Dari Zhuhai ke Hong Kong: Laut, Kota, dan Cerita-Cerita Kecil di Sepanjang Perjalanan

Monday, August 10, 2026

  


www.mardanurdin.com


Pernahkah kamu membayangkan melintasi lautan lepas hanya dengan naik bus dari Daratan Tiongkok menuju Hong Kong?

 

Pengalaman spektakuler ini kami mulai dari Zhuhai menuju Hong Kong. 

Perjalanan selalu punya cara sendiri untuk meninggalkan kenangan.

Kadang yang kita ingat bukan hanya tempat yang dikunjungi, tetapi perjalanan menuju tempat itu. 


Percakapan di dalam kendaraan, pemandangan yang dilihat dari jendela, rasa lelah, tawa bersama teman, bahkan momen sederhana ketika berhenti untuk sekadar berfoto.


Begitu pula perjalanan saya dari Zhuhai menuju Hong Kong.


Saya tidak tahu akan seperti apa perjalanan hari itu. Yang saya tahu, saya ingin menikmatinya. Bukankah setelah melewati begitu banyak kesibukan dalam hidup, menikmati perjalanan tanpa terburu-buru adalah salah satu bentuk mensyukuri kesempatan yang Allah berikan?


Setelah berhasil menuliskan cerita perjalanan saya dan rombongan tur China di hari pertama, maka perjalanan hari kedua pun akan  menjadi tulisan kedua kisah perjalanan  Zhuhai -  Macao - Hongkong – China.


Meski saya harus membuka memori November 2025 dengan  membaca  catatan-catatan kecil di note hp, mencari foto-foto di galeri  juga membuka grup WA yang anggotanya hanya enam orang itu.


Namun, saya senang melakukannya karena ini akan “membawa” saya pada peristiwa indah dan tak bisa dilupakan.


 

Menyeberangi Jembatan HZMB

 


17 November 2025.

Pagi itu, setelah menginap di Zhuhai Queen Hotel, kami bersiap melanjutkan perjalanan. Hong Kong sudah menunggu di depan mata.

Zhuhai masih terasa tenang. Kota ini memiliki perpaduan menarik antara gedung-gedung modern, kawasan hijau, dan suasana kota yang relatif lebih tenang dibandingkan Hong Kong.


Bus yang akan membawa rombongan kami ke Hongkong sudah ada di parkiran Zhuhai Queen hotel. Dan sekitar pukul 09.00 waktu setempat rombongan kami pun meninggalkan hotel.


Dari hotel, kendaraan membawa kami menuju HZMB Zhuhai Port, pintu masuk menuju perjalanan melintasi Hong Kong–Zhuhai–Macao Bridge (HZMB).


www.mardanurdin.com
Sekitar satu jam perjalanan, bus membawa kami melaju di atas jembatan laut terpanjang di dunia. 


Di atas bus saya melihat di kejauhan  struktur jembatan yang memanjang jauh ke depan. Nampak hamparan laut yang biru dan tenang.


Konon jembatan laut terpanjang di dunia ini adalah salah satu proyek infrastruktur paling ambisius di dunia. Hong Kong-Zhuhai-Macao Bridge yang disingkat HZMB bukan hanya jembatan, melainkan sebuah sistem sepanjang sekitar 55 kilometer yang terdiri dari: 


  1. Jembatan-jembatan panjang di atas laut.
  2. Terowongan bawah laut sepanjang sekitar 6,7 km.
  3. Dua pulau buatan sebagai penghubung jembatan dan terowongan. 


Sebelum jembatan ini ada, perjalanan darat dari Zhuhai ke Hong Kong harus memutar cukup jauh atau menggunakan feri. Setelah HZMB dibuka, waktu tempuh dapat dipangkas menjadi sekitar 45 menit, sehingga memperlancar perdagangan, pariwisata, dan mobilitas penduduk di kawasan Greater Bay Area. 


Betapa Maha Kuasa Allah yang menganugerahi kecerdasan kepada  manusia, sehingga mampu membangun infrastruktur sebesar ini di atas dan di bawah laut.


Setelah sekitar 40 menit perjalanan yang memanjakan mata, bus tiba di Hong Kong Port. Di sinilah petualangan yang sesungguhnya dimulai.

Berhubung ini adalah batas wilayah administrasi khusus, prosesnya sama seperti pindah negara. Maka harus melalui proses pemeriksaan imigrasi.

Pemeriksaan imigrasi Hong Kong lumayan panjang antreannya.


HZMB / www.mardanurdin.com
Dokumen: Dawiah



Rombongan kami dibagi 3 kelompok. 

Saya dan Mikka berada di kelompok dua yang terdiri dari 10 orang. Pemilihan anggota setiap kelompok berdasarkan urutan daftar nama. Kelompok satu diambil dari  nomor urut 1 sampai dengan nomor 10, dan seterusnya. Nama saya dan Mikka berada pada nomor 15 dan 16 maka otomatis kami masuk dalam kelompok dua. 


Di hari kedua ini, proses pemeriksaan imigrasi berjalan lancar. Petugas imigrasi Hong Kong cukup tegas, tapi efisien. 

Setelah rombongan lolos imigrasi maka kami resmi menginjakkan kaki di Hong Kong.

 


Sehari Menjelajahi Hong Kong


 

Sebelum menjelajahi Hong Kong, rombongan singgah makan siang di kawasan Kai Tak, Kowloon. Tepatnya di rooftop kawasan yang konon tempat ini adalah bekas lokasi Bandara Kai Tak Hong Kong. 


Usai makan siang di restoran (saya lupa nama restorannya, duh) kembali kami singgah sejenak berfoto.

 

Kai Tai Central Hong Kong/www.mardanurdin.com
dokumen Dawiah


Nampak dari kejauhan deretan gedung tinggi khas kawasan Kowloon/Kai Tak. Jalan raya dan kawasan pembangunan modern dengan bangunan-bangunan baru. Dan tak kalah adalah pegunungan Hong Kong di kejauhan.

 

Menyapa Golden Bauhinia


Bus kembali bergerak menuju destinasi pertama, Golden Bauhinia Square, sebuah landmark bersejarah yang berada di kawasan Wan Chai.

Di tengah plaza berdiri megah patung bunga Bauhinia berwarna emas. Patung ini menjadi simbol bersatunya kembali Hong Kong dengan Tiongkok pada tahun 1997. Tak heran jika tempat ini selalu dipenuhi wisatawan yang ingin mengabadikan momen.


Kami pun tak melewatkan kesempatan berfoto di depan patung ikonik tersebut. Langit biru yang cerah berpadu dengan suasana kota yang bersih membuat hasil foto terlihat begitu indah tanpa perlu banyak sentuhan.

 

Patung Bunga Bauhinia _ www.mardanurdin.com
Dokumen Dawiah


Berdiri di depan patung bunga emas itu, kami merasa seperti sedang membuat tanda kecil bahwa kami pernah sampai di sini.

 

Di sekitar kami banyak wisatawan melakukan hal yang sama. Ada yang berfoto bersama keluarga, teman, pasangan, bahkan ada yang sibuk mengatur posisi kamera agar mendapatkan latar terbaik.


Hm, ternyata manusia di mana pun berada memiliki kebiasaan yang sama ketika menemukan tempat indah, yaitu ingin menyimpan kenangan, dan foto menjadi cara sederhana untuk mengatakan, 

“Saya pernah berada di sini.”

 


Menikmati Pantai di Kawasan Tsim Sha Tsui Promenade

 


Dari Golden Bauhinia, perjalanan berlanjut menuju Tsim Sha Tsui Promenade. Kawasan pejalan kaki yang menghadap Victoria Harbour.

Dari kejauhan di seberang air terlihat deretan gedung pencakar langit Hong Kong Island.



Tsim Sha Tsui Promenade/ www.mardanurdin.com
dokumen Dawiah


Berjalan di pantai dengan pemandangan hamparan laut membentang luas mengingatkan saya dengan Pantai Losari Makassar dahulu, sebelum direklamasi seperti sekarang. Bedanya dengan Victoria Harbour adalah pemandangan deretan gedung pencakar langit berdiri megah di seberangnya. 


Sebenarnya kami diberikan waktu cukup lama untuk menikmati kawasan ini. Namun, ada satu destinasi yang tidak masuk dalam itinerary yang saya datangi berdua dengan Mikka.


Di kawasan Tsim Sha Tsui Waterfront, kami sempat masuk ke salah satu pusat perbelanjaan yang berada di sekitar kawasan tersebut. Bukan untuk berbelanja, melainkan karena ada satu kebutuhan yang jauh lebih mendesak: mencari toilet!


Berputar-putar dalam pusat perbelanjaan, bertanya ke sana kemari dengan bahasa isyarat, tapi belum juga menemukan keberadaan toilet itu. Hingga tiba di ujung lorong kami melihat tulisan restroom dan gambar perempuan.

“Pasti di sana itu toiletnya.” 

Alhamdulillah, hasrat biologis kami pun terpenuhi. Kencing di pusat perbelanjaan Hongkong. 


Ternyata di antara kemegahan Hong Kong, ada satu destinasi yang tidak pernah kami rencanakan: toilet.


Begitulah perjalanan. Ada pemandangan indah yang kita abadikan dengan kamera, tetapi ada pula kejadian kecil yang cukup disimpan dalam cerita.

 

Kegiatan mencari toilet bukan kami saja yang mengalaminya. Noni dan anaknya pun demikian. Sepertinya mereka lebih lama berputar-putarnya karena kami lebih duluan tiba di bus. 


Namun, di balik kejadian itu ada konsekuensi yang kami harus terima.  Dengan sangat menyesal berdampak pula pada rombongan lainnya, yaitu waktu sudah tidak cukup untuk mengunjungi satu lagi destinasi wisata. 


Sehari menjelajahi sebagian Hong Kong pun berakhir. Bus akan kembali membawa rombongan kami ke Zhuhai. Melewati imigrasi dan bus akan melaju lagi  di atas jembatan HZMB.

 

Perjalanan adalah kesempatan untuk belajar. Belajar menghargai perbedaan budaya. Belajar melihat bagaimana negara lain membangun kotanya. Hong Kong memberi saya pelajaran bahwa di balik gedung-gedung tinggi dan kehidupan modern, selalu ada ruang untuk berhenti sejenak, mengagumi kebesaran Sang Pencipta

 

Besok perjalanan akan berlanjut di mana sesuai itinerary,  hari ketiga, rombongan akan makan siang di Shenzhen.

Nantikan keseruan perjalanan hari ketiga kami yah...



Makassar, 10 Agustus 2026

 

Dawiah

 

 

 

 

41 comments

  1. Senangnya bisa liburan bersama teman menjelajah tempat baru apalagi di hongkong, salah satu kota tersibuk di dunia dengan gedung2 pencakar langitnya...
    Hehehe bener ini urusan toilet memang tidak bisa menunggu yaa bisa gawat nanti klo sampe terlewat meskipun harus muter2 akhirnya ketemu juga tempat yang dicari :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dan bener banget bunda kalo mengunjungi daerah baru itu kita juga semacam dapat wawasan baru terutama tentang budaya yang ada disana jadi kita juga bisa mencontoh budaya baik yang sekiranya bisa kita terapkan disini

      Delete
  2. Makna perjalanannya ke Hong Kong dapet banget, nggak cuma sekadar jalan-jalan atau foto, tapi bener-bener jadi sarana merenung dan belajar sisi lain Hong Kong yang serba cepat

    ReplyDelete
  3. Keren sekali cerita perjalanan dari Tiongkok ke Hong kong. Takjub melihat HZMB Zhuhai Port menjadi jembatan di lautan terpanjang di dunia. Gak hanya jembatan tapi terowongan bawah laut dan dua pulau buatan sebagai penyangga jembatan. Indonesia baru punya Jembatan Suramadu tapi gak sepanjang di HZMB yang memiliki panjang 55 km. Busyeettt !

    ReplyDelete
  4. Luar biasa ya jembatan HZMB itu, pangkas waktu tempuh jadi cuma 45 menit saja. Saya belum pernah melintasi jembatan yang membelah lauh. Tapi, ngebayangin jembatan Suramadu aja kayaknya udah panjang. Ini HZMB malah 10x lebih oanjang kayaknya. Wow!

    ReplyDelete
  5. Masya Allah, aku suka penyajian Mbak yang mengingatkan bahwa bangunan indah, unik, dan kokoh buatan manusia itu pada dasarnya adalah tetap karena anugerah dari Allah Subhanahu wa Ta'ala yang memampukan manusia untuk terpikir dan bisa mewujudkannya. Jadi kalau biasanya kita tadabbur alam untuk mensyukuri dan mengagumi ciptaan-Nya yang indah, sebetulnya jalan-jalan di perkotaan pun bisa jadi sarana tadabbur ya.

    ReplyDelete
  6. Pernah liat liputannya mengenai infrastruktur Jembatan-Terowongan Hong Kong-Zhuhai-Makau (HZMB) yg cukup fenomenal ini karena di gadang2 sebagai tonggak sejarah teknik global standard rekayasa modern. Beruntung banget mba udah punya pengalaman mengesankan melintasinya

    ReplyDelete
  7. Seruuuu bangeett Bunda untuk tripnya.
    Apalagi bareng rombongan, ya. Makin mantab menjelajah HongKong
    Jembatan itu keren bangeett, bisa memangkas waktu tempuh dalam durasi yang signifikan, ya.
    Semogaaaaaa makin banyak rezeki untuk bisa jalan2 keliling dunia ya

    ReplyDelete
  8. Hong Kong tuh seru ya buat dieksplor jalan kaki, apalagi dalam sehari ternyata bisa mampir ke banyak tempat. Ternyata Golden Bauhinia Square menarik ya, selama ini kalau kepikiran Hong Kong yang kebayang cuma Victoria Harbour, kuliner dan belanjanya, bisa jadi referensi rute buat yang mau ke Hong Kong

    ReplyDelete
  9. wah seru banget ini cerita perjalanan ke hongkongnya, kak. jujur aku baru tahu nih ada kita namanya zhuhai. sepertinya aku harus lebih banyak nih membuka mata terkait wisata di daratan cina yang cakep-cakep itu

    ReplyDelete
  10. Masya Allah, seru banget baca catatan perjalanannya, Bunda! Cerita drama berburu toilet di tengah megahnya Hong Kong itu sungguh relatable dan bikin tersenyum sendiri—memang momen tak terduga seperti itulah yang justru jadi kenangan manis.

    ReplyDelete
  11. Seneng banget bisa jalan-jalan ke negeri orang. Saya langsung lihat peta anak-anak, lokasi Zhuhai ke Hongkong. Jadi terasa ikut perjalanan darat di atas jembatan menuju Hongkong.

    ReplyDelete
  12. Keren sekali, cerita tahun 2025 baru ditulis sekarang. Kembali membuka memori dan tenggelam dalam kenangan indah serta menarik.

    Cerita perjalanan dari Zhuhai menuju Hong Kong, bukan hanya sekadar melintas, tetapi merekam banyak hal menarik.

    Pengalaman penuh kesan dan tentunya selalu ada pelajaran berharga yang tidak dilupakan. Hong Kong dengan segala kemegahannya. Aku suka dengan jepretan view pantainya, cakep.

    ReplyDelete
  13. Menarik sekali baca tulisannya, Mba. Cina dengan segala gebrakan mereka memang selalu bikin takjub. Gils, dari naik feri bisa ditempuh 45 menit saja. Saya penasaran kalah via feri kira-kira butuh waktu berapa lama perjalanannya

    ReplyDelete
  14. Hihi... suka duka banget saat perjalanan yaa..
    Semua happy meski mungkin gak seluruh itin terpenuhi.
    Tapi kebayang siih.. kalau dalam rombongan besar, pasti kudu banyak "sabar" dan memberi uzur atau kemudahan pada yang lain.

    Dari Zhuhai menuju Hong Kong ini menjadi perjalanan tak terlupakan.

    ReplyDelete
  15. Masya Allah bunda ..itu warna birunya cantik banget. Meski sama-sama biru, jelas perbedaannya dan sama-sama indahnya birunya langit maupun laut. Saya yang senang perjalanan darat juga senang berlayar kayaknya bakal seneng deh dengan trip ini

    ReplyDelete
  16. Perjalanan yang banyak hikmah dan berkesan banget mbak. Terlebih ramean ke Hongkong dan sudah bisa melintasi di Jembatan fenomenal Terowongan Hong Kong-Zhuhai-Makau (HZMB).

    ReplyDelete
  17. Hong Kong memang salah satu destinasi yang kayaknya nggak pernah kehabisan cerita. Dalam sehari saja bisa dapat suasana kota yang modern, kuliner, budaya, sampai spot-spot ikonik. Tapi jujur ya, kalau lihat itinerary-nya begini aku malah mikir… sehari cukup nggak sih? Rasanya baru mulai jalan, tahu-tahu sudah waktunya pulang.

    ReplyDelete
  18. Seru banget bisa mengunjungi jembatan terpanjang di dunia. Next berkunjung ke gedung tertinggi di dunia, mba :)

    ReplyDelete
  19. Senang sekali kaak...bisa traveling ke Hongkong....kota dengan hiruknpikuk metropolitan. Pasti banyak temoat menarik yang dikunjungi. Pantainya juga baguus banget dengan latar belakang gedung gedung tinggi menjulang...seruuu deh perjalanannya yaaa....

    ReplyDelete
  20. MasyaAllah, asik banget bisa traveling ke Hong Kong. Gak kebayang melakukan jalan darat yang merupakan jembatan, amazing pasti rasanya...

    ReplyDelete
  21. China mah keren memang. Insfratruktur nya makin lengkap, makin canggih, makin mempermudah semua orang yg kesana. 👍👍.

    Kangen juga pengen ke HK lagi. Trakhir ke HK dan MAcao 2018, Krn mau Bungee jumping.

    Sept besok kalau g ada halangan, bakal ke HK lagi untuk transit 1 malam.

    Baru tahu jembatan HZMB ini mba. Ambisius tapi kalau dananya ada dan ga dikorup mah, bebas2 ajaaa... Toh untuk warganya juga 👍👍. Hasil pajaknya kliatan.

    Tsim sha tauu aku inget ya shopping till drop dj sini .🤭

    Kocak juga masuk ke tempat perbelanjaan, hanya utk cari toilet ya mba 😅



    ReplyDelete
  22. Penasaran sama Shenzen, kira-kira kayak gimana ya kotanya. Soalnya di mataku Shenzen tuh kota yang futuristiiiiis banget, hihihi. Can't wait!

    Aku percaya sih, sebenernya indonesia juga bisa banget jadi negara yang maju. Mirip kayak hongkong lah ini, mereka bisa memaksimalkan infrastrukturnya supaya mobilitas warganya bisa lebih efektif dan efisien. Kuncinya apa? Yakk.. dananya gak dikorupsi, hihihi.

    Buktinya, Indonesia aja punya kok itu Jembatan Suramadu.
    Andai dikelola dengan tepat, saya percaya Indonesia gak akan kalah dari negara tetangga lainnya.

    ReplyDelete
  23. Alhamdulillah yaa.. meski HK ini dari segi bahasa dan budaya berbeda, tapi in syaa Allah semua aman karena dalam rombongan yang terpercaya.

    Inget cerita Ibuk pas ke Jepang tapi karena bareng masku, jadi gak dikasih tau apa-apa tentang hal-hal baru.. se-simple toiletnyaaaa.. aja beda yaa... Jadi ibu bingung karena kudu masukin koin dulu.. bedanyaaa.. namanya negara maju yaa.. semua bersih dan rapih.

    ReplyDelete
  24. Wah daku keknya bakalan banyak² berdoa ketika melintas di jembatan laut terpanjang di dunia itu, sekalipun naik bus/mobil, mungkin efek kalau berenang adalah gaya baru hehe. Kita lupakan intermezzo ga jelas itu hehe, soalnya kalau dari view pantai dan sekelilingnya mah menyenangkan ya buat para pelancong

    ReplyDelete
  25. Hong Kong emang sangat menarik dan rekomen ya buat di explore. Bahkan seharian di Hong Kong aja kasih kesan yang bagus. Di sela modern dan maju nya negara tersebut, selalu ada ruang yang bisa dilihat lebih mendalam, refleksi kekaguman, dan pastinya bikin pengen kembali kesana lagi.

    Senang sama gaya bercerita nya, sangat nyaman dibaca.

    ReplyDelete
  26. Hong Kong memang punya daya tarik yang bikin penasaran, apalagi kalau melihatnya lewat cerita perjalanan sehari seperti ini. Saya suka bagian ketika perjalanan terasa bukan sekadar berpindah dari satu tempat ke tempat lain, tetapi juga menikmati suasana dan menemukan hal-hal kecil yang mungkin terlewat kalau terlalu terburu-buru.

    Golden-nya juga membuat saya membayangkan ramainya kota, gedung-gedung, dan suasana khas Hong Kong. Jadi ikut merasa diajak jalan-jalan meski hanya lewat tulisan dan foto. Kalau suatu saat berkesempatan ke Hong Kong, sepertinya saya juga ingin mencoba membuat perjalanan sederhana seperti ini, menikmati tempatnya tanpa harus mengejar terlalu banyak destinasi dalam satu hari. :D

    ReplyDelete
  27. Seru banget ikutan jalan-jalan sehari keliling Hong Kong! Ngebayangin padatnya energi kota yang dinamis dipadu sama sudut-sudut ikonik bergaya golden bikin ulasan ini berasa hidup banget.

    Rasanya kaya ikut dibawa keliling menyusuri tiap jengkal kotanya tanpa harus capek jalan kaki sendiri. Udah kayak nonton drachin beneran. Wkwk

    ReplyDelete
  28. Seruuuuu yaaaa.... Diriku jadi ikut ngerasain tenangnya ngelewatin Jembatan HZMB yang megah itu sampai vibes sibuknya Hong Kong.
    Paling relate pas bagian drama nyari toilet di mall, haha. Memang kejadian-kejadian random dan "darurat" kaya gitu yang justru bikin momen liburan jadi makin berkesan dan bakal terus diingat sampai kapan pun.
    Ayukkkk ceritain lagi yang lain kak

    ReplyDelete
  29. Seru sekali bisa menjelajah Hongkong melewati sistem jembatan yang keren seperti itu buat saya Hongkong itu adalah sebuah tempat yang menarik karena ada banyak yang bisa kita telusuri terutama bagian shopping sih dan di sana gedungnya menurut saya rapat-rapat dan tinggi sehingga beda dibandingkan tempat lain

    ReplyDelete
  30. Membaca tulisan ini jadi serasa ikut keliling Hong Kong. Perjalanan dari Zhuhai menuju Hong Kong dalam kelihatan sangat menarik, terutama saat melintasi HZMB arena bisa mendapatkan gambaran tentang kemajuan infrastruktur sekaligus pemandangan laut yang indah. Tentunya Golden Bauhinia Square dan Tsim Sha Tsui Promenade tidak kalah keren, karena menunjukkan sisi Hong Kong yang modern sekaligus penuh dengan tempat bersejarah.

    ReplyDelete
  31. Sering liat Hongkong cuma dari layar aja. Beberapa kali dapet oleh oleh dari sana dan cerita ceritanya. Tapi selalu takjub lihat pesat banget kayanya ya perkembangan di sana tuh

    ReplyDelete
  32. Emang rada ribet ya. Kalau waktunya menjelajah terus ada hasrat ingin pee. Apalagi di negara lain yang notabene bahasa kesehariannya bukan pakai bahasa Indonesia.

    Sekedar mencari toilet pun harus muter-muter dulu. Tapi, nggak papa. Namanya juga perjalanan. Kita nggak tahu ada hal apa yang tiba-tiba muncul.

    Meskipun dengan terpaksanya malah menghambat peserta rombongan yang lain. Semoga mereka nggak marah atau memendam keluh kesah di hati. Hehehe...

    ReplyDelete
  33. Seru banget perjalanan ke Hongkongnya. Yang paling menarik tentu saja melewati jembatan laut terpanjang di dunia. Pasti pemandangannya super duper keren ya. Perjalanan ini pasti jadi salah satu perjalanan tak terlupakan.

    ReplyDelete
  34. kalau ngomongin hongkong ingatnya langsung sama andy lau dan aktor cina lainnya yang kutonton tahun 90-an. trus juga hongkong ini sekarang sudah jadi negara sendiri ya kayaknya yang dari dulu juga sudah terkenal banget

    ReplyDelete
  35. Seru sekaliiii liburannya :D
    Deg2an banget pastinya menyeberangi lautan melalui jembatan. Kalau di Indonesia kita punya Suramadu tetapi nggak sepanjang itu sih. Kebayang ini angin lautnya lebih menantang ya mbak :D
    Noted kalau ke sana kudu cari patung ikonik Bauhinia ini. Baru tahu itu lambang persatuan/ perdamaian dua negara.
    Hihihi wajib foto2 donk, apalagi kan nggak setiap waktu kita ke sana :D
    Btw ikut penasaran sama toiletnya, apakah di sana pakai bidet atau gimana ya? Kali2 nggak ada bisa siap2 bawa bidet portable hehe :D

    ReplyDelete
  36. Ada anakmurid syaa yang sekolah di Hongkong. Dia cerita Hongkong itu kota yang mengasyikkan. banyak spot-spot menarik untuk dikunjungi

    ReplyDelete
  37. Wah, senang bisa jalan jalan ke Hongkong ya bu
    Hongkong punya banyak tempat menarik yang bisa dikunjungi ya. Semoga someday aku juga bisa travelling ke Hongkong

    ReplyDelete
  38. Wah, Hong Kong ternyata seru juga ya!
    Dari baca ceritanya, rasanya ikut diajak jalan-jalan seharian. Jadi pengin nyobain sendiri, apalagi Golden Hour-nya pasti cakep banget!

    ReplyDelete
  39. Hmm gak terlalu lama ya 40 menit
    Lumayan banget kalau bisa menikmati perjalanan sambil lihat semua pemandangan kanan kiri dari dalam bus
    Mana lagi teman perjalanannya asik semua, pasti seru
    Ah, belum pernah ke sana jadi gak tahu vibes-nya lebih jauh

    ReplyDelete
  40. Beda memang antara keadaan di sana dengan di negara kita. Mereka bisa membangun jembatan megah, kuat, dan kokoh, serta menjadi ikon tersendiri. Sementara di negara kita, masih belum sampai ke sana. Jembatan yang ada, biasanya malah menjadi lahan basah bagi pejabat, padahal di bawahnya memang basah. Namanya jembatan, kan kaki-kakinya kena air.

    Namun, by the way, membaca tulisan tentang perjalanan ini cukup menarik juga, meskipun banyak konten video. Setidaknya menjadi harapan dan impian bagi yang membaca. Jangan cuma bisa bermimpi mau ke sana, terus minta ke temannya, padahal temannya sedang bokek. Eh, temannya malah bilang, "Uang dari Hongkong?"

    ReplyDelete