboo Charcoal

 

Bamboo charcoal atau zat arang dari bahan-bahan alami paling sering dijadikan bahan utama pembuatan masker untuk merawat kulit.

Manfaat utamanya adalah dapat menyerap minyak dan kotoran dan dapat membersihkan kulit, mengangkat bakteri maupun racun serta mengangkat sisa-sisa bahan kimia yang berasal dari kosmetik.

Bamboo charcoal dapat pula mengatasi kulit kusam dan mencegah terjadinya penuaan dini. Sebagai bahan detoksifikasi  untuk membuat kulit nampak lebih cerah dan sehat serta dapat pula menyamarkan noda hitam.


Allantoin


Ini adalah senyawa alami yang berasal dari organisme hewan dan tanaman yang berfungsi mempercepat pertumbuhan sel dan jaringan pada kulit. Maka tak heran jika allantoin banyak digunakan untuk produk perawatan kecantikan kulit.

Lebih jauh dijelaskan beberapa khasiat allantoin berdasarkan hasil penelitian US National Library of Medicine, yaitu: dapat mengganti sel kulit mati, melembapkan kulit, menyamarkan kulit dan menyamarkan bekas jerawat serta dapat menjadi pendingin dan mencegah iritasi.

 

Chlorophyllin

 

Chlorophyil atau klorofil adalah suplemen yang memiliki peran penting dalam melawan efek penuaan dini, sebagai antioksidan serta mampu menjaga kesehatan jaringan kulit. Maka tak heran, klorofil sering digunakan sebagai salah satu formula untuk perawatan kulit.

Klorofil mengandung vitamin K yang mampu membersihkan dan meremajakan kulit. Agar tanda-tanda penuaan penuaan (photoaging) berkurang kalian bisa menggunakan klorofil topikal ini.


Teh Hijau


Teh hijau atau green tea  juga tinggi antioksidan yakni polifenol yang membantu melawan bakteri dan mengurangi peradangan. Ada beberapa manfaat menggunakan teh hijau sebagai masker, yaitu antara lain:

  • Adanya kandungan molekul antioksidan dan epigallocatechin gallate (EGCG) dalam teh hijau berkhasiat memperlambat munculnya penuaan dini dan dapat melembapkan.
  • Mengatasi jerawat dan menghambat perkembangan bakteri Proponbacterium acnes. Berkat  kandungan polifenol dalam teh hijau maka dapat mengurangi produksi minyak yang berlebih pada kulit wajah.
  • Zat anti radang yang dikandung teh hijau dapat bermanfaat untuk meredakan kulit merah dan iritasi.

 

Vitamin C

 

Menggunakan vitamin C untuk perawatan kulit, baik dikonsumi maupun menggunakan produk perawatan kulit  dapat mencegah kerusakan kulit akibat radikal bebas maupun akibat paparan sinar matahari.

 

Semua Bahan Dalam Satu Produk

 

Bisakah semua bahan-bahan tersebut berada dalam satu kemasan skincare?

Jawabannya, bisa sekali dan disatukan dalam satu produksi, contonya produk Scarlett.

Produk baru Scarlett yang baru-baru ini diluncurkan adalah masker Scarlett untuk kulit berminyak, satu produk Scarlett tersebut mengandung berbagai jenis bahan yang dibutuhkan oleh kulit berminyak, namanya Scarlett Herbalism Mugwort Mask.

 

Scarlett Herbalism Mugwort Mask dapat digunakan untuk merawat kulit berminyak, pori-pori besar, berjerawat dan berkomedo. Beberapa bahan yang diperlukan untuk kulit berminyak  bersatu dalam produk Scarlett Herbalism Mugwort Mask, yaitu Mugwort Extract, Vitamin C, Glutathione, Niacinamide, Bamboo Charcoal, Allantoin, Chlorophyllin, Green Tea Powder yang bermanfaat.

Manfaat dari bahan-bahan tersebut dapat dijelaskan secara singkat, yaitu:

  • Mugwort Extract mempunyai efek membantu menenangkan kulit.
  • Vitamin C membantu meningkatkan produksi kolagen.
  • Glutathione and Niacinamide membantu menyamarkan noda pada kulit dan mencerahkan warna kulit.
  • Bamboo Charcoal efektif dalam membantu membersihkan kulit.
  • Allantoin membantu menjaga kelembapan dan kelembutan.
  • Chlorophyllin and Green Tea Powder sebagai antioksidan yang baik untuk anti-aging.


Cara Memakai Masker
 

Bagaimana cara menggunakan masker terutama Scarlett Herbalism Mugwort Mask?

Kamu bisa mengikutinya sebagai berikut.

  1. Lakukan skin test terlebih dahulu selama 10-15 menit dengan cara menggunakan masker di bagian lain, seperti di bagian siku, bagian belakang telinga atau di bagian dalam lain.
  2.  Ambil masker dengan mini spatula lalu ratakan masker ke seluruh wajah.
  3. Diamkan masker 15-20 menit dan bilas hingga bersih.
  4. Lanjutkan perawatan wajah dengan toner, serum, dan krim. Lebih baik menggunakan toner, serum dan krim khusus untuk kulit berminyak atau berjerawat.

 

Scarlett sudah menyediakannya dengan lengkap. Misalnya toner untuk kulit berminyak dan berjerawat kamu bisa menggunakan Scarlett Acne Essence Toner.

Untuk krimnya kamu bisa menggunakan Scarlett Acne cream day dan untuk malam harinya acne cream night.

 

Bagaimana?

Sudah siapkah kamu memiliki kulit wajah yang bersih, sehat dan nampak muda dengan cara rajin maskeran?

Yuk, jangan ditunda lagi! 

Read More