Rabu, 27 Desember 2017

Analisis SWOT Dasar Resolusi Tahun 2018

Sebelum membuat dan menyusun resolusi tahun 2018, maka ada baiknya kita mencari tahu, apa sebenarnya arti dari resolusi itu. Perhatikan arti resolusi menurut  Kamus Bahasa Indonesia Daring berikut ini.


Resolusi adalah: putusan atau kebulatan pendapat berupa permintaan atau tuntutan yang ditetapkan oleh rapat (musyawarah, sidang); pernyataan tertulis, biasanya berisi tuntutan tentang suatu hal: rapat akhirnya mengeluarkan suatu -- yang akan diajukan kepada pemerintah.

Berdasarkan pengertian di atas, maka dapat disimpulkan, bahwa membuat resolusi bagi diri sendiri adalah membuat pernyataan tertulis yang menuntut diri sendiri, dan diajukan kepada diri sendiri agar tuntutan itu dipenuhi.  Dengan membuat resolusi saya berharap saya akan menjadi lebih produktif dan lebih fokus terhadap resolusi-resolusi yang telah saya buat.
Teringat dengan resolusi yang saya buat tahun lalu. Resolusi itu saya bagi dua, yaitu resolusi untuk  akhirat dan resolusi untuk dunia, karena setahu saya setiap perbuatan yang dilakukan di dunia akan berdampak kepada kehidupan selanjutnya di akhirat. Dengan membuat resolusi dunia yang diiringi dengan resolusi akhirat saya berharap kehidupan saya akan seimbang antara dunia dan akhirat, karena itu saya selalu berdoa kepada yang Maha Pemberi Kehidupan.
 “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari siksa api neraka.”
Walaupun tidak semua resolusi di tahun 2017 itu terwujud, tetapi paling tidak saya merasa ada dampak positifnya untuk semua aktivitas yang saya lakukan. Tanpa saya sadari, lebih dari seperdua dari resolusi itu telah terwujud dan sedang dalam proses menuju terwujudnya resolusi itu. Maka tidak berlebihan kalau akhir tahun 2017 ini, saya membuat lagi resolusi untuk tahun  2018. Semoga saja resolusi itu menjadi pemantik semangat untuk melakukan sesuatu yang lebih  bermanfaat pada diri sendiri dan orang lain.
Sebelum memutuskan resolusi apa yang akan saya buat, saya akan mencoba membuat semacam  analisis SWOT sederhana, tidak sehebat dan sejelimet  analisis swot suatu perusahaan atau instansi sih. Hanya sekedar analisis untuk bahan evaluasi diri saja.
Bismillah!

Strengths = Kekuatan
Kekuatan apakah yang saya miliki?
Semangat dan tidak pantang menyerah adalah kekuatan yang saya yakini selalu bersemayam di hati dan di jiwa saya. Saya tidak gampang putus asa juga tidak malu untuk terus belajar dan membenahi diri.
Belajar kepada siapa saja, kapan saja, dan di mana saja merupakan modal utama saya. Tidak pernah memandang siapa dia, usianya berapa dan apa jenis pekerjaannya. Selama orang itu memiliki ilmu yang bermanfaat dan bersedia menebarkan ilmunya, pasti akan saya datangi.
Selain semangat, tidak mudah putus asa, dan tidak malu untuk belajar kepada siapapun maka kekuatan lainnya adalah keluarga. Keluarga adalah modal utama saya. Jika suami saya merestui, mama saya mendoakan, anak-anak saya mendukung, dan saudara serta kerabat lainnya ikut mengamini, maka insya Allah semuanya akan lancar.
Sahabat-sahabat terhebat saya,  baik di dunia nyata maupun di dunia maya tidak kalah besar pengaruhnya sebagai sumber kekuatan saya. Berkumpul, bersilaturahim, dan saling menebarkan kebaikan merupakan salah satu cara saya mendapatkan ilmu.
Sumber dari segala kekuatan saya adalah Tuhan. Allah swt. Dia adalah sumber dari segala kekuatan seluruh makhluk-Nya. Saya yakin, bahwa kekuatan yang saya miliki saat ini adalah berkat kemurahan-Nya dan kasih sayang-Nya kepada saya.
Weaknesses = Kelemahan
Kelemahan saya yang paling nyata adalah manajemen waktu yang masih amburadul. Saya masih belum mampu mengatur waktu antara tugas pokok saya sebagai ibu rumah tangga, menjalankan profesi saya sebagai guru, dan menekuni passion saya sebagai penulis. Saya juga belum mampu fokus dalam jangka waktu yang relatif panjang.
Opportunities = Peluang
Dibalik semua kelemahan itu,  saya masih optimis karena ada kekuatan-kekuatan yang saya miliki, keluarga dan sahabat saya yang selalu siap membantu. Selain itu semangat saya yang tidak kenal putus asa untuk terus berjuang dalam mencapai cita-cita dan impian-impian saya. Alhamdulillah, anak-anak saya sudah mandiri, itu berarti saya memiliki waktu luang yang lebih banyak dibandingkan ketika mereka masih kecil-kecil. Peluang saya untuk menjalankan ibadah, belajar, bekerja dan terutama memenuhi semua impian-impian saya tentu akan lebih besar.
Threats = Ancaman
Ancaman yang paling nyata dan kadang-kadang datang menghampiri adalah masalah kesehatan saya. Diusia saya yang tidak muda lagi tentu saja sangat rentan dengan penyakit. Aktivitas saya juga semakin bertambah sehingga rasa lelah semakin sering datang menyerang.
Berdasarkan hasil analisis SWOT ala saya itu, maka saya mencoba menyusun resolusi tahun 2018 sebagai berikut.
Memperbaiki Manajemen Waktu
Hal paling utama yang akan saya reformasi adalah manajemen waktu. Bukankah waktu berada  diposisi tertinggi dalam kehidupan kita? Sebagaimana Allah berfirman dalam kitab-Nya.
“Dan mereka berkata, ”kehidupan ini tidak lain hanyalah kehidupan di dunia saja, kita mati dan kita hidup, dan tidak ada yang membinasakan selain kita masa (waktu)….” (QS Al-Jasiyah: 24).

Lebih Produktif Menulis
Alhamdulillah, salah satu resolusi saya tahun 2017 menerbitkan buku solo telah terwujud, juga menjadi kontributor untuk tiga buku antologi. Hal itulah yang  memicu semangat saya untuk semakin produktif lagi menulis. Maka resolusi saya tahun 2018 adalah menyelesaikan buku solo kedua yang sedang dalam proses.  
Blog adalah tempat yang asyik untuk menulis bagi saya, olehnya itu saya akan lebih produktif lagi menggoreskan pena di blog saya.

Menjaga Kesehatan
Kesehatan adalah rezeki yang tidak ternilai harganya. Oleh sebab itu, saya harus menjaga kesehatan saya, istirahat yang cukup dan banyak minum air putih. Saya akan mulai berolah raga secara rutin.
Saya juga akan lebih banyak mengonsumsi buah-buahan dan sayuran. Terutama makanan yang mengandung vitamin A, B, C, D, dan E  juga berbagai jenis bahan  makanan yang mengandung mineral esensial  seperti magnesium dan zinc. Saya juga akan  mengurangi minum minuman yang mengandung kafein. 
Dilansir theragran.co.id (20/12/2017), magnesium menjaga sistem daya tahan tubuh terhadap berbagai jenis penyakit. Sumber magnesium bisa didapatkan dari sayuran hijau, kacang-kacangan, dan ikan. Zinc adalah mineral esensial yang membantu regulasi sel tubuh dan sistem saraf. Kandungan Zinc dapat ditemukan pada sereal dan daging merah.
Sedangkan vitamin A berkhasiat meningkatkan daya tahan tubuh dan anti oksidan. Sumber vitamin A adalah susu, wortel serta sayuran buah berwarna oranye.
Vitamin B yang terdiri dari vitamin B1, B2, B3, B5, B6, dan B12 berkhasiat membantu proses metabolisme, mencegah sakit tenggorokan, menghindari mood yang tidak stabil, mengatur keseimbangan hormon steroid.
Vitamin C berfungsi menjaga ketahanan tubuh. Sumbernya adalah jeruk, tomat, pepaya dan berbagai jenis sayuran dan buah lainnya.
Vitamin D berkhasiat menjaga kesehatan tulang dan gigi. Vitamin D bisa didapatkan pada susu, minyak ikan, dan telur. Vitamin E berperan penting dalam sistem reproduksi. Sumber vitamin E adalah biji-bijian, susu, sayuran, dan telur.
Beruntunglah saya sudah mengenal multivitamin Theragran-M, sehingga saya akan lebih mudah mendapatkan berbagai jenis vitamin dan magnesium yang dibutuhkan oleh tubuh saya.

Theragran-M merupakan kombinasi Multivitamin yang sangat diperlukan oleh tubuh, seperti vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin D, dan vitamin E. Selain itu, Theragran-M juga mengandung mineral esensia, yaitu magnesium dan zinc. Dengan mengonsumsi multivitamin ini, maka dapat meningkatkan, mengembalikan, dan menjaga daya tahan tubuh, serta mempercepat proses penyembuhan.
Semoga semua resolusi itu dapat terwujud. 

Referensi: 

Kamusbahasaindonesia.org
taiso.co.id
theragran.co.id


Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Theragran-M

24 komentar:

  1. Menarik nih, Bunda. Resolution based on SWOT. Semoga tercapai resolusinya dengan segala modal kekuatan yang dipunya dan bisa mengatasi hambatannya :) Btw Theragran-M memang jempolan 👍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin. Mengonsumsi multivitamin Theragran-M juga sangat cocok buat orang seusia saya, agar stamina tetap terjaga. Terima kasih ya sayang sudah berkenan membaca serta meninggalkan jejak.

      Hapus
  2. Kesehatan memang penting
    ppercumah jika memiliki segudang resolusi tapi badan gak sehat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul sekali, kesehatan adalah rezeki yang tak ternilai. Terima kasih Pak sudah berkenan membaca dan meninggalkan jejaknya.

      Hapus
  3. Menarik banget Bu, semoga resolusinya terwujud yaaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin. Terima kasih, doa yang sama untukmu sayang.

      Hapus
    2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
  4. Aamiin, terima kasih. Doa yang sama untukmu sayang.

    BalasHapus
  5. Moga terwujud ya mba..
    Resolusi 2018 siap dilaksanakan...berarti harus tertulis yaa ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin. Saya tulis biar ada rasa tanggung jawab untuk mewujudkan. Terima kasih ya.

      Hapus
  6. orang yg beruntung adalah orang yg dpt bersyukur & dpt memanfaatkan waktu dunianya untuk akhiratnya kelak.. menginspirasi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah. Terima kasih mbak sudah berkenan meninggalkan jejaknya.

      Hapus
  7. Balasan
    1. Aamiin. Terima kasih sayang. Doa yang sama untukmu juga.

      Hapus
  8. Whuaa resolusinya mantap dengan pendekatan SWOT. Semoga tercapai apa yang jadi resolusinya ya Bun, Aamiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin. Terima kasih ya sayang atas doanya. Doa yang sama untukmu juga. Betewe itu analisis SWOT ala-ala saya saja, tidak selengkap analisis swot yang sebenarnya.

      Hapus
  9. Semoga resolusinya tercapai ya, Bunda. Aamiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin allahumma amin. Terima kasih ya sayang, sudah bersedia mampir dan meninggalkan jejak. Doa yang sama untukmu juga.

      Hapus
  10. Siip mbak, dengan analisis SWOT jadi lebih termotivasi ya biar sukses dan tercapai semua resolusinya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin. Doa yang sama untukmu juga, semoga semua resolusi-resolusi kita tercapai. Terima kasih ya sayanng.

      Hapus
  11. Keren Bun, saya bikin resolusi belom pernah pakai analisis ini. Ngikutin kata hati aja hihi.. sukses yaa...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin, sukses juga buat dirimu sayang

      Hapus
  12. Saya juga memasukkan perbaikan manajemen waktu sebagai resolusi 2018 kak. 2017 lalu, merasa banyak kegiatan yang tidak optimal karena kesalahan manajemen waktu. Sehat selalu juga untuk Kak Dawiah :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf baru sempat balas.
      Aamiin, doa yang sama untukmu juga. Betul sekali, saya terlalu banyak menyia-nyiakan waktu, padahal masih banyak pekerjaan yang lebih penting yang harusnya diselesaikan. Terima kasih ya sayang.

      Hapus